Kamis, 19 Februari 2026

Program Mudik Gratis Kemenhub 2026: Kuota 15 Ribu Penumpang Tersedia

Program Mudik Gratis Kemenhub 2026: Kuota 15 Ribu Penumpang Tersedia
Program Mudik Gratis Kemenhub 2026: Kuota 15 Ribu Penumpang Tersedia

JAKARTA - Keamanan dalam perjalanan pulang kampung menjadi fokus utama pemerintah di tengah prediksi lonjakan mobilisasi masyarakat pada Lebaran tahun ini. Menyadari risiko tinggi penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jarak jauh, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengaktifkan solusi transportasi massal yang aman melalui penyediaan armada cuma-cuma bagi masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus memberikan perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

Program ini diharapkan mampu menekan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang kerap mendominasi arus mudik dan memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi. Melalui inisiatif ini, pemerintah berupaya mengalihkan beban jalan raya dari kendaraan roda dua ke moda transportasi bus yang lebih terorganisir. Selain menyediakan ratusan bus, Kemenhub juga menyiapkan truk khusus untuk mengangkut sepeda motor pemudik agar perjalanan jarak jauh menjadi lebih aman, sehingga masyarakat tetap memiliki alat transportasi saat sampai di kampung halaman tanpa harus menempuh risiko berkendara antarprovinsi.

Target Distribusi Penumpang dan Jadwal Pendaftaran

Baca Juga

Analisis BMKG Jawa Timur Berpeluang Hujan Petir Saat Siang Dan Hujan Ringan Pada Malam Hari

Implementasi program ini telah direncanakan secara matang dengan lini masa yang jelas agar masyarakat dapat melakukan persiapan lebih awal. Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan, mengatakan, pendaftaran mudik gratis akan dimulai pada tanggal 1 Maret 2026. Masyarakat yang berminat diharapkan segera memantau kanal resmi Kemenhub untuk memenuhi persyaratan administrasi yang ditetapkan.

Kemenhub telah mengalokasikan armada dalam jumlah yang cukup signifikan untuk menjangkau puluhan titik destinasi. "Kami juga akan menyediakan 401 bus mudik gratis yang memuat kapasitas sebanyak 15.834 penumpang dan 8 truk untuk mengangkut 240 sepeda motor dengan 34 kota tujuan mudik gratis meliputi provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Sumatera,” ujar Aan, dalam keterangan resmi, Rabu. Penjangkauan hingga 34 kota ini menunjukkan luasnya cakupan program guna mengakomodasi kebutuhan perantau dari berbagai wilayah.

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Nasional

Tantangan mudik tahun 2026 diprediksi akan jauh lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data pemetaan pergerakan masyarakat, angka pemudik diperkirakan akan menyentuh angka yang fantastis. Aan menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk menciptakan penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 yang selamat, aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Data estimasi menunjukkan bahwa jutaan orang akan bergerak secara bersamaan dalam periode waktu yang singkat. "Sebagaimana yang kita ketahui, pada masa Lebaran tahun 2026 ini diperkirakan sebanyak 143 juta orang akan melakukan perjalanan. Jawa Barat menjadi provinsi asal favorit dengan estimasi jumlah pergerakan sebanyak 21,52 persen atau 30,97 juta orang,” ucap Aan. Angka ini menjadi basis bagi pemerintah untuk melakukan rekayasa lalu lintas dan penyediaan armada tambahan.

Pemetaan Provinsi Tujuan dan Kesiapan Infrastruktur

Tidak hanya provinsi asal, titik tujuan mudik juga menjadi konsentrasi utama dalam koordinasi angkutan Lebaran. Aliran pemudik terbanyak diprediksi akan mengarah ke jantung Pulau Jawa. “Sementara, Jawa Tengah menjadi provinsi tujuan favorit dengan estimasi sebanyak 26,90 persen atau 38,71 juta orang," kata Aan. Konsentrasi masa yang sedemikian besar memerlukan kesiapan fasilitas penunjang yang memadai di sepanjang jalur mudik.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Ditjen Perhubungan Darat menyiapkan 177 terminal (115 Tipe A dan 62 Tipe B), 48 UPPKB yang difungsikan menjadi rest area. Penyiapan terminal dan jembatan timbang (UPPKB) sebagai tempat istirahat sementara diharapkan dapat membantu para pengemudi dan pemudik untuk menjaga kondisi fisik selama perjalanan, sehingga angka kecelakaan akibat kelelahan dapat ditekan seminimal mungkin. Sinergi antara ketersediaan armada bus gratis dan infrastruktur pendukung yang kuat menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan mudik tahun ini.

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Panduan Bansos PKH Dan BPNT 2026 Cair Cek Penerima Dan Rincian Nominal Hingga Rp750.000

Panduan Bansos PKH Dan BPNT 2026 Cair Cek Penerima Dan Rincian Nominal Hingga Rp750.000

KDEI: Penerbangan Taipei-Manado Jadi Pintu Baru Ekspor Unggulan Indonesia Ke Taiwan

KDEI: Penerbangan Taipei-Manado Jadi Pintu Baru Ekspor Unggulan Indonesia Ke Taiwan

Layanan Penerbangan Bone Morowali Resmi Beroperasi Dengan Harga Tiket 500 Ribuan

Layanan Penerbangan Bone Morowali Resmi Beroperasi Dengan Harga Tiket 500 Ribuan

Rekomendasi Mobil Listrik Harga Di Bawah Rp250 Juta Yang Cocok Untuk Mahasiswa

Rekomendasi Mobil Listrik Harga Di Bawah Rp250 Juta Yang Cocok Untuk Mahasiswa

Daftar Rekomendasi Mobil Listrik Murah 2026 Harga Mulai 100 Jutaan Saja

Daftar Rekomendasi Mobil Listrik Murah 2026 Harga Mulai 100 Jutaan Saja