Damri Pangkalpinang Layani 1000 Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2026 Berlangsung Lancar
- Rabu, 01 April 2026
JAKARTA - Periode angkutan Lebaran selalu menjadi momen penting bagi layanan transportasi darat, termasuk di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
Aktivitas masyarakat yang meningkat menjelang hari raya mendorong kebutuhan mobilitas antarkota. Hal ini turut berdampak pada jumlah penumpang yang dilayani oleh Perum Damri Cabang Pangkalpinang.
Perum Damri Cabang Pangkalpinang mencatatkan total penumpang mencapai 1.000 orang selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung sejak 10 Maret hingga 29 Maret 2026. Jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan aktivitas perjalanan dibandingkan hari biasa.
Baca JugaPerusahaan di Batam: Daftar, Sektor Industri, dan Peluang Karier 2026
Meski mengalami lonjakan signifikan dibandingkan hari normal, angka tersebut tercatat menurun jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kondisi ini mencerminkan adanya perubahan pola mobilitas masyarakat.
Rute Tanjung Kalian Dominasi Jumlah Penumpang Tertinggi
General Manager Perum Damri Pangkalpinang, Agus Kuswana, mengatakan, rute menuju Pelabuhan Tanjung Kalian tetap menjadi penyumbang penumpang terbanyak selama periode angkutan Lebaran. Rute ini menjadi jalur favorit bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau.
"Untuk angkutan antar kota kita, perolehan penumpang mencapai 1.000 orang. Momen paling tinggi ada di rute Tanjung Kalian dengan perolehan hingga 899 orang. Bahkan pada hari penutupan, dalam sehari kami bisa melayani hingga 100 penumpang," kata Agus, Selasa 31 Maret 2026.
Tingginya angka penumpang pada rute tersebut menunjukkan peran strategis Pelabuhan Tanjung Kalian sebagai pintu keluar masuk utama di wilayah tersebut, khususnya selama musim mudik.
Perbandingan Tahunan Tunjukkan Penurunan Volume Penumpang
Jika dibandingkan dengan hari operasional biasa, Damri mencatat kenaikan volume penumpang yang cukup drastis, yakni mencapai 70 persen. Peningkatan ini menjadi indikator tingginya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Namun, performa secara tahunan menunjukkan tren penurunan. Pada periode yang sama di tahun sebelumnya, Damri Pangkalpinang mampu mengangkut hingga 1.500 penumpang. Dengan realisasi tahun ini yang hanya mencapai 1.000 orang, terjadi penurunan sekitar 40 persen.
Agus juga menyoroti adanya pergeseran arus penumpang pada musim mudik kali ini. Perubahan pola perjalanan ini menjadi faktor yang memengaruhi capaian jumlah penumpang secara keseluruhan.
Perubahan Pola Perjalanan Penumpang Selama Mudik
"Yang paling tinggi justru penumpang yang masuk ke Pangkalpinang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Pangkalpinang menuju Palembang jumlahnya lebih sedikit dibandingkan tahun lalu," katanya.
Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan arah mobilitas masyarakat, yang kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti tujuan perjalanan, kebutuhan ekonomi, maupun kondisi transportasi alternatif.
Perubahan tersebut juga memberikan gambaran bahwa distribusi penumpang tidak lagi terpusat pada arus keluar kota, melainkan lebih seimbang antara arus masuk dan keluar.
Operasional Armada Berjalan Lancar Tanpa Kendala Teknis
Guna menunjang kelancaran angkutan Lebaran, Damri Pangkalpinang mengoperasikan total tujuh armada antarkota. Armada tersebut terdiri dari enam unit bus besar HI Ace dan satu unit bus medium yang disiapkan untuk melayani penumpang.
Agus memastikan seluruh operasional berjalan tanpa kendala berarti selama periode tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan yang dilakukan.
“Alhamdulillah, selama kegiatan ini semua lancar. Tidak ada kendala teknis maupun kecelakaan, kita tercatat zero accident," katanya. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan pengelolaan operasional selama masa sibuk.
Kesiapan Armada Didukung Hasil Pemeriksaan Kelayakan Kendaraan
Diberitakan sebelumnya, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan seluruh unit armada di Perum Damri Cabang Pangkalpinang dalam kondisi laik jalan dan siap beroperasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Hal itu dipastikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Babel, M Haris, usai melakukan ramp check pada 28 Januari 2026. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi sebelum memasuki periode angkutan Lebaran.
Haris mengatakan, berdasarkan laporan dari tim penguji dan Balai Pengelola Transportasi Darat, seluruh kelengkapan kendaraan Damri memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.
“Sepanjang yang kami lihat hari ini di Damri, semuanya layak jalan dan siap beroperasi,” kata Haris. Ia juga berharap Damri dapat menjadi pionir angkutan umum di wilayah Bangka Belitung.
“Kami mengharapkan Damri sebagai perusahaan BUMN dapat menjadi pionir dan contoh bagi perusahaan otobus lainnya dalam hal kesiapan armada, terutama menjelang persiapan hari raya," ujar Haris.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026
Pendapatan MPMX Turun Tipis 2025 Laba Bersih Tertekan Di Tengah Tantangan
- Rabu, 01 April 2026
Berita Lainnya
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026
Pendapatan MPMX Turun Tipis 2025 Laba Bersih Tertekan Di Tengah Tantangan
- Rabu, 01 April 2026
Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Terbaru April 2026 Lengkap Tarif Murah
- Rabu, 01 April 2026








