Breaking

Telkom Bagikan Dividen Rp22 Triliun Setara Rp222 per Saham

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 11 Juni 2026
Telkom Bagikan Dividen Rp22 Triliun Setara Rp222 per Saham
ILUSTRASI, PT Telkom Indonesia (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menetapkan pembagian dividen tunai dengan total nilai Rp22 triliun atau setara dengan Rp222 per lembar saham kepada para pemegang sahamnya. Proses pencairan dividen ini dijadwalkan akan direalisasikan pada pertengahan bulan Juli 2026.

Telkom menggelontorkan dana dividen yang melampaui total perolehan laba bersihnya, dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) menyentuh angka 123,5 persen.

Apabila dibedah secara rinci, dana sejumlah Rp17,8 triliun dialokasikan dari keseluruhan laba bersih yang diraih perseroan sepanjang tahun buku 2025. Sementara itu, kekurangan dana sebesar Rp4,2 triliun diambil dari saldo laba ditahan yang dihimpun dari tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini mengungkapkan bahwa dalam merumuskan nominal pembayaran dividen tersebut, manajemen perseroan senantiasa menimbang pelbagai faktor, khususnya stabilitas antara tingkat pengembalian untuk para pemegang saham dan keperluan investasi untuk jangka panjang.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Dian Siswarini memaparkan, “Meskipun menghadapi tekanan industri dan ketidakpastian sepanjang tahun 2025, Perseroan telah berhasil membuktikan bahwa fundamental bisnis tetap terjaga dan arus kas juga kian menguat, sehingga keputusan pemegang saham atas persetujuan dividen hari ini mencerminkan kepercayaan terhadap transformasi dan arah pertumbuhan yang kami bangun,” kata Dian.

Berdasarkan data yang terkumpul, nominal dividen per saham (DPS) yang dibagikan Telkom pada tahun ini menorehkan catatan rekor paling tinggi sejak periode 2013. Nilai dividen tersebut terpantau tumbuh sebesar 4,7 persen jika dikomparasikan dengan tahun buku 2024 yang dipatok pada angka Rp212,47.

Tren pertumbuhan ini berhasil direalisasikan kendati Telkom sebenarnya mengalami penurunan dalam perolehan laba bersih pada tahun lampau. Emiten yang bergerak di sektor telekomunikasi ini mencatatkan pencutan laba bersih sebesar 20,48 persen jika disandingkan dengan laba tahun 2024 yang mampu menembus nominal Rp22,4 triliun.

Kondisi tersebut tetap dapat terlaksana karena disokong oleh postur finansial internal perusahaan yang sangat solid. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, ketersediaan kas dan setara kas yang dikantongi oleh Telkom berada di angka Rp34,2 triliun, sedangkan untuk jumlah saldo laba ditahan menyentuh nominal Rp102 triliun atau merepresentasikan porsi 87 persen dari total ekuitas perusahaan yang bernilai Rp117 triliun.

Di lantai bursa, pergerakan saham TLKM sempat mengalami koreksi yang cukup dalam hingga menyentuh level Rp2.300 sebelum akhirnya bangkit kembali (rebound) secara agresif ke level Rp2.810 hanya dalam rentang waktu dua hari saja. 

Menilik pada posisi harga penutupan perdagangan yang paling mutakhir, tingkat imbal hasil dividen (dividend yield) berada pada kisaran angka 7,9 persen.

Di bawah ini adalah jadwal lengkap pelaksanaan pembayaran dividen Telkom yang dirilis oleh pihak manajemen pada Rabu (10/6/2026) malam:

Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 17 Juni 2026

Ex Dividen di Pasar Reguler and Negosiasi : 18 Juni 2026

Cum Dividen di Pasar Tunai : 19 Juni 2026

Ex Dividen di Pasar Tunai : 22 Juni 2026

Pembayaran Dividen : 10 Juli 2026

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua