Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Resmi Dijual Ini Rute Favorit Penumpang
- Kamis, 19 Februari 2026
JAKARTA - Perencanaan mudik Lebaran tahun ini dapat dilakukan lebih awal setelah tiket kereta api resmi dibuka untuk umum.
PT Kereta Api Indonesia memastikan seluruh tiket keberangkatan periode Angkutan Lebaran 2026 sudah tersedia dan bisa dipesan sejak 15 Februari 2026. Kepastian ini menjadi kabar penting bagi masyarakat yang ingin mengamankan perjalanan jauh hari.
KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026. Dalam periode tersebut, perusahaan menghadirkan layanan terintegrasi guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik di berbagai daerah. Kesiapan operasional menjadi fokus utama untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.
Baca Juga
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa tiket kereta reguler maupun perjalanan tambahan telah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI serta kanal resmi lainnya. Langkah ini memberi keleluasaan bagi calon penumpang memilih jadwal dan rute sesuai kebutuhan.
Masyarakat diimbau segera merencanakan perjalanan agar memiliki lebih banyak pilihan relasi. Mengingat tren setiap tahun, tiket pada tanggal favorit biasanya cepat terjual. Karena itu, pemesanan lebih awal dinilai menjadi strategi paling aman bagi calon pemudik.
Lonjakan Penjualan Tiket Periode Favorit
Hingga 16 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode 11 Maret sampai 1 April telah mencapai 1.398.369 tiket. Angka tersebut masih berpotensi meningkat karena proses pemesanan berlangsung secara dinamis setiap waktu.
Beberapa tanggal mencatat lonjakan transaksi cukup tinggi. Keberangkatan 24 Maret 2026 menjadi yang tertinggi dengan 102.827 tiket terjual. Angka ini menunjukkan preferensi masyarakat untuk mudik mendekati Hari Raya.
Tanggal 23 Maret menyusul dengan 99.921 tiket, kemudian 19 Maret sebanyak 95.331 tiket, dan 18 Maret dengan 92.248 tiket. Lonjakan ini memperlihatkan antusiasme masyarakat yang terus meningkat menjelang Lebaran.
KAI secara berkala memantau penjualan guna memastikan kapasitas angkut, keselamatan operasional, serta kenyamanan pelanggan tetap terjaga. Evaluasi dilakukan agar seluruh perjalanan berlangsung lancar tanpa mengurangi standar pelayanan.
Alternatif Jadwal Dan Insentif Tarif
Bagi calon penumpang yang belum mendapatkan tiket di tanggal favorit, KAI menyarankan mempertimbangkan alternatif keberangkatan lebih awal atau setelah hari yang direncanakan. Opsi ini kerap menjadi solusi efektif untuk menghindari kepadatan puncak arus mudik.
Skema connecting train juga dapat dimanfaatkan untuk mencapai kota tujuan melalui kombinasi perjalanan. Dengan pola ini, penumpang tetap dapat tiba di tujuan meski tidak mendapatkan tiket langsung sesuai rencana awal.
Sebagai bagian dari strategi menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas nasional, pemerintah memberikan insentif potongan tarif sebesar 30 persen. Kebijakan ini berlaku untuk perjalanan pada 14 hingga 29 Maret 2026.
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, KAI menjalankan penugasan Angkutan Idul Fitri 2026 dengan fokus pada kesiapan sarana dan kelancaran operasional. Peningkatan kualitas pelayanan pelanggan juga menjadi prioritas selama periode Lebaran.
Rute Dan Kereta Terpopuler Sementara
Berdasarkan data sementara, terdapat sejumlah kereta dengan jumlah pelanggan tertinggi. KA Airlangga relasi Pasar Senen sampai Surabaya Pasarturi pulang pergi mencatat 57.498 pelanggan.
KA Bengawan relasi Pasar Senen sampai Purwosari pulang pergi mencapai 47.403 pelanggan. KA Serayu relasi Pasar Senen sampai Kiaracondong sampai Purwokerto pulang pergi mencatat 46.751 pelanggan.
KA Sri Tanjung relasi Ketapang sampai Lempuyangan pulang pergi sebanyak 43.426 pelanggan. KA Kahuripan relasi Kiaracondong sampai Blitar pulang pergi mencapai 41.433 pelanggan, disusul KA Sawunggalih relasi Kutoarjo sampai Pasar Senen pulang pergi dengan 39.905 pelanggan.
KA Rajabasa relasi Kertapati sampai Tanjungkarang pulang pergi mencatat 37.299 pelanggan. KA Pasundan Tambahan relasi Kiaracondong sampai Surabaya Gubeng pulang pergi sebanyak 32.460 pelanggan. KA Joglosemarkerto relasi Solo Balapan sampai Purwokerto sampai Tegal sampai Semarang Tawang sampai Solo Balapan pulang pergi sebanyak 29.974 pelanggan, serta KA Probowangi relasi Surabaya Gubeng sampai Ketapang pulang pergi dengan 26.729 pelanggan.
Dominasi Rute Jawa Dan Imbauan Keamanan Transaksi
Dominasi rute dari dan menuju Pulau Jawa masih terlihat kuat. Relasi Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi pilihan utama masyarakat, sejalan dengan pola arus mudik tahunan yang mengarah ke wilayah tersebut.
Data sementara ini menggambarkan konsentrasi pergerakan penumpang di koridor utama Pulau Jawa. KAI pun terus menyesuaikan strategi operasional untuk mengakomodasi permintaan tinggi di lintas favorit.
Untuk menghindari risiko penipuan dan memastikan keamanan transaksi, KAI mengingatkan masyarakat agar membeli tiket hanya melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, atau mitra penjualan resmi yang bekerja sama dengan perusahaan.
Dengan penjualan yang terus bergerak dan minat masyarakat yang tinggi, perencanaan sejak dini menjadi kunci utama. Mengamankan tiket lebih awal akan membantu pemudik menikmati perjalanan Lebaran 2026 dengan lebih tenang dan nyaman.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Kinerja Cashlez Worldwide Indonesia Tertekan 2025 Strategi Pemulihan 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
DAMRI Hadirkan Perjalanan Mewah Jakarta-Bali dengan Armada Premium Terbaru
- Kamis, 19 Februari 2026
Berita Lainnya
Baznas Salurkan Paket Logistik Jelang Ramadhan Untuk Warga Prasejahtera
- Kamis, 19 Februari 2026
Menemukan Kedamaian di Makam Syekh Abu Hasan Sadzali: Rekomendasi Wisata Religi Kudus 2026
- Kamis, 19 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
3.
Freeport Setujui 12 Persen Saham PTFI Dialihkan Gratis Indonesia
- 19 Februari 2026
4.
RI Gandeng AS Bangun Industri Semikonduktor Jumbo di Batam
- 19 Februari 2026
5.
Prabowo Klaim Hemat Anggaran Rp303 Triliun di Business Summit AS
- 19 Februari 2026












