Selasa, 26 Mei 2026

Lampaui Ekspektasi Pasar Nvidia Kantongi Pendapatan 81,6 Miliar Dolar AS

Lampaui Ekspektasi Pasar Nvidia Kantongi Pendapatan 81,6 Miliar Dolar AS
Ilustrasi Nvidia (Gambar: NET)

JAKARTA – Laju penguatan saham teknologi di tingkat global mengalami hambatan pada Kamis, 21 Mei 2026, seiring perhatian para pemodal yang terpusat pada laporan keuangan kuartalan Nvidia. Hasil kinerja kuartalan tersebut berhasil melampaui perkiraan pasar berkat melonjaknya permintaan terhadap pusat data berbasis kecerdasan buatan.

Merujuk pada data Yahoo Finance serta Morningstar, perusahaan manufaktur semikonduktor raksasa tersebut berhasil mengantongi pendapatan pada kuartal pertama fiskal mencapai 81,6 miliar dolar AS, atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 85 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Hasil luar biasa ini melampaui perkiraan internal korporasi yang sebelumnya dipatok pada angka 78 miliar dolar AS, sekaligus mendorong peningkatan pembagian dividen berkala menjadi 0,25 dolar AS untuk tiap lembar saham.

Baca Juga

Harga Emas Antam Hari Ini 25 Mei 2026 Naik Rp 30.000 per Gram

Lini bisnis pusat data milik Nvidia menjadi penyumbang terbesar dengan membukukan pendapatan senilai 75,2 miliar dolar AS, di mana separuh dari perolehan tersebut disokong oleh para pelanggan komputasi awan berskala besar atau hyperscale.

Di samping itu, unit usaha yang bergerak di bidang jaringan Ethernet perusahaan mencatatkan pertumbuhan performa hingga tiga kali lipat secara tahunan dengan perolehan nilai mendekati 15 miliar dolar AS.

Menatap periode kuartal yang berakhir di bulan April, pihak manajemen memproyeksikan target pendapatan berpotensi mencapai angka 91 miliar dolar AS, angka yang berada di atas rata-rata prediksi konsensus FactSet sebesar 87,2 miliar dolar AS.

Pada perkembangan lain, dinamika di bursa saham juga ikut dipengaruhi oleh langkah korporasi SpaceX kepunyaan Elon Musk yang telah mengajukan berkas prospektus IPO S-1 secara resmi kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS.

Berdasarkan isi dokumen finansial tersebut, korporasi kedirgantaraan swasta itu meraup pendapatan sebesar 18,67 miliar dolar AS, namun masih mencatatkan nilai kerugian operasi sebesar 2,58 miliar dolar AS sepanjang tahun 2025.

Kabar baik juga mengalir ke industri komputasi kuantum seusai jajaran pemerintahan Donald Trump menyetujui penyaluran dana investasi strategis senilai 2 miliar dolar AS bagi sejumlah korporasi teknologi, di antaranya IBM, GlobalFoundries, serta D-Wave.

Sementara itu, berdasarkan laporan dari The Information, perusahaan rintisan Anthropic dikabarkan tengah melangsungkan proses negosiasi yang mendalam bersama Microsoft guna menjajaki pemanfaatan cip kecerdasan buatan hasil pengembangan perusahaan teknologi raksasa tersebut.

Kecemasan seputar hambatan logistik dan operasional rantai pasok global kini mulai menyusut menyusul pemberitaan dari kantor berita Yonhap yang menyebutkan bahwa serikat pekerja dari raksasa industri memori Samsung sepakat untuk menangguhkan rencana aksi mogok kerja berdurasi 18 hari di Korea Selatan.

Akbar

Akbar

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Update 25 Mei 2026: Harga Perak Antam Melonjak ke Rp51.400 per Gram

Update 25 Mei 2026: Harga Perak Antam Melonjak ke Rp51.400 per Gram

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil, Cek Rincian Lengkapnya

Harga Emas Perhiasan Hari Ini Stabil, Cek Rincian Lengkapnya

Rincian Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 25 Mei 2026

Rincian Harga Emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian 25 Mei 2026

Efek Ekspor Satu Pintu Bayangi Saham Sawit, 2 Emiten Ini Pilihan

Efek Ekspor Satu Pintu Bayangi Saham Sawit, 2 Emiten Ini Pilihan

IHSG Rawan Koreksi, Cek Saham Pilihan Analis Jelang Akhir Mei

IHSG Rawan Koreksi, Cek Saham Pilihan Analis Jelang Akhir Mei