Strategi Besar Nebius: Akuisisi Tavily Tingkatkan Pencarian Real-Time Agen AI
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Nebius, perusahaan penyedia layanan AI berbasis cloud yang terdaftar di NASDAQ, mengambil langkah strategis dengan mengakuisisi Tavily — sebuah perusahaan teknologi pencarian real-time untuk agen AI — dalam upaya memperkuat kemampuan platform mereka di tengah pesatnya adopsi sistem kecerdasan buatan otonom oleh perusahaan global.
Ringkasan Transaksi dan Target Strategis
Dalam pengumuman resmi yang dirilis pada 10 Februari 2026, Nebius mengonfirmasi kesepakatan untuk membeli Tavily, startup pencarian agentik yang telah melayani berbagai perusahaan besar termasuk perusahaan Fortune 500 dan nama-nama terkemuka di industri teknologi. Akuisisi ini dimaksudkan untuk menggabungkan infrastruktur pencarian real-time milik Tavily ke dalam tumpukan teknologi Nebius yang sudah ada, meningkatkan kapabilitas bagi pengembangan dan operasional agen-agen AI kelas perusahaan.
Baca JugaStrategi Spasial dan Transformasi Sosial Budaya Ngopi di Bandung
Teknologi pencarian real-time menjadi komponen penting bagi agen AI yang beroperasi di dunia nyata, karena agen tersebut membutuhkan akses informasi terkini dari web untuk menjawab pertanyaan, menyelesaikan tugas kompleks, hingga melakukan pengambilan keputusan berbasis fakta. Integrasi ini memungkinkan Nebius menawarkan solusi terintegrasi yang merangkul seluruh siklus pembuatan agen AI, dari inferensi hingga pencarian informasi.
Pernyataan Petinggi Nebius dan Filosofi Integrasi
Roman Chernin, salah satu pendiri sekaligus Chief Business Officer Nebius, menekankan bahwa tujuan perusahaan bukan sekadar menjadi penyedia infrastruktur-as-a-service biasa. Menurut Chernin, integrasi Tavily adalah bagian dari upaya Nebius untuk menyediakan platform yang lengkap bagi komunitas pengembang dan perusahaan yang ingin membangun produk atau layanan AI canggih tanpa harus bergantung pada banyak vendor teknologi terpisah.
“Sistem pencarian agentik Tavily mengisi bagian penting dari tumpukan teknologi kami, sehingga pengembang dapat fokus pada aplikasinya sendiri tanpa harus mengelola berbagai vendor berbeda,” ujar Chernin dalam pernyataannya.
Peran Tavily dan Dampaknya pada Ekosistem AI
Tavily dikenal luas karena kemampuan teknologinya menyediakan lapisan pencarian web yang bisa diandalkan oleh agen-agen AI sehingga mereka dapat segera mengakses informasi terkini dan relevan. Hal ini menjadi solusi penting bagi developer yang sebelumnya menghadapi tantangan sistem pencarian yang dirancang untuk manusia, bukan mesin.
Dengan lebih dari 3 juta unduhan SDK setiap bulan dan basis pengembang lebih dari satu juta pengguna, teknologi Tavily selama ini telah digunakan oleh berbagai perusahaan besar termasuk IBM, Cohere, dan Groq. CEO Tavily, Rotem Weiss, akan bergabung dengan Nebius bersama timnya, sementara Tavily tetap beroperasi dengan merek yang sama sambil memanfaatkan jaringan dan sumber daya global Nebius.
Weiss menjelaskan bahwa pasar pencarian agentik merupakan peluang bernilai miliaran dolar yang diperkirakan akan terus tumbuh secara eksponensial seiring lebih banyak organisasi mengadopsi agen-agen otonom dalam operasi mereka.
Prospek Pasar Agen AI dan Alasan di Balik Akuisisi
Permintaan terhadap teknologi agentic AI disebut-sebut sebagai salah satu tren terbesar di sektor teknologi saat ini, dengan proyeksi pertumbuhan industri dari sekitar USD 7 miliar pada 2025 menjadi antara USD 140 miliar hingga USD 200 miliar pada awal tahun 2030-an. Pertumbuhan pangsa pasar yang cepat ini menjadi faktor pendorong utama di balik akuisisi Tavily.
Nebius sendiri selama setahun terakhir telah mencatat imbal hasil saham yang kuat dan mengalami pertumbuhan signifikan, bahkan mampu mengungguli pasar lebih luas. Integrasi kemampuan pencarian real-time dinilai akan membantu perusahaan memperluas penawaran produknya serta memperkuat posisinya di pasar infrastruktur AI global.
Tantangan dan Tantangan Integrasi Teknologi
Meskipun teknologi agentic AI menawarkan banyak peluang, tantangan tetap ada, terutama terkait bagaimana sistem AI mengakses dan memverifikasi informasi secara cepat dan akurat. Melalui integrasi Tavily, Nebius berambisi menyederhanakan proses teknis tersebut agar developer dapat lebih fokus pada penggunaan akhir dan pengembangan solusi inovatif berbasis AI.
Belum ada rincian resmi mengenai nilai keseluruhan transaksi dari kedua perusahaan. Namun, beberapa laporan media internasional menyebut angka awal kesepakatan berada di kisaran USD 275 juta, dengan potensi kenaikan nilai berdasarkan pencapaian target tertentu.
Dengan langkah ini, Nebius bertaruh bahwa penggabungan pencarian real-time ke dalam platform AI cloud mereka akan menjadi pembeda strategis di pasar yang semakin kompetitif, sekaligus membuka peluang baru untuk inovasi di dunia agen otonom dan aplikasi AI masa depan.
Fery
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Solusi Mudik Aman: Kemenhub Siapkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026
- Rabu, 11 Februari 2026
Reformasi Pasar Modal Berpotensi Menekan Laba Dan Model Bisnis Perusahaan Sekuritas
- Rabu, 11 Februari 2026
Update Harga Sembako Jogja 11 Februari 2026: Daging Ayam dan Cabai Melejit
- Rabu, 11 Februari 2026
Berita Lainnya
Institut Al Azhar Menganti Borong Empat Penghargaan Jurnal ARJUNU Awards
- Rabu, 11 Februari 2026
Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026: Sains dan Panduan Salat Kusuf
- Rabu, 11 Februari 2026
Rekomendasi 5 Tas Branded Original di Shopee: Belanja Mewah Banyak Diskon
- Rabu, 11 Februari 2026
Ramalan Shio Rabu 11 Februari 2026, Saat Tepat Bersihkan Energi Negatif
- Rabu, 11 Februari 2026
Puncak Keberuntungan Enam Shio Panen Rezeki Besar Rabu 11 Februari 2026
- Rabu, 11 Februari 2026
Terpopuler
1.
LPS Targetkan Kredit Bank Tumbuh 12 Persen di Momentum Ramadhan 2026
- 11 Februari 2026
2.
3.
4.
Keamanan EV China Disorot: Nio Tarik Ratusan Ribu Unit Mobil
- 11 Februari 2026
5.
BRI Finance Proyeksikan NPF Tetap Terjaga Pasca-Lebaran 2026
- 11 Februari 2026












