Breaking

Bank of America Beri Peringkat Beli untuk Saham Five Below

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 11 Juni 2026
Bank of America Beri Peringkat Beli untuk Saham Five Below
Ilustrasi Bank of America mempertahankan peringkat beli untuk saham Five Below dengan target harga 305 dolar AS. (Foto: NET)

JAKARTA – Bank of America telah mengidentifikasi pilihan utamanya di sektor ritel makanan menyusul koreksi harga baru-baru ini, dengan mengutip inisiatif yang dipimpin oleh merchant yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan traffic pelanggan.

Five Below (FIVE) – Bank investasi tersebut mempertahankan peringkat Buy-nya pada Five Below (NASDAQ:FIVE), dengan mengungkapkan keyakinan bahwa inisiatif utama yang dipimpin merchant dari perusahaan ini akan mendorong traffic pelanggan.

Inisiatif-inisiatif tersebut mencakup perluasan titik harga inti dan harga bulat, memperkenalkan produk "extreme value" yang dijual di atas 5 dolar AS, berfokus pada kebaruan produk, serta meningkatkan merchandising musiman dan royalti/lisensi studio. Selain itu, Bank of America juga menyoroti inisiatif pemasaran perusahaan sebagai pendorong penting kinerja di masa mendatang.

Bank of America menetapkan target harga sebesar 305 dolar AS untuk Five Below, berdasarkan 30 kali estimasi laba per saham fiskal 2028 dari perusahaan tersebut. Valuasi ini mencerminkan sedikit premium dibandingkan dengan rata-rata kelipatan 10 tahun perusahaan sebesar 28-29 kali laba, yang menurut bank tersebut dapat dibenarkan mengingat potensi pertumbuhan penjualan komparatif dan laba.

Bank tersebut mencatat bahwa pergeseran bauran ke titik harga yang lebih tinggi mendukung rata-rata harga jual per unit yang berpotensi menghasilkan kenaikan penjualan komparatif selama bertahun-tahun ke depan.

Bank of America mengidentifikasi beberapa risiko kenaikan untuk saham ini, termasuk pemulihan penjualan komparatif yang lebih cepat dari perkiraan, tren baru yang menciptakan lonjakan permintaan, tarif yang lebih rendah atau tidak ada sama sekali dari yang diperkirakan, serta kurva pematangan toko baru yang berkinerja lebih baik dari yang diantisipasi.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua