JAKARTA - Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan peran penting koperasi dalam mendorong kemandirian ekonomi penyandang disabilitas.
Menurutnya, koperasi tidak hanya mengorganisir usaha komunitas, tetapi juga meningkatkan daya saing anggotanya di pasar.
“Dengan koperasi, penyandang disabilitas bisa lebih mandiri dan berdaya saing,” kata Ferry, Senin (8/12/2025) di Jakarta.
Semangat kesetaraan menjadi landasan penting dalam membangun akses ekonomi bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Baca JugaPGN Dorong Penggunaan BBG untuk Kendaraan Harga Stabil Rp 4500 Per Liter
Kesetaraan dan Akses Ekonomi
Menkop Ferry menekankan bahwa semua orang memiliki hak yang sama untuk mengembangkan bakat dan kehidupan.
“Semua orang dilahirkan di dunia dalam keadaan yang sama. Ini membuat kita sadar untuk saling membantu,” ujarnya.
Ia berharap koperasi dapat menjadi wadah yang memberikan akses lebih luas bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan kemampuan mereka.
Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong inklusi ekonomi bagi semua lapisan masyarakat.
Contoh Inspiratif Koperasi Tunanetra
Ferry menyoroti koperasi penyandang tunanetra yang memproduksi Alquran braille dan menyumbangkannya ke masjid-masjid sebagai contoh keberhasilan berbasis komunitas.
Menurutnya, model seperti ini menunjukkan bagaimana komunitas disabilitas bisa bersinergi dengan banyak pihak melalui koperasi.
“Beberapa waktu lalu kami didatangi koperasi penyandang tunanetra. Mereka memproduksi Alquran braille dan menyumbangkannya ke masjid. Basis komunitas seperti ini cocok bila punya koperasi,” jelas Menkop Ferry.
Koperasi sebagai Motor Ekonomi Inklusif
Ferry menekankan bahwa koperasi berbasis komunitas dapat menjadi motor penggerak ekonomi inklusif.
Dengan dukungan kementerian terkait, produk-produk yang dihasilkan komunitas disabilitas bisa dikembangkan lebih luas dan bermanfaat bagi masyarakat umum.
“Apa yang dilakukan koperasi tunanetra itu bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua. Basis komunitas bisa didorong untuk punya koperasi agar produk yang dihasilkan teman-teman disabilitas dapat berkembang,” tambahnya.
Koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana ekonomi, tetapi juga platform sosial yang memperkuat solidaritas dan kemandirian komunitas penyandang disabilitas.
Wildan Dwi Aldi Saputra
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Ini Rekomendasi 5 Mobil Listrik Bekas Terbaik 2026 Dengan Performa Unggulan
- Kamis, 02 April 2026
Industri Otomotif Nasional Unjuk Gigi Lewat GIICOMVEC 2026 Kendaraan Komersial
- Kamis, 02 April 2026
Jadwal Lengkap Kereta Api Tambahan Daop 6 Yogyakarta Libur Panjang Paskah
- Kamis, 02 April 2026
Krom Bank Catat Lonjakan Kredit Channeling Signifikan Bulan Februari 2026
- Kamis, 02 April 2026
Berita Lainnya
Pertamina Hulu Mahakam Onstreamkan Dua Sumur Baru, Target Produksi 20 MMscfd
- Kamis, 02 April 2026












