Selasa, 31 Maret 2026

Klarifikasi Kepemilikan Saham PT Gag Nikel: Antam Menguasai 100 Persen Sejak 2008

Klarifikasi Kepemilikan Saham PT Gag Nikel: Antam Menguasai 100 Persen Sejak 2008
Klarifikasi Kepemilikan Saham PT Gag Nikel: Antam Menguasai 100 Persen Sejak 2008

JAKARTA - PT Gag Nikel, yang beroperasi di Pulau Gag, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, merupakan anak perusahaan dari PT Aneka Tambang Tbk. (Antam), perusahaan pertambangan milik negara Indonesia. Namun, terdapat klaim yang menyebutkan bahwa Antam mengendalikan 100% saham PT Gag Nikel sejak 2008. Pernyataan ini perlu diklarifikasi untuk memastikan akurasi informasi yang beredar di masyarakat.

Latar Belakang PT Gag Nikel

PT Gag Nikel didirikan pada tahun 1998 sebagai hasil dari Kontrak Karya Generasi VII yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 19 Januari 1998. Awalnya, perusahaan ini merupakan joint venture antara BHP Billiton-Asia Pacific Nickel (75%) dan PT Antam (25%). Namun, pada tahun 2008, PT Antam mengakuisisi 100% saham PT Asia Pacific Nickel Pty. Ltd., sehingga PT Gag Nikel sepenuhnya berada di bawah kendali PT Antam.

Baca Juga

Astra Infra Catat 5,3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Selama Lebaran 2026

Klarifikasi Kepemilikan Saham

Berdasarkan informasi resmi dari PT Gag Nikel dan dokumen perusahaan yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM, PT Gag Nikel saat ini sepenuhnya dimiliki oleh PT Antam. Tidak ada bukti yang mendukung klaim bahwa PT Antam mengendalikan 100% saham PT Gag Nikel sejak 2008. Pernyataan yang menyebutkan bahwa PT Antam mengendalikan 100% saham PT Gag Nikel sejak 2008 adalah tidak akurat dan perlu dikoreksi.

Peran PT Gag Nikel dalam Hilirisasi Nikel

PT Gag Nikel memiliki konsesi tambang di Pulau Gag dengan luas 13.136 hektare, yang mencakup daratan dan perairan sekitar pulau tersebut. Perusahaan ini berperan penting dalam mendukung hilirisasi industri nikel di Indonesia. Pada tahun 2024, PT Gag Nikel melalui PT Antam mengakuisisi 30% saham PT Jiu Long Metal Industry (JLMI), sebuah perusahaan smelter nikel yang dimiliki oleh Tsingshan Holding Group, dengan nilai transaksi sebesar US$102,5 juta. Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong pengolahan nikel di dalam negeri untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam .

Pernyataan yang menyebutkan bahwa PT Antam mengendalikan 100% saham PT Gag Nikel sejak 2008 adalah tidak akurat. PT Antam baru mengakuisisi 100% saham PT Gag Nikel pada tahun 2008. Sebagai anak perusahaan PT Antam, PT Gag Nikel berperan penting dalam mendukung hilirisasi industri nikel di Indonesia melalui berbagai langkah strategis, termasuk akuisisi saham di perusahaan smelter nikel.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PT Gag Nikel dan kontribusinya dalam industri pertambangan nikel di Indonesia, Anda dapat mengunjungi situs resmi perusahaan di https://gagnikel.com/about/.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

SMCB Fokus Pengembangan Proyek Ekspor Untuk Memperluas Pasar

SMCB Fokus Pengembangan Proyek Ekspor Untuk Memperluas Pasar

Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran

Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran

Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran

Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran

Terima Kasih 119.433 Pelanggan Setia Percayakan Perjalanan Lebaran “Semakin Melayani” Bersama KAI Wisata

Terima Kasih 119.433 Pelanggan Setia Percayakan Perjalanan Lebaran “Semakin Melayani” Bersama KAI Wisata

Mitra Keluarga Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun di 2025, Tumbuh 19,05 Persen

Mitra Keluarga Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun di 2025, Tumbuh 19,05 Persen