Kamis, 26 Maret 2026

Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran, Masyarakat Tidak Perlu Panik Membeli

Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran, Masyarakat Tidak Perlu Panik Membeli
Stok BBM dan LPG Aman Jelang Lebaran, Masyarakat Tidak Perlu Panik Membeli

JAKART - Menjelang musim mudik Lebaran 2026, masyarakat Indonesia diimbau untuk tetap tenang terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan stok energi dalam jumlah memadai. Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan di sejumlah wilayah. “Walaupun saat ini kita menghadapi situasi global yang berdampak pada harga minyak, pemerintah memastikan BBM dan elpiji cukup. Tidak perlu panic buying,” ujarnya di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Kamis.

Keamanan energi untuk mudik

Baca Juga

BPH Migas Apresiasi Peran Operator Jaga Pasokan Gas Bumi Selama Lebaran

Kapolri menambahkan, pengawasan ketersediaan BBM dan elpiji dilakukan secara intensif menjelang dan selama arus mudik Lebaran. Pemerintah memastikan distribusi berjalan lancar, sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Operasi Ketupat 2026 yang baru saja digelar juga menjadi salah satu bentuk koordinasi untuk memastikan kesiapan seluruh personel. “Stok kita cukup, semua masyarakat akan dilayani,” tambah Sigit.

Kekuatan personel gabungan

Operasi Ketupat 2026 melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan dari TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, dan pihak terkait lainnya. Operasi ini berlangsung selama 13 hari, mencakup pengamanan arus mudik dan balik, shalat Idul Fitri, serta aktivitas masyarakat di kawasan wisata. Kehadiran personel juga berperan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan, termasuk bencana alam.

Antisipasi cuaca ekstrem
Pemerintah melalui BMKG memperingatkan potensi hujan di beberapa wilayah selama periode mudik Lebaran. Kapolri menekankan bahwa aparat telah menyiapkan langkah antisipasi bencana seperti banjir dan tanah longsor. Lokasi evakuasi dan pengungsian sudah disiapkan di sejumlah daerah. Selain itu, Polri berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan skenario penanganan sebelum, saat, dan setelah bencana dapat berjalan efektif.

Rekayasa lalu lintas dan penyeberangan

Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, berbagai rekayasa lalu lintas diterapkan, termasuk contraflow, sistem satu arah (one way), dan penggunaan traffic cone di jalan tol maupun jalur arteri. Di kawasan penyeberangan, petugas menerapkan skema pengaturan mulai dari buffer zone hingga sistem keberangkatan berdasarkan urutan kedatangan kendaraan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mempermudah mobilitas pemudik.

Saran penggunaan moda transportasi

Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk memilih moda transportasi yang paling sesuai, mulai dari kereta api, bus, pesawat, hingga kendaraan pribadi. Prioritas utama adalah keselamatan selama perjalanan. “Perhatikan keamanan, hati-hati di jalan, jaga keselamatan, dan semoga semua bisa sampai rumah masing-masing dengan aman dan nyaman,” kata Sigit.

Koordinasi lintas sektor
Selain pengamanan dan pengaturan lalu lintas, aparat terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau stok BBM dan elpiji di seluruh wilayah. Pemerintah memastikan suplai tidak terganggu dan distribusi energi tetap lancar hingga periode arus balik Lebaran berakhir. Langkah ini menjadi salah satu bentuk kesiapan pemerintah dalam mendukung mobilitas masyarakat yang meningkat secara signifikan selama momen mudik.

Dukungan untuk perjalanan nyaman

Dengan ketersediaan BBM dan elpiji yang cukup, masyarakat diharapkan bisa menikmati perjalanan mudik tanpa kekhawatiran. Kapolri menekankan bahwa pengamanan arus mudik bukan hanya soal lalu lintas, tetapi juga kenyamanan dan rasa aman bagi pemudik. Stok energi yang aman, ditambah koordinasi lintas sektor, diharapkan mampu mengurangi kepanikan dan memastikan perjalanan mudik Lebaran berjalan lancar.

Secara keseluruhan, pemerintah dan aparat keamanan telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk menjamin ketersediaan BBM dan elpiji serta kelancaran arus mudik. Kapolri menegaskan masyarakat tidak perlu panic buying karena stok tersedia cukup. Pemudik diimbau untuk tetap waspada, memilih moda transportasi yang tepat, serta mengutamakan keselamatan agar momen Lebaran 2026 bisa dilalui dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Capai 96,5 Persen Arus Balik Ramai

Penjualan Tiket Kereta Lebaran 2026 Capai 96,5 Persen Arus Balik Ramai

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Maret 2026 di Seluruh Indonesia

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Maret 2026 di Seluruh Indonesia

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Dipastikan Tetap Tidak Mengalami Kenaikan

Tarif Listrik Triwulan II 2026 Dipastikan Tetap Tidak Mengalami Kenaikan

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Pekan Ini Naik Hingga Rp3.842 per Kilogram

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Pekan Ini Naik Hingga Rp3.842 per Kilogram

Daftar SPKLU Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Mobil Listrik Lebaran 2026

Daftar SPKLU Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Mobil Listrik Lebaran 2026