JAKARTA - Kebutuhan rumah layak huni dengan harga terjangkau di Kota Ambon, Maluku, mendapat jawaban dengan hadirnya sejumlah perumahan ekonomis yang dibanderol di bawah Rp200 juta. Penawaran ini memberikan peluang besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan keluarga muda untuk memiliki hunian sendiri di tengah tingginya harga properti.
Beberapa pengembang lokal menawarkan rumah dengan harga mulai Rp150 juta hingga Rp190 juta per unit, tergantung tipe dan lokasi. Unit-unit ini terletak di beberapa kawasan strategis yang masih memiliki akses baik ke pusat kota, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pusat ekonomi.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Ambon, Yulius Pattiasina, mengatakan pihaknya mendukung penuh upaya pengembang dalam menghadirkan perumahan rakyat yang terjangkau.
Baca JugaProgram Bedah Rumah PKP 2026, Ini Syarat dan Kriteria Penerimanya
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar bisa memiliki rumah sendiri dengan harga yang sesuai kemampuan. Kehadiran perumahan ekonomis ini menjadi bukti konkret dukungan kami,” ujar Yulius.
Menurut data Disperkim, harga rata-rata rumah tapak di Ambon sudah menembus Rp300 juta ke atas dalam beberapa tahun terakhir, sehingga kehadiran rumah dengan harga di bawah Rp200 juta ini menjadi peluang langka yang patut dimanfaatkan.
Beberapa proyek perumahan yang ditawarkan dengan harga ekonomis di Kota Ambon, antara lain:
Perumahan Bukit Nania Asri
Terletak di kawasan Nania, menawarkan rumah tipe 36 dengan harga mulai Rp160 juta. Lokasinya hanya 15 menit dari pusat Kota Ambon dan memiliki akses jalan yang sudah diperkeras.
Perumahan Soya Residence
Berada di daerah Soya, rumah tipe 36/72 dijual mulai Rp180 juta, lengkap dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan lingkungan perumahan yang aman.
Perumahan Hative Besar Indah
Proyek ini menyediakan rumah tipe 30/60 dengan harga mulai Rp150 juta, cocok untuk keluarga muda yang baru memulai.
Perumahan Lateri Damai
Berada di Lateri, hunian tipe 36 ditawarkan dengan harga sekitar Rp190 juta. Perumahan ini juga dekat dengan jalur utama Trans Maluku dan fasilitas publik.
Yulius Pattiasina menjelaskan, rumah-rumah ini menyasar keluarga dengan penghasilan tetap maksimal Rp8 juta per bulan dan difasilitasi dengan kemudahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi.
“Pemerintah daerah bekerja sama dengan perbankan untuk memberikan KPR dengan bunga rendah, sehingga cicilan rumah lebih terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain harga yang ramah kantong, keunggulan lain dari proyek perumahan ini adalah lokasinya yang strategis dan dukungan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan pusat perbelanjaan yang dapat dijangkau dengan mudah. Hal ini dinilai akan meningkatkan kualitas hidup penghuninya.
Pemerintah juga menekankan pentingnya masyarakat mengajukan pembelian melalui jalur resmi untuk menghindari potensi penipuan. Warga diminta langsung mendatangi kantor pengembang atau menggunakan jalur perbankan resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan selalu memeriksa legalitas pengembang sebelum melakukan transaksi. Semua program perumahan ini sudah terdaftar dan memiliki izin resmi,” tegas Yulius.
Masyarakat yang berminat membeli rumah ini diimbau segera mengecek ketersediaan unit, mengingat permintaan rumah murah di Ambon cukup tinggi dan unit yang ditawarkan terbatas.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pink Moon April 2026 Muncul Rabu Malam, BRIN Jelaskan Waktu dan Cara Melihatnya
- Selasa, 31 Maret 2026
Ditjenpas Siap Terapkan WFH Sesuai Regulasi Pemerintah Pusat Secara Bertahap
- Selasa, 31 Maret 2026
Garuda Indonesia Setop Rute Jakarta Bengkulu, Ini Alasan Resmi Kemenhub
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Harga Minyak Dunia Terus Naik Terdorong Krisis Timur Tengah dan WTI Menguat Tajam
- Selasa, 31 Maret 2026
Pertamina Klarifikasi Isu Kenaikan BBM Nonsubsidi Ditengah Dinamika Pasar Energi Global
- Selasa, 31 Maret 2026













.jpg)