Jumat, 15 Mei 2026

Mitratel Raih Green Trade Loan 500 Miliar Rupiah dari HSBC Indonesia

Mitratel Raih Green Trade Loan 500 Miliar Rupiah dari HSBC Indonesia
Tower MTEL (Sumber Gambar : insight.kontan.co.id)

JAKARTA – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) mendapatkan fasilitas kredit Green Trade Loan dari HSBC Indonesia sejumlah Rp 500 miliar guna pengembangan infrastruktur digital yang berkelanjutan. Fasilitas pinjaman ini memiliki sifat jangka pendek (short term) serta uncommitted. Perusahaan akan mengalokasikan dana tersebut untuk membiayai berbagai proyek yang sesuai dengan kriteria hijau atau berkelanjutan.

Mitratel berencana menggunakan pendanaan tersebut demi memperluas jaringan Fiber to the Tower sekaligus memperkokoh ekosistem menara telekomunikasi berkelanjutan pada berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko, memiliki harapan agar langkah tersebut mampu menaikkan efisiensi energi serta mengurangi jejak karbon operasional perusahaan lewat pengembangan infrastruktur digital yang ramah lingkungan.

Baca Juga

Strategi WOM Finance Jaga Kualitas Kredit Modal Kerja di Sektor Usaha

“Fasilitas Green Trade Loan ini menjadi bagian penting dari strategi Mitratel dalam memperkuat pembangunan infrastruktur digital yang berkelanjutan di Indonesia,” jelas pria yang akrab dipanggil Teddy dalam keterangan resmi sebagaimana dilansir dari berita sumber, Rabu (14/5/2026).

Mitratel pun terus menjalankan pengembangan green tower initiatives lewat penggunaan energi terbarukan, yang mencakup penguatan layanan Power as a Service (PaaS) serta integrasi panel surya di menara telekomunikasi.

Teddy memberikan penilaian bahwa pendekatan itu tidak sekadar menaikkan efisiensi operasional, namun juga memperkokoh kontribusi perusahaan demi mendukung transisi energi bersih pada sektor infrastruktur digital.

Baginya, kolaborasi antara Mitratel dengan HSBC menjadi cerminan kuatnya fundamental Environmental, Social, and Governance (ESG) Mitratel di tengah ekspansi bisnis yang terus berjalan.

“Pencapaian ESG Risk Rating Mitratel di level 18,8 kategori low risk menunjukkan kemampuan perseroan mengelola risiko keberlanjutan secara konsisten,” ucap Teddy sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG

Kinerja Solid, BSI Perkuat Fundamental ESG

Support Kelancaran Puncak Haji, BSI Kirim 600 Kursi Roda ke Tanah Suci

Support Kelancaran Puncak Haji, BSI Kirim 600 Kursi Roda ke Tanah Suci

Pangsa Pasar Astra April 2026 Stabil di Level 52 Persen

Pangsa Pasar Astra April 2026 Stabil di Level 52 Persen

Danantara Membuka Kesempatan Akuisisi Saham Weda Bay Nickel Milik Eramet

Danantara Membuka Kesempatan Akuisisi Saham Weda Bay Nickel Milik Eramet

Bank Mandiri Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen pada Tahun 2026

Bank Mandiri Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen pada Tahun 2026