Selasa, 26 Mei 2026

IHSG Masih Berada di Zona Merah, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini

IHSG Masih Berada di Zona Merah, Ini Rekomendasi Saham Hari Ini
Ilustrasi Trading Saham (Foto: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan untuk melanjutkan tren koreksi pada sesi perdagangan Jumat (22/5/2026).

Pada sesi transaksi hari sebelumnya, indeks saham dalam negeri tersebut telah mencatatkan penyusutan sebesar 3,54 persen menuju posisi 6.094 dan kondisinya masih dibayangi oleh tekanan jual yang cukup besar.

“Posisi pergerakan IHSG saat ini diperkirakan masih berada di bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam. Area koreksi yang dapat kami perkirakan berikutnya akan menguji ke-5.899–5.999,” tulis Riset MNC Sekuritas sebagaimana dilansir dari berita sumber. 

Baca Juga

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Mei 2026 Naik Rp 30.000 per Gram

Untuk laju pergerakan hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran batas support di level 5.996 serta 5.899, dengan batas resisten di angka 6.318 serta 6.459.

Berikut merupakan rincian sejumlah saham yang dianggap potensial untuk dicermati:

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Buy on Weakness

Saham BBCA membukukan penurunan sebesar 0,42 persen menuju level harga Rp5.950, yang dibarengi indikasi hadirnya tekanan jual. Di samping itu, pergerakan harganya juga terlihat belum mampu bertahan di atas garis MA20. Tren posisi saham BBCA untuk sekarang diproyeksikan sedang berada di bagian dari wave v dari wave (c).

  • Buy on Weakness: Rp5.625-Rp5.775
  • Target Price: Rp6.425, Rp6.775
  • Stoploss: below Rp5.575

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) - Buy on Weakness

Saham HMSP mencatatkan penguatan sebesar 3,47 persen ke level harga Rp745 yang dibarengi dengan kenaikan volume pembelian, meskipun tren pertumbuhannya tersebut terpantau masih tertahan oleh garis MA20. Posisi saham HMSP saat ini diprediksi sedang berada pada fase awal wave (c) dari wave (b).

  • Buy on Weakness: Rp725-Rp740
  • Target Price: Rp780, Rp815
  • Stoploss: below Rp715

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) - Trading Buy

Saham PGAS bergerak naik sebesar 1,39 persen ke posisi harga Rp1.825 yang diikuti dengan munculnya akumulasi volume pembelian. Posisi tren dari laju saham PGAS saat ini diperkirakan sedang berada di fase awal wave C dari wave (B).

  • Trading Buy: Rp1.785-Rp1.815
  • Target Price: Rp1.870, Rp1.935
  • Stoploss: below Rp1.770

PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) - Buy on Weakness

Saham WIIM mencatatkan penguatan sebesar 2,87 persen ke level harga Rp1.790 dan lajunya masih dominan ditopang oleh volume pembelian. Meski begitu, tren kenaikan harga tersebut dianggap belum sanggup menembus atau break dari area MA20. Untuk sekarang, posisi saham WIIM diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave C dari wave (B).

  • Buy on Weakness: Rp1.760-Rp1.785
  • Target Price: Rp1.865, Rp1.960
  • Stoploss: below Rp1.720

Akbar

Akbar

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Update 25 Mei 2026: Harga Perak Antam Melonjak ke Rp51.400 per Gram

Update 25 Mei 2026: Harga Perak Antam Melonjak ke Rp51.400 per Gram

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil, Cek Rincian Lengkapnya

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil, Cek Rincian Lengkapnya

Rincian Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 25 Mei 2026

Rincian Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 25 Mei 2026

Efek Ekspor Satu Pintu Bayangi Saham Sawit, 2 Emiten Ini Pilihan

Efek Ekspor Satu Pintu Bayangi Saham Sawit, 2 Emiten Ini Pilihan

IHSG Rawan Koreksi, Cek Saham Pilihan Analis Jelang Akhir Mei

IHSG Rawan Koreksi, Cek Saham Pilihan Analis Jelang Akhir Mei