Selasa, 31 Maret 2026

Mendagri Apresiasi Program BSPS, Dinilai Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Apresiasi Program BSPS, Dinilai Bantu Warga Kurang Mampu
Mendagri Apresiasi Program BSPS, Dinilai Bantu Warga Kurang Mampu

JAKARTA - Program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah. 

Dalam upaya memperluas akses hunian layak, kolaborasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.

Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang dinilai tidak hanya membantu penyediaan hunian, tetapi juga mendorong pergerakan ekonomi di tingkat lokal. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program tersebut agar berjalan optimal.

Baca Juga

Pink Moon April 2026 Muncul Rabu Malam, BRIN Jelaskan Waktu dan Cara Melihatnya

BSPS Dinilai Program Mulia untuk Masyarakat

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan menyebut program tersebut sangat mulia lantaran bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk kalangan kurang mampu.

"Oleh karena itu saya juga all out untuk mendukung beliau (Menteri PKP), ya. Dan bukan hanya itu, karena bagi saya ada sesuatu juga yang penting. Tugas saya, Mendagri, membina pemerintahan daerah, termasuk juga mendukung kepala daerah (menyukseskan program tiga juta rumah)," kata Mendagri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Hal itu disampaikan Mendagri usai menghadiri acara Peluncuran Program BSPS secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan Serta Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Bersama Kementerian PKP - BP Tapera - Pemkab Tangerang - BRI - PNM - SMF di Kabupaten Tangerang, Banten.

Dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah

Secara khusus, Mendagri juga mengapresiasi Menteri PKP Maruarar Sirait atas kontribusinya terhadap rakyat kecil melalui program perumahan.

Ia menyebut, program tiga juta rumah merupakan program inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan untuk masyarakat kurang mampu. Program ini telah banyak direalisasikan di daerah seluruh Indonesia.

Keberadaan program di bidang perumahan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara bagi rakyat. Selain dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh hunian layak, program itu juga menghasilkan multiplier effect bagi ekosistem perekonomian, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Usaha-usaha material kita akan hidup. Perbankan dapat klien baru, customer baru, ada uang berputar. UMKM bergerak semua, karena kegiatan perumahan," ujarnya.

Dampak Ekonomi dan Peran Kepala Daerah

Dalam kesempatan itu, Mendagri menjelaskan bahwa salah satu indikator keberhasilan kepala daerah yakni apabila mampu menurunkan angka kemiskinan di daerahnya.

Hal itu, kata dia, dapat dilakukan salah satunya dengan mendukung program tiga juta rumah. Terlebih, sektor perumahan merupakan salah satu kebutuhan dasar yang diperlukan oleh rakyat.

Program ini dinilai tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa hunian, tetapi juga menciptakan efek berantai bagi perekonomian daerah melalui peningkatan aktivitas sektor usaha.

Dengan demikian, keterlibatan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam memastikan keberhasilan program tersebut.

Komitmen Pemerintah Kawal Program Perumahan

Di lain sisi, Mendagri juga menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya program tiga juta rumah di daerah. Bersama Menteri PKP, Mendagri menyebut bakal terus mengawal realisasi program tersebut sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat.

"Program perumahan (ini perlu) ditangkap (kepala daerah) ... supaya apa? Supaya ikut berhasil juga kepala daerahnya. Kolaborasi kita bersama, selain akan menyelesaikan masalah juga memberi kontribusi untuk Indonesia dan ini ibadah pada Tuhan Yang Maha Kuasa," tuturnya.

Turut hadir pada acara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait bersama jajaran, Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, serta pihak terkait lainnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta berbagai lembaga terkait, program perumahan diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di seluruh Indonesia.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Garuda Indonesia Setop Rute Jakarta Bengkulu, Ini Alasan Resmi Kemenhub

Garuda Indonesia Setop Rute Jakarta Bengkulu, Ini Alasan Resmi Kemenhub

BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Meski ASN Terapkan WFH

BGN Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan Meski ASN Terapkan WFH

Kemenhaj Siapkan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah untuk Layani Jemaah Haji 2026

Kemenhaj Siapkan 45 Klinik Kesehatan di Makkah dan Madinah untuk Layani Jemaah Haji 2026

Siap Hadapi TKA 2026 SD dan SMP, Mendikdasmen Tegaskan Sanksi Tegas bagi Kecurangan

Siap Hadapi TKA 2026 SD dan SMP, Mendikdasmen Tegaskan Sanksi Tegas bagi Kecurangan

Pemutakhiran DTSEN Ditekankan Mensos Demi Ketepatan Penyaluran Bansos Nasional

Pemutakhiran DTSEN Ditekankan Mensos Demi Ketepatan Penyaluran Bansos Nasional