Listrik Gratis Jadi Strategi Khofifah Capai Rasio Elektrifikasi Jawa Timur
- Jumat, 06 Februari 2026
JAKARTA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus memperkuat komitmen dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok rentan yang belum menikmati akses listrik.
Pada 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan program pemasangan listrik gratis bagi 3.400 rumah tangga miskin sebagai bagian dari upaya mencapai rasio elektrifikasi 100 persen di seluruh kabupaten dan kota.
Langkah ini diambil seiring dengan capaian rasio elektrifikasi Jawa Timur yang telah berada di angka 99 persen. Meski mendekati target maksimal, pemerintah daerah menilai masih diperlukan intervensi yang lebih terarah agar seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, dapat menikmati akses energi listrik secara layak.
Baca JugaMudik Gratis Kereta Api 2026 Resmi Dibuka Awal, Warga Sumsel Bisa Mendaftar Sekarang
Program listrik gratis ini dirancang untuk menjangkau rumah tangga miskin yang secara geografis sudah berada di wilayah terjangkau jaringan PT PLN (Persero), namun belum memiliki sambungan listrik sendiri karena keterbatasan ekonomi.
Target Rasio Elektrifikasi 100 Persen
Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pencapaian rasio elektrifikasi tidak hanya soal angka statistik, tetapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, akses listrik merupakan fondasi penting bagi peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, hingga produktivitas ekonomi rumah tangga.
“Saat ini rasio elektrifikasi Jawa Timur telah menyentuh angka 99 persen. Kita ingin mengintervensi secara lebih masif melalui program-program yang berdampak langsung dan menyasar kebutuhan dasar rumah tangga miskin di Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Dengan intervensi langsung kepada rumah tangga miskin, Pemprov Jatim berharap tidak ada lagi wilayah atau kelompok masyarakat yang tertinggal dalam akses energi, sehingga target elektrifikasi penuh dapat segera terwujud secara merata.
Anggaran APBD untuk Program Listrik Gratis
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Pemprov Jatim melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengalokasikan anggaran sebesar Rp7,89 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Anggaran ini digunakan untuk membiayai Bantuan Instalasi dan Sambungan Rumah (IRSR) yang pelaksanaannya bekerja sama dengan PT PLN (Persero). Selain pemasangan instalasi dan sambungan listrik, penerima manfaat juga mendapatkan bantuan token listrik awal.
“Token listrik ini dapat digunakan hingga sekitar enam bulan pemakaian awal, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.
Token listrik senilai Rp300.000 tersebut diharapkan dapat membantu rumah tangga penerima dalam masa transisi awal penggunaan listrik tanpa harus terbebani biaya tambahan.
Mekanisme Penetapan Penerima Bantuan
Khofifah menjelaskan bahwa penetapan penerima program listrik gratis dilakukan melalui mekanisme yang ketat dan terintegrasi. Calon penerima diusulkan melalui identitas penerima IRSR dengan Surat Usulan Belanja Program yang disampaikan kepada gubernur.
Data calon penerima mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga desil 4, yang merupakan kelompok rumah tangga dengan tingkat kesejahteraan terendah. Seluruh data tersebut kemudian diinput melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Para penerima listrik gratis ini wajib masuk dalam DTSEN desil 1 sampai 4, dan data calon penerima telah tersedia di perangkat daerah,” ujarnya.
Selain itu, kriteria utama lainnya adalah rumah tangga miskin yang belum berlistrik namun berada di wilayah yang telah terjangkau jaringan PT PLN (Persero), sehingga proses pemasangan dapat dilakukan secara efisien.
Pemeliharaan dan Pengawasan Program
Tidak hanya berhenti pada pemasangan, Pemprov Jatim juga memastikan keberlanjutan program melalui pemberian masa pemeliharaan selama satu tahun bagi setiap penerima manfaat. Selama periode tersebut, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan instalasi listrik berfungsi dengan baik, aman digunakan, serta benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima.
Dengan pendekatan ini, program listrik gratis tidak hanya bersifat bantuan sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya sistematis dalam meningkatkan kualitas hidup rumah tangga miskin.
Sebaran Penerima di Berbagai Daerah
Pada 2026, penerima program listrik gratis tersebar di sejumlah kabupaten di Jawa Timur. Daerah dengan jumlah penerima terbesar antara lain Pacitan sebanyak 400 rumah tangga, Ponorogo 300, Trenggalek 300, serta Banyuwangi 300 rumah tangga.
Selain itu, penerima juga tersebar di Tulungagung 100 rumah tangga, Kabupaten Blitar 178, Kabupaten Kediri 200, Kabupaten Malang 100, Bondowoso 100, Situbondo 100, dan Kabupaten Probolinggo 20 rumah tangga.
Sebaran ini menunjukkan komitmen Pemprov Jatim dalam menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah-daerah yang selama ini masih memiliki kantong kemiskinan dan keterbatasan akses infrastruktur dasar.
Dampak Sosial dan Harapan ke Depan
Khofifah optimistis program listrik gratis ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat miskin. Akses listrik memungkinkan anak-anak belajar dengan lebih baik, membuka peluang usaha rumahan, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan lingkungan tempat tinggal.
“Dengan intervensi ini, kami optimistis target 100 persen rasio elektrifikasi di Jawa Timur dapat segera terwujud sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin,” katanya.
Ke depan, Pemprov Jatim menegaskan akan terus memperkuat kebijakan berbasis kebutuhan dasar, agar pembangunan tidak hanya terfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Jawa Timur.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Komitmen Jasa Marga Pastikan Keamanan Berkendara Melalui Perbaikan Jalan Tol Japek
- Jumat, 06 Februari 2026
Jasa Marga Bekali Calon Karyawan Melalui Pembelajaran Inovatif di Rest Area Travoy
- Jumat, 06 Februari 2026
PTPP Perkuat Infrastruktur Hukum Lewat Pembangunan Gedung Baru Kejaksaan Agung RI
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Ucapan Hari Australia dari Prabowo Tegaskan Hubungan Tetangga Dekat Mitra Strategis Regional
- Jumat, 06 Februari 2026
Suzuki eVitara Masuk Pasar Mobil Listrik Indonesia dengan Strategi Nilai Premium Berbeda
- Jumat, 06 Februari 2026
Regulasi Keselamatan Baru Cina Ubah Desain Mobil Listrik dan Tren Gagang Pintu
- Jumat, 06 Februari 2026












