Rabu, 01 April 2026

ADHI Karya, Kampung Nelayan Sangowo Timur Rampung: Wajah Baru Hunian Pesisir Morotai Timur

ADHI Karya, Kampung Nelayan Sangowo Timur Rampung: Wajah Baru Hunian Pesisir Morotai Timur
ADHI Karya, Kampung Nelayan Sangowo Timur Rampung: Wajah Baru Hunian Pesisir Morotai Timur

JAKARTA– Kabar gembira datang dari Desa Sangowo Timur, Kecamatan Morotai Timur. Proyek pembangunan Kampung Nelayan strategis milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk resmi dinyatakan tuntas.

Kini, kawasan hunian yang representatif tersebut tinggal menunggu agenda peresmian untuk segera dihuni oleh para nelayan setempat.

Kehadiran proyek ini disambut dengan antusiasme tinggi. Masyarakat menilai pembangunan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menyentuh kebutuhan dasar warga pesisir.

Baca Juga

Astra Infra Catat 5,3 Juta Kendaraan Melintasi Tol Selama Lebaran 2026

Fakta Utama Proyek Kampung Nelayan Sangowo Timur

Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya menciptakan ekosistem hunian yang layak bagi nelayan. Berikut adalah detail pelaksanaannya:

Pelaksana: PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Tenaga Kerja: Melibatkan 110 orang yang diprioritaskan dari tenaga kerja lokal (Tidore Kepulauan, Bere-bere, Wewemo, dan Sangowo Timur).

Lini Masa: Kontrak awal berakhir 31 Desember 2025, dengan penyelesaian akhir melalui addendum pada 30 Januari 2026.

Status Saat Ini: Tahap pembersihan area (clearing) pasca-konstruksi.

Tantangan Logistik dan Komitmen Kualitas

Meskipun selesai tepat sasaran, proyek ini memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam hal mobilisasi material. Ketersediaan bahan bangunan di Pulau Morotai yang terbatas memaksa tim pelaksana melakukan langkah ekstra.

Koordinator Wilayah PT Adhi Karya, Naufal Harizuddien, mengungkapkan bahwa seluruh material utama seperti besi, keramik, hingga atap harus didatangkan langsung dari Makassar, Sulawesi Selatan. Strategi ini diambil guna menjamin kualitas bangunan tetap sesuai standar nasional meskipun harus menempuh jalur logistik laut yang panjang.

Prioritas Keselamatan dan Kesejahteraan Pekerja

PT Adhi Karya juga menekankan pentingnya aspek kemanusiaan selama masa konstruksi. Perusahaan memastikan seluruh hak dan kesehatan pekerja terlindungi melalui:

Perlindungan Sosial: Seluruh tenaga kerja terdaftar dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Fasilitas Kesehatan: Kerja sama aktif dengan Puskesmas setempat untuk penanganan cepat jika ada pekerja yang mengalami gangguan kesehatan.

Apresiasi dari Masyarakat Pesisir

Kebanggaan terpancar dari para calon penghuni. Abjan Naki, salah satu warga Sangowo Timur, memberikan apresiasi tinggi atas kinerja PT Adhi Karya yang dinilai profesional dan transparan dalam pengerjaan.

Proyek ini diharapkan menjadi pionir pemukiman nelayan modern di Maluku Utara yang mampu meningkatkan taraf hidup sekaligus produktivitas masyarakat nelayan di Morotai.

Regan

Regan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

SMCB Fokus Pengembangan Proyek Ekspor Untuk Memperluas Pasar

SMCB Fokus Pengembangan Proyek Ekspor Untuk Memperluas Pasar

Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran

Pelni Dorong Efisiensi Logistik Dengan Diskon Tarif Kontainer Pascaleberan Lebaran

Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran

Jasa Raharja Tingkatkan Perlindungan Korban Kecelakaan Selama Arus Mudik Lebaran

Terima Kasih 119.433 Pelanggan Setia Percayakan Perjalanan Lebaran “Semakin Melayani” Bersama KAI Wisata

Terima Kasih 119.433 Pelanggan Setia Percayakan Perjalanan Lebaran “Semakin Melayani” Bersama KAI Wisata

Mitra Keluarga Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun di 2025, Tumbuh 19,05 Persen

Mitra Keluarga Cetak Laba Bersih Rp1,36 Triliun di 2025, Tumbuh 19,05 Persen