Update 25 Mei 2026: Harga Perak Antam Melonjak ke Rp51.400 per Gram

Senin, 25 Mei 2026 | 14:28:05 WIB
Ilustrasi Perak Batangan. (Foto: akurat.co)

JAKARTA – Nilai jual komoditas perak murni garapan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam dikabarkan meroket naik cukup tinggi pada sesi transaksi Senin, 25 Mei 2026. Angka banderol perak Antam di awal pekan ini berhasil menembus kembali area Rp 51.000 untuk setiap gramnya.

Melihat rilis data dari situs resmi Logam Mulia, harga komoditas perak Antam (ANTM) untuk hari ini menanjak signifikan sebesar Rp 1.850 menuju posisi Rp 51.400 tiap gram.

Pada periode sebelumnya, harga perak Antam (ANTM) untuk sesi perdagangan hari Sabtu (23/5/2026) sempat mendapati pengurangan nilai sebesar Rp 650 ke level Rp 49.550 per gram.

Sementara pada sesi transaksi hari Jumat (22/5/2026), nilai eceran perak Antam (ANTM) berhasil bertengger kembali di area Rp 50.000 tiap gram setelah mencatatkan pertambahan sebesar Rp 400 menuju posisi Rp 50.200 per gram.

Memasuki hari Senin ini (25/5/2026), harga dasar untuk produk perak Antam (ANTM) murni cetakan bobot 250 gram dipatok senilai Rp 13.250.000, dengan nominal yang telah diakumulasikan bersama pungutan PPN 11% bertengger di angka Rp 14.707.500.

Selanjutnya, harga dasar komoditas perak Antam (ANTM) murni dengan ukuran seberat 500 gram berada pada posisi Rp 25.700.000, sedangkan untuk nilai jual yang sudah disertakan beban PPN 11% berada di level Rp 28.527.000.

Perak Antam Heritage

Berikutnya, nilai jual untuk produk perak Antam (ANTM) Heritage dengan denominasi berat 31,1 gram pada hari ini dihargai sebesar Rp 2.146.351, sedangkan untuk nominal akhir yang telah meliputi PPN 11% berada di kisaran Rp 2.382.450.

Adapun tarif produk perak Antam (ANTM) Heritage untuk ukuran berat 186,6 gram di hari ini dipasang senilai Rp 11.756.536, serta nilai jual pasarnya yang sudah termasuk hitungan PPN 11% bertengger di posisi Rp 13.049.755.

Di pihak lain, kurva harga perak di pasar internasional terpantau bergerak menanjak sebesar 3,12% menuju zona US$ 77,74 per ons pada saat penyusunan laporan berita ini dilakukan.

Halaman :

Terkini