Jumat, 06 Februari 2026

Sidang Parade Caba TNI AD Ambon: Komitmen Rekrutmen Tanpa Pungli

Sidang Parade Caba TNI AD Ambon: Komitmen Rekrutmen Tanpa Pungli
Sidang Parade Caba TNI AD Ambon: Komitmen Rekrutmen Tanpa Pungli

JAKARTA - Proses regenerasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus berjalan dengan standar yang semakin ketat dan terjaga. Memasuki gelombang pertama tahun anggaran 2026, persaingan untuk menjadi bagian dari korps Bintara menunjukkan antusiasme yang tinggi di wilayah Maluku. Namun, di balik semangat para pendaftar, institusi menekankan bahwa kualitas dan kejujuran adalah harga mati dalam menentukan siapa yang layak menyandang seragam loreng. Fokus utama seleksi kali ini bukan hanya pada kuantitas peserta, melainkan pada akuntabilitas sistem yang menutup rapat celah kecurangan.

Sebanyak 798 peserta yang lolos seleksi administrasi dan pemeriksaan kesehatan, mengikuti sidang parade penerimaan Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) TNI Angkatan Darat gelombang tahun anggaran 2026 tingkat Panitia Daerah (Panda). Kegiatan ini digelar di Aula Slamet Riyadi, Markas Korem 151/Binaiya, Kota Ambon, yang menjadi saksi bisu perjuangan ratusan pemuda daerah untuk menapaki jenjang karier militer.

Kepemimpinan Strategis dalam Menentukan Kelulusan Calon Prajurit

Baca Juga

Layanan SIM Keliling Jakarta Jumat 6 Februari 2026 Hadir Lima Lokasi

Tahapan sidang parade ini merupakan salah satu fase paling krusial dalam struktur rekrutmen TNI AD. Di sini, setiap aspek dari calon peserta dibedah secara mendalam melalui pengamatan fisik dan rekam jejak yang telah dikumpulkan selama proses seleksi awal. Kehadiran pimpinan tinggi Kodam dalam sidang ini menunjukkan bahwa proses penyaringan dilakukan dengan supervisi yang sangat ketat untuk memastikan tidak ada detail yang terlewatkan.

Sidang parade dipimpin oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) XV/Pattimura Brigjen TNI Nefra Firdaus, mewakili Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo. Kegiatan ini menjadi tahapan seleksi untuk menyaring calon prajurit terbaik yang akan melanjutkan proses seleksi ke tingkat pusat. Kehadiran delegasi pimpinan ini menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil dalam sidang tersebut memiliki bobot tanggung jawab yang besar bagi masa depan organisasi TNI AD.

Prinsip Objektivitas dan Penegasan Terkait Praktik Pungutan Liar

Di tengah isu transparansi yang sering menjadi perhatian publik, TNI AD melalui Kodam XV/Pattimura secara tegas memberikan jaminan bahwa proses rekrutmen berjalan di atas rel aturan yang berlaku. Objektivitas menjadi dasar utama penilaian, di mana setiap calon bintara dinilai berdasarkan kemampuan murni mereka sendiri. Hal ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem rekrutmen yang adil, di mana anak bangsa dari latar belakang ekonomi apa pun memiliki kesempatan yang sama jika mereka memiliki kualifikasi yang unggul.

Dalam arahannya, Kasdam menegaskan bahwa proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. TNI AD berkomitmen mendapatkan calon bintara unggul dari segi fisik, mental, dan akademik, tanpa adanya praktik pungutan liar maupun intervensi pihak manapun. Pernyataan ini merupakan bentuk proteksi institusi terhadap potensi penyimpangan yang mungkin dicoba oleh oknum-oknum tertentu. “Tidak pengutan liar dalam proses seleksi,” ujarnya dengan tegas di hadapan tim seleksi dan para peserta.

Standardisasi Kualifikasi Menuju Tahapan Seleksi Tingkat Pusat

Penyaringan di tingkat daerah atau Panda ini barulah gerbang awal bagi para calon prajurit. Mereka yang berhasil melewati sidang parade di Ambon tidak bisa langsung berpuas diri, karena tantangan yang lebih besar telah menanti di tingkat nasional. Standar kualifikasi yang diterapkan oleh tim Panda Ambon harus selaras dengan parameter pusat agar calon yang dikirimkan memiliki daya saing yang kuat saat dipertemukan dengan kontestan dari wilayah lain di seluruh Indonesia.

Ditambahkan, peserta yang dinyatakan lulus pada tahap sidang parade tingkat Panda nantinya akan diberangkatkan untuk mengikuti seleksi di tingkat pusat. Langkah ini memastikan bahwa hanya bibit-bibit unggul yang paling siap secara mental dan fisik yang akan mewakili Maluku di kancah nasional. Kegiatan ini diharapkan menghasilkan bibit prajurit berkualitas yang siap mengabdi bagi TNI AD dan bangsa, sehingga kekuatan pertahanan negara di masa depan tetap berada di tangan-tangan yang kompeten.

Investasi Sumber Daya Manusia bagi Pertahanan Negara di Maluku

Proses rekrutmen Caba PK TNI AD tahun 2026 ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan investasi jangka panjang bagi keamanan wilayah kepulauan seperti Maluku. Dengan mendapatkan bintara yang memiliki mentalitas baja dan akademik yang mumpuni, TNI AD di wilayah Pattimura akan memiliki fondasi yang kuat dalam menjalankan tugas-tugas teritorial maupun operasi militer.

Integrasi antara transparansi seleksi dan ketegasan pimpinan dalam menolak praktik gratifikasi menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI. Melalui 798 peserta yang bertarung secara sehat di Aula Slamet Riyadi, publik dapat melihat bahwa menjadi prajurit adalah tentang dedikasi dan kelaikan, bukan tentang kekuatan finansial atau koneksi. Dengan berakhirnya sidang parade ini, harapan besar digantungkan pada pundak mereka yang terpilih untuk menjadi garda terdepan penjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Mendiktisaintek Soroti Peran Teaching Factory dalam Ekosistem Vokasi Produktif

Mendiktisaintek Soroti Peran Teaching Factory dalam Ekosistem Vokasi Produktif

BMKG Pastikan Gempa Pacitan Termasuk Megathrust Dangkal Tidak Picu Tsunami

BMKG Pastikan Gempa Pacitan Termasuk Megathrust Dangkal Tidak Picu Tsunami

Daftar Harga Sembako Jawa Timur Jumat 6 Februari 2026 Hari Ini

Daftar Harga Sembako Jawa Timur Jumat 6 Februari 2026 Hari Ini

Prabowo Gandeng Australia Perkuat Pendidikan Nasional Lewat Pelatihan Guru

Prabowo Gandeng Australia Perkuat Pendidikan Nasional Lewat Pelatihan Guru

Listrik Gratis Jadi Strategi Khofifah Capai Rasio Elektrifikasi Jawa Timur

Listrik Gratis Jadi Strategi Khofifah Capai Rasio Elektrifikasi Jawa Timur