Filosofi Superteam Kemenag Bengkulu Utara: Kolaborasi Solid dan Etika Digital
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Di era birokrasi modern yang penuh dengan tantangan kompleks, kesuksesan sebuah instansi tidak lagi bergantung pada kecemerlangan individu semata. Prinsip inilah yang ditekankan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S. Ag., M. Si, saat memberikan pembinaan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Bengkulu Utara pada Selasa, 10 Februari 2026.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pegawai tersebut, Saefudin membawa narasi segar mengenai bagaimana seharusnya sebuah organisasi pemerintah bergerak. Ia menegaskan bahwa kekuatan sesungguhnya dari Kementerian Agama terletak pada kemampuan para pegawainya untuk meleburkan ego pribadi ke dalam sebuah kerja sama tim yang kokoh.
Bukan Superman, Melainkan Kekuatan Tim yang Solid
Baca JugaEmpat Program Strategis Menhaj Tingkatkan Layanan Haji Berkualitas Untuk Jamaah Indonesia Nasional
Inti dari arahan Kakanwil berfokus pada penolakan terhadap konsep "pahlawan tunggal" dalam bekerja. Ia secara eksplisit menyatakan bahwa Kementerian Agama tidak sedang berusaha mencetak sosok yang serba bisa sendirian atau "superman". Sebaliknya, fokus utama lembaga adalah membentuk "superteam" yang tangguh.
Menurut Saefudin, filosofi superteam mengandung makna yang mendalam tentang saling melengkapi, bekerja sama, dan saling menguatkan. Dalam organisasi sebesar Kemenag, setiap individu memiliki peran spesifik yang jika disatukan akan menjadi kekuatan besar bagi organisasi.
“Kemenag tidak menciptakan superman, tapi superteam. Artinya, kita semua harus saling melengkapi. Jika ada program positif dari pimpinan, khususnya dari kepala kantor, maka seluruh jajaran wajib memberikan dukungan penuh,” tegas Kakanwil dalam arahannya yang lugas.
Transformasi Digital dan Pentingnya Adaptasi Kompetensi
Selain menyoroti aspek kerja sama tim, pembinaan ini juga menyentuh isu krusial mengenai digitalisasi birokrasi. Kakanwil mengingatkan bahwa transformasi digital bukanlah sebuah pilihan, melainkan keniscayaan yang terus berkembang. Oleh karena itu, seluruh ASN Kemenag di Bengkulu Utara dituntut untuk terus mengasah kompetensi diri agar tidak tertinggal oleh zaman.
Tuntutan pelayanan publik masa kini yang serba cepat dan berbasis data mengharuskan setiap pegawai memiliki literasi digital yang mumpuni. Hal ini bertujuan agar standar pelayanan prima yang dicanangkan oleh Kementerian Agama dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat luas melalui efisiensi sistem yang ada.
Keseimbangan Antara Pintar Secara Teknis dan Adab Pelayanan
Namun, Saefudin memberikan catatan penting: kecerdasan intelektual dan kemahiran teknologi tidak akan berarti banyak jika tidak dibarengi dengan kualitas karakter yang baik. Ia memperingatkan bahwa kecanggihan sistem digital harus diiringi dengan peningkatan kualitas perilaku, sikap, dan adab dalam berinteraksi dengan masyarakat.
Bagi Saefudin, seorang ASN Kemenag memikul beban moral untuk menjadi representasi dari nilai-nilai agama itu sendiri. Maka, etika atau attitude dalam melayani menjadi indikator utama keberhasilan seorang pegawai dalam menjalankan tugasnya.
“ASN Kemenag tidak cukup hanya pintar dan serba tahu. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membentengi diri dengan adab, akhlak, dan attitude yang baik. Pelayanan yang berkualitas lahir dari perilaku dan sikap yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan,” tambah Saefudin dengan penuh penekanan.
Respons Positif dan Komitmen dari Kemenag Bengkulu Utara
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. H. Sipuan, S. Ag., MM, menyampaikan rasa apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran serta bimbingan dari Kakanwil. Sipuan menilai bahwa momentum pembinaan ini sangat krusial dalam menyuntikkan semangat baru bagi seluruh jajarannya.
Bagi pihak Kemenag Bengkulu Utara, kehadiran pimpinan wilayah menjadi motivasi besar untuk terus melakukan pembenahan internal, baik dari sisi kinerja maupun profesionalisme. Arahan mengenai superteam dianggap sebagai panduan praktis untuk memperkuat sinergi antar-seksi dan unit kerja di lingkungan kantor tersebut.
“Kami sangat berterima kasih atas pembinaan yang diberikan. Arahan dari Bapak Kakanwil menjadi penguatan bagi kami untuk terus bersinergi, meningkatkan pelayanan, serta menjaga integritas dan akhlak sebagai ASN Kemenag,” ungkap Sipuan saat memberikan sambutan penutup.
Menatap Masa Depan Layanan Keagamaan yang Prima
Melalui sesi pembinaan ini, terpancar harapan besar bahwa ASN Kemenag Kabupaten Bengkulu Utara akan tumbuh menjadi sebuah tim yang semakin solid. Dengan memegang teguh prinsip superteam, diharapkan tidak ada lagi sekat-sekat ego sektoral yang menghambat jalannya program-program strategis kementerian.
Kombinasi antara kemampuan adaptasi terhadap perkembangan zaman dan keteguhan dalam menjaga nilai adab serta akhlak diharapkan menjadi fondasi utama. Pada akhirnya, tujuan akhir dari seluruh pembinaan ini adalah terciptanya pelayanan prima yang tulus kepada masyarakat, di mana teknologi digunakan sebagai alat, namun sentuhan manusiawi dan akhlak tetap menjadi ruh utama dalam pengabdian sebagai abdi negara.
David
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gaji Hakim Naik 280 Persen Pemerintah Siapkan Skema Baru Setiap Jabatan Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Jadwal Libur Sekolah Ramadhan Dan Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan Pemerintah Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Prabowo Putuskan Indonesia Turunkan Pasukan 8.000 Tentara ke Gaza, Ini Perannya
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
Jadwal Libur Sekolah Ramadhan Dan Lebaran 2026 Resmi Ditetapkan Pemerintah Nasional
- Rabu, 11 Februari 2026
Prabowo Putuskan Indonesia Turunkan Pasukan 8.000 Tentara ke Gaza, Ini Perannya
- Rabu, 11 Februari 2026
BYD Kuasai Daftar Mobil Listrik Jarak Tempuh Terjauh Tiga Model Tembus Seribu Kilometer
- Rabu, 11 Februari 2026
Terpopuler
1.
Kemenhub Siagakan Kapal Perintis Bantu Kepulangan Santri ke Kangean
- 11 Februari 2026
2.
3.
Strategi Pemprov DKI Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadan 2026
- 11 Februari 2026



.jpg)





