WOM Finance Bagikan Dividen Rp12,28 per Saham, Cek Jadwal Lengkapnya
- Jumat, 03 April 2026
JAKARTA - Keputusan pembagian dividen kembali menjadi perhatian investor di pasar modal, terutama bagi mereka yang mengincar pendapatan pasif dari kepemilikan saham.
Salah satu emiten yang resmi mengumumkan pembagian dividen adalah PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF), yang menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025.
Langkah ini menjadi sinyal positif bagi para pemegang saham, karena mencerminkan kinerja keuangan yang solid serta komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada investor. Tidak hanya itu, informasi terkait jadwal dan potensi imbal hasil juga menjadi faktor penting yang perlu dicermati sebelum mengambil keputusan investasi.
Baca JugaKinerja Moncer Nobu Bank 2025, Laba Melonjak 46 Persen dan QRIS 2 Juta Merchant
Keputusan RUPS Tetapkan Dividen 30% dari Laba Bersih
Rencana pembagian dividen tersebut telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 30 Maret 2026. Dalam rapat tersebut, para pemegang saham menyepakati alokasi dividen tunai sebesar maksimal Rp 42.765.791.444 atau setara 30% dari laba bersih perusahaan.
Direktur dan Sekretaris Perusahaan Wahana Ottomitra Multiartha, Cincin Lisa Hadi, menjelaskan bahwa keputusan tersebut telah disepakati bersama oleh pemegang saham. Dengan demikian, setiap investor yang memenuhi syarat akan memperoleh dividen sebesar Rp 12,28 per saham.
Kebijakan ini mencerminkan keseimbangan antara pembagian keuntungan kepada pemegang saham dan upaya perusahaan dalam menjaga keberlanjutan bisnis melalui laba ditahan.
Kinerja Keuangan Jadi Dasar Pembagian Dividen
Pembagian dividen yang dilakukan WOM Finance tidak terlepas dari kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun 2025. Hingga 31 Desember 2025, perseroan mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 142,55 miliar.
Selain itu, perusahaan juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp 1,37 triliun, serta total ekuitas mencapai Rp 1,98 triliun. Kondisi keuangan yang cukup kuat ini menjadi landasan bagi perusahaan untuk tetap membagikan dividen kepada para pemegang saham.
Dengan fundamental yang terjaga, perusahaan memiliki ruang untuk tetap memberikan imbal hasil kepada investor tanpa mengganggu stabilitas keuangan jangka panjang.
Jadwal Pembagian Dividen yang Perlu Diperhatikan
Bagi investor yang ingin mendapatkan hak atas dividen tunai ini, terdapat sejumlah tanggal penting yang harus diperhatikan. Pemegang saham yang berhak adalah mereka yang masih tercatat memiliki saham hingga 10 April 2026 pukul 16.00 WIB.
Cincin juga mengingatkan bahwa dividen yang diterima akan dikenakan pajak sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. "Jumlah pajak yang dikenakan akan menjadi tanggungan pemegang saham yang bersangkutan, serta dipotong langsung dari jumlah dividen tunai yang menjadi hak pemegang saham yang bersangkutan,” ujar dia.
Adapun rincian jadwal pembagian dividen WOMF adalah sebagai berikut:
Tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi 8 April 2026
Tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 9 April 2026
Tanggal cum dividen di pasar tunai 10 April 2026
Tanggal ex dividen di pasar tunai 13 April 2026
Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai 10 April 2026
Tanggal pembayaran dividen 4 Mei 2026
Memahami jadwal ini menjadi penting agar investor tidak melewatkan kesempatan untuk memperoleh dividen.
Potensi Dividen Yield Menarik bagi Investor
Selain nominal dividen, potensi imbal hasil atau dividend yield juga menjadi perhatian utama bagi pelaku pasar. Berdasarkan harga penutupan saham WOMF pada Kamis (2/4/2026) di level Rp 304 per saham, dividen yield yang ditawarkan mencapai sekitar 4,04%.
Angka ini tergolong menarik, terutama bagi investor yang mencari kombinasi antara capital gain dan pendapatan dividen. Dengan yield di atas rata-rata suku bunga deposito, saham WOMF dapat menjadi salah satu alternatif investasi yang patut dipertimbangkan.
Namun demikian, investor tetap perlu memperhatikan berbagai faktor lain seperti kondisi pasar, prospek bisnis perusahaan, serta risiko yang mungkin timbul di masa depan.
Pembagian dividen ini sekaligus menunjukkan bahwa WOM Finance tetap berupaya menjaga kepercayaan investor melalui kinerja yang konsisten. Ke depan, kebijakan dividen yang stabil dapat menjadi salah satu daya tarik utama bagi saham perusahaan di tengah persaingan pasar modal yang semakin ketat.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Mega Insurance Lirik Peluang Kampung Nelayan 5.000 Program Nasional 2029
- Jumat, 03 April 2026
Penyaluran KUR BRI Tembus Rp31,42 Triliun per Februari 2026, UMKM Makin Terdorong
- Jumat, 03 April 2026
Berita Lainnya
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.131 Triliun, Tumbuh 8,61 Persen di 2025
- Jumat, 03 April 2026
Penyaluran KUR BRI Tembus Rp31,42 Triliun per Februari 2026, UMKM Makin Terdorong
- Jumat, 03 April 2026
Harga Perak Dunia Anjlok Ikuti Emas Tertekan Dolar dan Geopolitik Global
- Jumat, 03 April 2026










