JAKARTA - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan RUA AlHaram AlMakki Company untuk menjajaki peluang investasi dalam pengembangan proyek King Salman Gate di Makkah.
Inisiatif ini menjadi langkah strategis BPKH untuk terlibat langsung dalam pengembangan kawasan di sekitar Masjidil Haram.
Penandatanganan MoU dilakukan di ajang Cityscape Global 2025 di Riyadh. Fadlul Imansyah, Kepala Pelaksana BPKH, menyebut kerja sama ini sebagai kesempatan penting untuk mendukung pengalaman beribadah jamaah haji dan umrah Indonesia.
Baca JugaProgram Bedah Rumah PKP 2026, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya
Kerja Sama Strategis Indonesia-Arab Saudi
RUA AlHaram merupakan pengembang utama yang dimiliki sepenuhnya oleh Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi. Melalui MoU ini, kedua pihak akan memperkuat sinergi bilateral dalam pengembangan kawasan strategis di sekitar Masjidil Haram.
Inisiatif ini sejalan dengan Vision 2030 Arab Saudi dan penguatan peran lembaga keuangan pemerintah Indonesia dalam ekosistem haji global. Penjajakan ini mencakup investasi properti, akuisisi lahan, dan partisipasi dalam produk investasi yang sesuai prinsip syariah.
Pengembangan King Salman Gate
Proyek King Salman Gate merupakan kawasan multi-fungsi berskala besar seluas lebih dari 12 juta meter persegi. Kawasan ini dirancang untuk meningkatkan akses, infrastruktur, dan layanan bagi pengunjung Masjidil Haram.
Selain pengembangan properti, MoU juga menekankan potensi kerja sama di sektor food and beverage (F&B). Fadlul menyebut pihaknya akan mengeksplorasi penawaran kuliner lokal dan internasional yang mencerminkan keragaman komunitas Muslim dunia.
Optimalisasi Dana Haji melalui Investasi Produktif
BPKH berkomitmen mengoptimalkan nilai manfaat dana haji melalui instrumen investasi yang aman, produktif, dan sesuai syariah. Penjajakan kerja sama ini diharapkan memberi nilai tambah bagi jamaah Indonesia.
Fadlul menegaskan bahwa strategi ini bertujuan memperluas jejaring kerja sama internasional, membuka ruang inovasi, dan memperkuat layanan serta fasilitas ibadah di Tanah Suci.
Kontribusi terhadap Ekosistem Haji Global
Dengan keterlibatan BPKH dalam proyek King Salman Gate, Indonesia memperkuat perannya dalam ekosistem haji global. Kemitraan ini memberikan peluang bagi lembaga keuangan untuk berinvestasi di sektor strategis sekaligus mendukung pengalaman jamaah.
MoU ini menjadi tonggak penting bagi BPKH untuk terus menjalin kerja sama global yang kredibel, inovatif, dan produktif, sejalan dengan visi meningkatkan layanan haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia.
Wildan Dwi Aldi Saputra
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pilihan 3 Tempat Makan Keluarga Terfavorit di Semarang Nyaman dan Ramah Anak
- Sabtu, 04 April 2026
Resep Cumi Bakar Jimbaran Rumahan dengan Rasa Autentik Ala Chef Devina
- Sabtu, 04 April 2026
Waktu Makan Malam Ideal Ternyata Kunci Penting Menjaga Kesehatan Tubuh
- Sabtu, 04 April 2026
Rekomendasi Rute Kuliner Blok M Paling Efisien untuk Long Weekend Santai
- Sabtu, 04 April 2026
Langkah Mudah Mengatur Menu Makanan untuk Penyerapan Zat Besi Lebih Optimal
- Sabtu, 04 April 2026
Berita Lainnya
Harga Minyak Dunia Terus Naik Terdorong Krisis Timur Tengah dan WTI Menguat Tajam
- Selasa, 31 Maret 2026
Pertamina Klarifikasi Isu Kenaikan BBM Nonsubsidi Ditengah Dinamika Pasar Energi Global
- Selasa, 31 Maret 2026












