Harga Emas Antam Terkoreksi Rp7.000 ke Level Rp2,947 Juta per Gram: Peluang Akumulasi di Tengah Volatilitas
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Dinamika pasar logam mulia kembali menunjukkan pergerakan yang menarik bagi para pengamat dan pelaku investasi.
Berdasarkan rilis harga terbaru di butik emas Logam Mulia, emas Antam turun Rp7.000 ke angka Rp2,947 juta per gram pada perdagangan hari ini. Penurunan ini merupakan respon terhadap fluktuasi harga emas global yang mengalami tekanan teknis setelah penguatan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.
Bagi investor berpengalaman, koreksi tipis ini sering kali dipandang bukan sebagai risiko, melainkan sebagai jendela peluang untuk melakukan akumulasi aset di harga yang lebih kompetitif. Emas tetap menjadi instrumen paling tepercaya dalam menjaga nilai aset dari gerusan inflasi jangka panjang.
Baca JugaReformasi Pasar Modal Berpotensi Menekan Laba Dan Model Bisnis Perusahaan Sekuritas
Meskipun terjadi penurunan harian sebesar Rp7.000, fundamental emas sebagai safe haven tetap kokoh. Perubahan harga ini memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin melakukan pembelian rutin (nabung emas) dengan biaya akuisisi yang sedikit lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.
Membedah Faktor Penyebab Koreksi Harga Emas Domestik
Penurunan harga emas Antam ke level Rp2.947.000 per gram dipengaruhi oleh beberapa faktor makro ekonomi. Sudut pandang ini menyoroti bahwa harga emas batangan di Indonesia sangat bergantung pada dua variabel utama: harga emas spot dunia dan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.
Sinyal Global: Adanya penguatan indeks Dolar AS di pasar global cenderung membuat emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan global sedikit tertahan dan memicu koreksi harga.
Aksi Ambil Untung: Di tingkat global, banyak investor besar yang melakukan profit taking setelah emas menyentuh level tertinggi, yang dampaknya merembet hingga ke pasar ritel domestik melalui penyesuaian harga Antam.
Koreksi sebesar Rp7.000 ini masih dianggap dalam batas wajar dan merupakan bagian dari mekanisme pasar yang sehat sebelum emas mencari titik support baru untuk kembali menguat.
Strategi Investasi: Memanfaatkan Momentum Harga Turun
Bagi investor ritel, penurunan harga sebesar Rp7.000 ini dapat dimanfaatkan dengan strategi Buy on Weakness. Penulis menekankan bahwa dalam investasi emas, waktu terbaik untuk membeli adalah saat terjadi koreksi harga seperti sekarang. Dengan membeli di level Rp2,947 juta, investor mendapatkan harga yang lebih baik dibandingkan mereka yang melakukan pembelian saat harga sedang berada di puncak euforia.
Penting untuk diingat bahwa emas adalah investasi jangka panjang. Penurunan harian sebesar beberapa ribu rupiah tidak mengubah profil keuntungan emas dalam rentang waktu 5 hingga 10 tahun. Justru, konsistensi dalam membeli saat harga terkoreksi akan menurunkan rata-rata biaya pembelian (average down), sehingga potensi keuntungan saat harga kembali melonjak di masa depan menjadi lebih maksimal.
Transparansi dan Kualitas: Nilai Tambah Emas Antam
Meskipun harga sedang turun, kualitas dan kepercayaan terhadap emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tetap menjadi prioritas utama bagi masyarakat. Emas Antam tetap memiliki nilai jual kembali (buyback) yang paling stabil dan diterima secara luas di seluruh Indonesia maupun pasar internasional. Sertifikasi LBMA (London Bullion Market Association) yang menyertai setiap keping emas Antam memberikan jaminan kemurnian 99,99%.
Penurunan harga ini juga diikuti oleh penyesuaian harga buyback atau harga beli kembali oleh butik emas. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang memiliki rencana untuk menjual emas, disarankan untuk memantau pergerakan ini dengan cermat dan mempertimbangkan untuk menahan aset jika tidak ada kebutuhan mendesak, hingga harga kembali merangkak naik ke level yang lebih tinggi.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Solusi Mudik Aman: Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026
- Rabu, 11 Februari 2026
Reformasi Pasar Modal Berpotensi Menekan Laba Dan Model Bisnis Perusahaan Sekuritas
- Rabu, 11 Februari 2026
Update Harga Sembako Jogja 11 Februari 2026: Daging Ayam dan Cabai Melejit
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
IHSG Menguat Dua Hari Beruntun: Analisis Tren Dan 5 Saham Jagoan Analis
- Rabu, 11 Februari 2026
Penyaluran Kredit Bank Milik Pemkab Cirebon Masih Solid di Tengah "Musim Gugur" BPR
- Rabu, 11 Februari 2026
Terpopuler
1.
LPS Targetkan Kredit Bank Tumbuh 12 Persen di Momentum Ramadhan 2026
- 11 Februari 2026
2.
3.
4.
Keamanan EV China Disorot: Nio Tarik Ratusan Ribu Unit Mobil
- 11 Februari 2026
5.
BRI Finance Proyeksikan NPF Tetap Terjaga Pasca-Lebaran 2026
- 11 Februari 2026












