Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - PT Jasa Raharja menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat melalui penyaluran santunan sebesar Rp38,06 miliar selama periode angkutan Lebaran 1447 H/2026 M.
Santunan tersebut diberikan untuk korban kecelakaan, sebagai bagian dari perlindungan jaminan sosial yang diberikan perusahaan kepada masyarakat. Selain penyerahan santunan, Jasa Raharja juga menerbitkan 6.588 surat jaminan bagi korban luka-luka di 2.816 rumah sakit mitra yang tersebar di seluruh Indonesia.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menegaskan, “Tidak ada satu pun korban yang boleh menunggu. Seluruh santunan korban meninggal dunia telah diselesaikan sesuai ketentuan berlaku.”
Baca JugaAstra Infra Catat 5,3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Selama Lebaran 2026
Pernyataan ini menegaskan bahwa penyelesaian santunan merupakan prioritas utama bagi Jasa Raharja, sekaligus menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam pelayanan publik selama arus mudik Lebaran.
Data yang dirilis oleh Korlantas Polri menunjukkan tren positif dalam aspek keselamatan. Dari periode 13–25 Maret, tercatat penurunan jumlah kecelakaan sekitar lima persen, sementara korban meninggal dunia menurun signifikan hingga 30 persen.
Meskipun rincian angka kecelakaan tidak dijabarkan secara spesifik, capaian ini menjadi indikator keberhasilan strategi keselamatan yang diterapkan Jasa Raharja selama momentum mudik Lebaran.
Siaga Lebaran dan Sinergi Antar Pemangku Kepentingan
Jasa Raharja menutup resmi Siaga Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M pada Senin, 30 Maret 2026 di Jakarta. Kegiatan ini menjadi tanda berakhirnya rangkaian kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik.
Keberhasilan Siaga Lebaran tidak lepas dari sinergi kuat antara Jasa Raharja, Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, operator transportasi, hingga rumah sakit mitra.
Awaluddin menjelaskan bahwa Siaga Lebaran bukan sekadar agenda tahunan, tetapi merupakan wujud kehadiran negara untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
Strategi ini menekankan koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan lapangan, serta penguatan layanan penanganan korban kecelakaan.
Lebih dari itu, Jasa Raharja mengedepankan pendekatan preventif, mulai dari edukasi keselamatan, rampcheck kendaraan, hingga pemantauan situasi lalu lintas.
Upaya preventif tersebut berhasil memberikan dampak positif terhadap tingkat keselamatan, sekaligus mendukung penurunan angka kecelakaan dan korban meninggal dunia pada periode mudik Lebaran 2026.
Transformasi Digital Dalam Layanan Santunan
Selama arus mudik, Jasa Raharja juga menekankan transformasi layanan berbasis digital yang semakin terintegrasi. Sistem digital ini terhubung dengan berbagai instansi, termasuk kepolisian dan rumah sakit, sehingga penjaminan dan penanganan korban kecelakaan menjadi lebih cepat, tepat, dan transparan.
“Program ini juga mendukung komitmen zero pending claim, di mana seluruh santunan korban meninggal dunia dapat diselesaikan tepat waktu,” jelas Awaluddin.
Transformasi digital ini menjadi kunci dalam mempercepat pelayanan, mengurangi birokrasi, dan memastikan seluruh korban mendapat haknya tanpa hambatan.
Selain itu, digitalisasi juga mempermudah monitoring dan evaluasi kinerja pelayanan Jasa Raharja selama periode mudik Lebaran. Data real-time memudahkan koordinasi lintas sektor, mempercepat proses klaim, dan memberikan laporan akurat kepada seluruh pemangku kepentingan.
Pos Pelayanan Terpadu dan Program Mudik Gratis
Dalam aspek layanan lapangan, Jasa Raharja mengoperasikan 25 Pos Pelayanan Terpadu (Posyanter) yang didukung mobile unit keselamatan serta tim respons cepat di berbagai titik strategis jalur mudik. Pos-pos ini mempermudah akses korban dan meningkatkan efektivitas penanganan darurat.
Selain itu, keberhasilan Program Mudik Gratis BUMN 2026 turut menjadi capaian penting Jasa Raharja, dengan realisasi sebanyak 116.688 pemudik, melampaui target yang ditetapkan. Program ini menunjukkan peran perusahaan tidak hanya terbatas pada penanganan pascakecelakaan, tetapi juga mendukung transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Penutupan Siaga Lebaran sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk meningkatkan kinerja, memperkuat kolaborasi, dan menjaga semangat pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan ini menegaskan bahwa keselamatan perjalanan merupakan prioritas berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan musiman.
Komitmen Jasa Raharja untuk Keselamatan Nasional
Ke depan, Jasa Raharja berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan dan memperkuat peran strategis sebagai mitra aktif dalam sistem transportasi nasional.
Selain sebagai penyedia santunan, perusahaan berperan aktif dalam memastikan keselamatan di jalan, meminimalkan risiko kecelakaan, dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
Dengan capaian santunan Rp38,06 miliar dan penerbitan ribuan surat jaminan korban luka-luka, Jasa Raharja menegaskan posisinya sebagai penjamin keselamatan dan mitra masyarakat yang terpercaya.
Sinergi dengan berbagai pihak, transformasi digital, serta program preventif menjadi fondasi penting agar sistem transportasi nasional lebih aman, nyaman, dan efisien.
Upaya ini tidak hanya berdampak pada korban langsung, tetapi juga pada persepsi masyarakat terhadap keselamatan perjalanan. Program dan strategi Jasa Raharja diharapkan mendorong kesadaran berkendara aman, menurunkan angka kecelakaan, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan transportasi nasional.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Petrindo Jaya Kreasi Capai Pendapatan Fantastis Tapi Laba Bersih Masih Turun
- Selasa, 31 Maret 2026
Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Laba Bank Muamalat Meningkat Positif Berkat Konsolidasi Bisnis Selama 2025
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran
- Selasa, 31 Maret 2026
Mitra Keluarga Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun di 2025, Tumbuh 19,05 Persen
- Selasa, 31 Maret 2026
Mitra Adiperkasa Raup Rp43,08 Triliun Sepanjang 2025, Pendapatan Naik Tajam
- Selasa, 31 Maret 2026









