JAKARTA - Bersiaplah untuk mengincar keuntungan dividen dalam jumlah besar dengan tingkat yield yang menyentuh kisaran 10%.
Di sisi lain, nilai pasar saham dari perusahaan penyalur dividen jumbo ini hanya berada di level Rp 300-an setelah mengalami penurunan yang cukup dalam sepanjang periode satu tahun terakhir.
Dividen bernilai besar tersebut akan dibagikan oleh PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES). Perusahaan yang mengelola portofolio merek ritel terkemuka seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA, hingga Toys Kingdom ini, menyetujui alokasi dividen tunai sebesar Rp 548,02 milar melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2025.
Alokasi keuntungan tersebut setara dengan Rp 32,01 untuk setiap lembar saham atau mencakup sekitar 82% dari total keuntungan per saham pada tahun 2025.
Rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) ini menjadi capaian paling maksimal dalam sejarah historis perusahaan.
Berdasarkan posisi penutupan pasar saham ACES per 9 Juni 2026 di level Rp 330 per lembar, akumulasi dividen yang dibagikan menghasilkan dividend yield di kisaran 9,7%. Pergerakan saham ACES sendiri tercatat telah merosot sedalam 197 poin atau turun sekitar 36,15% dalam kurun waktu satu tahun terakhir.
Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja, mengatakan pembagian dividen ini merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan terhadap transformasi bisnis yang dijalankan perseroan.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis melalui strategi pertumbuhan berkelanjutan yang diwujudkan melalui ekspansi yang terukur dan peningkatan produktivitas toko-toko eksisting, serta inovasi yang terus relevan dengan kebutuhan pelanggan," ujar Gregory dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Dividen Tinggi Didukung Strategi Pertumbuhan Berkelanjutan
Manajemen ACES memprediksi bahwa peluang percepatan ekonomi domestik serta pemenuhan kebutuhan sektor rumah tangga di tanah air masih terbuka sangat lebar.
Kondisi yang kondusif ini dijadikan landasan utama bagi emiten untuk konsisten memperluas jaringan bisnis secara berkelanjutan melalui penambahan jaringan ritel sekaligus peningkatan kualitas pengalaman belanja konsumen.
Langkah taktis ini diarahkan agar dapat mendukung tren pertumbuhan kinerja keuangan dalam jangka panjang sekaligus menjaga tingkat daya saing perusahaan di tengah perubahan dinamika konsumsi masyarakat.
Ekspansi AZKO Menjangkau Wilayah Baru
Hingga periode Mei 2026, pihak ACES tercatat telah meresmikan pengoperasian tujuh jaringan toko baru untuk merek AZKO sekaligus memperluas jangkauan pasar ke empat daerah potensial yang sebelumnya belum terjangkau layanan.
Empat wilayah baru tersebut tersebar di Berau yang berada di Kalimantan Timur, Pasuruan di kawasan Jawa Timur, Pekalongan di wilayah Jawa Tengah, serta Timika di area Papua Tengah.
Langkah ekspansi ini semakin memperkuat posisi tawar AZKO sebagai lini jaringan ritel penyedia kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup yang konsisten memperluas penetrasi pasar di berbagai daerah di Indonesia.
NEKA Tambah Lima Gerai Baru
Bukan hanya berfokus pada akselerasi toko AZKO, pihak ACES turut memaksimalkan penetrasi pengembangan untuk merek NEKA melalui pembukaan lima unit gerai ritel baru.
Jaringan gerai tersebut mengambil lokasi strategis di Bandar Jaya, Ratu Dibalau, Urip Sumoharjo, dan Metro yang berada di lingkup Provinsi Lampung, serta kawasan Leuwiliang di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penambahan infrastruktur toko ini menjadi bagian dari rencana taktis perusahaan untuk menangkap potensi pertumbuhan konsumsi domestik sekaligus mendekatkan aksesibilitas para pelanggan terhadap aneka ragam produk yang ditawarkan.
Melalui realisasi pembagian keuntungan dividen yang memecahkan rekor tertinggi dalam sejarah perusahaan dibarengi agenda ekspansi usaha yang konsisten berjalan, ACES menunjukkan dedikasinya dalam merumuskan nilai investasi jangka panjang bagi seluruh investor serta memperkuat akselerasi usaha di sektor pasar ritel tanah air.