Jumat, 06 Februari 2026

BMKG dan Weathernews Inc Perkuat Sistem Peringatan Dini AI untuk Indonesia

BMKG dan Weathernews Inc Perkuat Sistem Peringatan Dini AI untuk Indonesia

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali memperkuat kapasitasnya lewat kerja sama lanjutan dengan Weathernews Inc., perusahaan layanan cuaca global asal Jepang. Melalui penandatanganan Collaboration Agreement yang bertajuk “A Project for AI-Based Tropical Cyclone and Flood Forecasting in Indonesia”, kedua pihak bersepakat meningkatkan sistem peringatan dini di Indonesia dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Acara ini digelar di Kantor Pusat BMKG, Jakarta, pada Rabu (5/2). Inisiatif ini menjadi langkah strategis BMKG dalam mengintegrasikan AI dan inovasi data guna mendukung program global Early Warnings for All yang bertujuan mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

Komitmen Mendalam untuk Informasi Cuaca yang Lebih Tepat

Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Andri Ramdhani, menyatakan bahwa kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk memastikan informasi cuaca dan iklim yang lebih baik dapat disampaikan kepada publik secara cepat dan akurat. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya sekadar formalitas, namun juga wujud nyata dukungan terhadap upaya global meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman bencana.

Baca Juga

Hansi Flick Ungkap Strategi Barcelona Raih Gelar Liga Champions Musim Ini

Menurut Andri, dengan menggabungkan sumber data dan teknologi inovatif, BMKG berharap informasi peringatan dini cuaca dan iklim bisa menjangkau masyarakat yang rentan dengan lebih efektif. Kolaborasi ini juga menjadi bagian penting bagi BMKG untuk memajukan kapasitas prakiraan, khususnya terkait siklon tropis dan ancaman banjir.

Peran Weathernews Inc dalam Kolaborasi Ini

Weathernews Inc. akan menyediakan teknologi forecasting berbasis AI yang fokus pada deteksi dan prediksi siklon tropis serta banjir, selain juga mengembangkan dashboard khusus untuk pemantauan kondisi cuaca ekstrem. Daisuke Abe, Managing Executive Officer Service Operation and Development Weathernews Inc., menekankan bahwa kesepakatan ini merupakan bukti tekad mereka untuk mencegah tragedi kebencanaan serupa yang terjadi pada peristiwa besar di masa lalu.

Abe menegaskan bahwa kerja sama ini menyatukan pengetahuan (knowledge) dan pemanfaatan data BMKG dengan teknologi Weathernews, sehingga hasil prediksi yang dihasilkan lebih sesuai dengan karakteristik geografis dan cuaca Indonesia yang kompleks. Kolaborasi semacam ini tidak hanya akan menghadirkan teknologi canggih, tapi juga solusi praktis untuk mitigasi bencana yang lebih efektif.

Sejarah Kolaborasi dan Upaya Inovatif Sebelumnya

Hubungan kerja sama antara BMKG dan Weathernews Inc. sendiri sudah terjalin sejak lama, dimulai dari penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada tahun 2016. Dalam periode sebelumnya, kedua pihak telah berhasil menyelesaikan feasibility study terkait layanan komunikasi risiko cuaca bagi sektor industri di Kabupaten Bekasi dan Karawang, yang menghasilkan sistem precipitation nowcasting menggunakan data radar real-time milik BMKG. Sistem ini terbukti efektif dalam memprediksi curah hujan hingga satu jam ke depan.

Melalui perjanjian kerja sama terbaru ini, diharapkan kolaborasi teknis akan semakin kuat dan pengembangan teknologi prediksi akan terus ditingkatkan. Tujuannya adalah untuk memperkuat kemampuan peringatan dini dan juga strategi mitigasi bencana di Indonesia, yang dikenal memiliki kerawanan tinggi terhadap berbagai fenomena hidrometeorologi.

Dampak dan Harapan ke Depan untuk Mitigasi Bencana

Kerja sama ini bukan sekadar peningkatan kapasitas teknis, namun juga bagian dari dukungan terhadap program Early Warnings for All, sebuah inisiatif global yang bertujuan menjamin setiap komunitas di dunia bisa mendapatkan peringatan dini untuk bencana ekstrem. Dukungan AI dalam sistem peringatan dini diharapkan akan mempersingkat waktu respons sekaligus meningkatkan akurasi informasi kepada publik dan instansi terkait.

Kolaborasi semacam ini juga menunjukkan arah baru dalam penanggulangan bencana, di mana teknologi dan data memainkan peran sentral dalam mitigasi risiko dan pengambilan keputusan cepat untuk menyelamatkan jiwa serta harta. Dengan kemampuan prediksi yang terus berkembang, pihak BMKG berharap informasi cuaca yang dihasilkan bisa menjadi landasan kuat bagi pihak berwenang dan masyarakat dalam merespons ancaman siklon tropis, banjir, dan fenomena cuaca ekstrem lainnya.

Fery

Fery

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol

Lamine Yamal Jadi Ancaman Utama Barcelona dengan Dribel Paling Efektif Liga Spanyol

Eden Hazard Nilai Kenan Yildiz Lebih Cocok Bersinar Bersama Real Madrid

Eden Hazard Nilai Kenan Yildiz Lebih Cocok Bersinar Bersama Real Madrid

Persib Bandung Hadapi Malut United dalam Duel Krusial Papan Atas

Persib Bandung Hadapi Malut United dalam Duel Krusial Papan Atas

Cristiano Ronaldo Absen Lagi, Al Nassr Hadapi Al Ittihad Tanpa Andalan Utama

Cristiano Ronaldo Absen Lagi, Al Nassr Hadapi Al Ittihad Tanpa Andalan Utama

Spalletti Kritik Keputusan Juventus Usai Tersingkir Telak dari Atalanta Coppa Italia

Spalletti Kritik Keputusan Juventus Usai Tersingkir Telak dari Atalanta Coppa Italia