Intelligent Core dari Lintasarta Dukung Kedaulatan Digital

ILUSTRASI, lintasarta (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 11 Juni 2026 | 14:59:43 WIB

JAKARTA – Lintasarta memperkokoh komitmennya untuk memfasilitasi transformasi industri pada masa AI lewat layanan unggulan Intelligent Core, The Intelligent Foundation Powering Indonesia's Digital Sovereignty. Layanan Intelligent Core ini mempermudah organisasi dalam mengonversi kerumitan teknologi menjadi hasil bisnis (business outcomes) nyata yang diperlukan oleh klien maupun industri melalui penyatuan aspek connectivity, cloud, cybersecurity, serta collaboration-AI ke dalam sebuah ekosistem digital yang terproteksi, saling terhubung, dan tepercaya.

Informasi ini diungkapkan dalam acara Lintasarta Media Gathering yang diselenggarakan pada hari Selasa (9/6) di Jakarta.

Pada agenda tersebut, Lintasarta menjabarkan proses akselerasi penyerapan AI demi memadati keperluan organisasi di pelbagai bidang. Caranya ialah dengan menyatukan bermacam kecakapan digital kepunyaan Lintasarta agar membuahkan efek bisnis yang konkret, selaras dengan kepentingan korporasi serta sektor industri.

Guna menjawab tantangan itu, Lintasarta menyajikan Intelligent Core sebagai landasan strategis yang menyatukan empat kompetensi utama mereka, meliputi Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI (umum populer sebagai kapabilitas 4C) ke dalam satu solusi digital end-to-end yang sanggup mendongkrak Customer Experience (CX) secara berarti.

Pijakan ini ditegakkan di atas tiga asas primer, yakni Sovereign lewat ketersediaan sovereign infrastructure dan sovereign AI, Integrated melalui ketersediaan satu solusi menyeluruh yang menyatukan kapabilitas 4C, serta Seamless Experience yang menyuguhkan impresi digital terpadu, mantap, sekaligus efektif bagi para pengguna (CX).

“Di era AI, perusahaan membutuhkan fondasi yang mampu menghubungkan teknologi menjadi hasil bisnis yang nyata. Melalui Intelligent Core ini, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu Solusi Digital yang aman, andal dan saling terhubung, sehingga pelanggan dapat lebih fokus pada inovasi, pertumbuhan, dan daya saing bisnis,” ujar President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebagai bentuk penerapan konkret dari Intelligent Core, Lintasarta membawakan metode yang bersandar pada Industry Outcome Stacks yang diformulasikan demi memenuhi keperluan masing-masing bidang bisnis.

Lewat metode tersebut, Lintasarta melakukan pembenahan dari yang semula bertindak selaku penyedia jasa teknologi kini bergeser menjadi Industry Digital Infrastructure Orchestrator via Intelligent Core. Layanan ini mengompilasikan keahlian digital, AI, ekosistem mitra digital, serta managed services demi menciptakan impak bisnis yang kian bernilai dan akurat.

Lintasarta menyodorkan beraneka pemecahan masalah yang diselaraskan dengan tuntutan sektor industri, di antaranya meliputi Secure Banking Stack bagi bidang finansial, Sovereign Government Stack bagi bidang birokrasi pemerintahan, Smart Factory Stack bagi bidang manufaktur, Connected Healthcare bagi bidang pelayanan kesehatan, serta Omnichannel Retail bagi bidang ritel.

Masing-masing opsi penyelesaian dikonsep untuk menyokong organisasi dalam mempercepat peralihan digital serta AI, menaikkan efektivitas kinerja operasional, mengukuhkan faktor proteksi dan reliabilitas, hingga melahirkan nilai bisnis yang terus berkesinambungan.

Hingga kini, Lintasarta telah memayungi lebih dari 2.300 klien perusahaan dengan sebaran 74.196 jaringan pada pelbagai sektor industri di seluruh penjuru Indonesia. Fondasi kuat inilah yang menjadikan penyatuan elemen 4C dalam satu bagan arsitektur digital sebagai sebuah kelebihan yang riil, bukan sekadar teori belaka.

Melalui Intelligent Core, Lintasarta mempertegas peranan mereka selaku rekan taktis peralihan AI yang kontekstual serta tepercaya bagi dunia industri domestik.

Dengan memadukan sovereign infrastructure, AI, serta ekosistem digital yang padu, Lintasarta berkomitmen menciptakan fondasi digital yang aman, andal, terkoneksi, serta siap menyokong eskalasi bisnis sekaligus memantapkan kedaulatan digital Indonesia pada masa AI.

Reporter: Gemilang Ramadhan