Tiket Kereta Api Lebaran H Minus Tiga Dan Dua Laris Manis, Pemudik Diimbau Cepat Pesan
- Kamis, 05 Februari 2026
JAKARTA - Antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik menggunakan kereta api kembali terlihat menjelang Lebaran 2026.
Sejak awal masa penjualan, tiket kereta api reguler menunjukkan tren pemesanan yang terus meningkat, terutama untuk tanggal-tanggal favorit mendekati hari raya. PT Kereta Api Indonesia (Persero) pun mencatat bahwa H-3 dan H-2 Lebaran masih menjadi waktu keberangkatan yang paling diburu calon penumpang.
Melalui pengaturan Angkutan Lebaran 2026, KAI menerapkan skema penjualan tiket secara bertahap atau H-45. Skema ini dirancang agar masyarakat memiliki ruang lebih luas dalam merencanakan perjalanan, sekaligus membantu perusahaan mengelola arus penumpang agar lebih merata di berbagai tanggal keberangkatan.
Baca JugaSidang Parade Caba TNI AD Ambon: Komitmen Rekrutmen Tanpa Pungli
Skema Penjualan Bertahap Angkutan Lebaran
Dalam pelaksanaan Angkutan Lebaran tahun ini, KAI membuka penjualan tiket secara berjenjang mulai dari H-3, H-2, H-1, H1 hingga H2 Lebaran. Pola tersebut bertujuan memberi fleksibilitas kepada masyarakat dalam menentukan waktu perjalanan, tanpa harus terfokus pada satu atau dua tanggal tertentu saja.
Dengan sistem ini, pemesanan tiket tidak langsung dibuka untuk seluruh periode sekaligus. Masyarakat dapat menyesuaikan rencana mudik sesuai kebutuhan, sementara KAI dapat memantau pergerakan penumpang secara lebih terukur. Pendekatan ini juga dinilai efektif untuk mengurangi kepadatan ekstrem pada satu waktu tertentu.
KAI menegaskan bahwa penerapan skema H-45 menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan kualitas layanan transportasi kereta api, khususnya saat periode dengan permintaan tinggi seperti Lebaran.
Ratusan Ribu Tiket Sudah Dipesan
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan bahwa hingga 5 Februari 2026 pukul 10.00 WIB, total pemesanan tiket kereta api untuk periode 11 Maret hingga 22 Maret 2026 telah mencapai 496.967 tiket. Angka tersebut mencerminkan minat masyarakat yang tinggi, meskipun penjualan masih terus berlangsung sesuai jadwal yang ditetapkan.
Saat ini, pemesanan tiket baru dibuka hingga 22 Maret 2026 mengikuti ketentuan H-45. Anne menyebut, jumlah tiket yang terjual diperkirakan akan terus bertambah seiring dibukanya tanggal-tanggal keberangkatan berikutnya dan semakin dekatnya waktu mudik.
Data ini juga menjadi dasar bagi KAI untuk menyiapkan langkah operasional tambahan, termasuk kemungkinan pengoperasian kereta ekstra guna memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tanggal Favorit Masih Mendominasi
Berdasarkan rincian penjualan, H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 tercatat sebanyak 58.430 tiket telah terjual. Sementara itu, penjualan tiket H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 bahkan mencapai 60.577 tiket. Angka ini menegaskan bahwa dua hari menjelang Lebaran masih menjadi pilihan utama pemudik.
Untuk H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, jumlah tiket yang telah dipesan mencapai 47.490 tiket. Pada H1 Lebaran atau 21 Maret 2026, tiket terjual sebanyak 41.228, sedangkan H2 Lebaran atau 22 Maret 2026 tercatat 39.802 tiket telah dipesan.
Meski demikian, KAI menyampaikan bahwa tanggal-tanggal lain di sekitar periode Lebaran masih memiliki ketersediaan kursi. Masyarakat diimbau mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan agar tetap memperoleh tiket sesuai rencana perjalanan.
Persiapan Operasional Dan Kereta Tambahan
Seiring tingginya permintaan, KAI terus menyiapkan berbagai langkah operasional untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026. Anne Purba menyebut bahwa rencana pengoperasian kereta api tambahan masih dalam tahap finalisasi dan akan diumumkan secara resmi setelah seluruh proses persiapan selesai.
Selain penambahan layanan, KAI juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian. Pemeriksaan ini mencakup kondisi lokomotif, rangkaian kereta, serta fasilitas pendukung lainnya guna memastikan seluruh layanan berada dalam kondisi prima saat melayani pelanggan.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang, terutama pada periode puncak arus mudik dan balik yang dikenal memiliki intensitas perjalanan sangat tinggi.
Sistem Ticketing Dan Imbauan Resmi
Dalam menjaga ketertiban layanan, KAI menerapkan sistem ticketing yang transparan dan terkontrol. Setiap tiket wajib menggunakan identitas asli penumpang, dengan ketentuan satu identitas hanya untuk satu nama. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan tiket dan memastikan keadilan bagi seluruh pelanggan.
Proses boarding penumpang juga didukung teknologi face recognition di sejumlah stasiun. Selain itu, pembatasan transaksi per kode booking diterapkan agar tiket benar-benar digunakan oleh penumpang yang berhak sesuai data pemesanan.
KAI mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, serta mitra resmi Online Travel Agent yang telah bekerja sama. Langkah ini penting untuk menghindari potensi penipuan sekaligus memastikan keabsahan tiket perjalanan.
Ketentuan Khusus Tiket Rombongan
Selain penjualan tiket reguler, KAI juga memberlakukan ketentuan khusus untuk pemesanan tiket rombongan. Alokasi tiket rombongan dibatasi maksimal 10 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia pada setiap perjalanan kereta api.
Kebijakan ini bertujuan menjaga pemerataan akses bagi masyarakat luas. Prioritas utama tiket rombongan diberikan kepada program mudik gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun berbagai instansi, sehingga manfaat layanan transportasi dapat dirasakan lebih banyak pihak.
Anne menegaskan, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan transparansi. Dengan dukungan seluruh insan KAI Group, perusahaan berharap perjalanan mudik Lebaran 2026 dengan kereta api dapat berlangsung tertib, aman, serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi seluruh masyarakat.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Apresiasi Loyalitas PNS: Bank Jatim Sumenep Banjir Hadiah Akhir Tahun
- Jumat, 06 Februari 2026
Strategi Cerdas Keluarga Indonesia Amankan Aset di Tengah Fluktuasi Global
- Jumat, 06 Februari 2026
Dapur Ce-Bu: Simbol Ketangguhan dan Kemandirian Ekonomi Perempuan Bugis
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Literasi Budaya: Mahasiswa Unand Transformasi Tambo Mungo Jadi Buku Anak
- Jumat, 06 Februari 2026
Mendagri Tegaskan Presiden Mobilisasi Nasional Renovasi Rumah Korban Bencana
- Jumat, 06 Februari 2026
Terpopuler
1.
2.
12 Ragam Camilan Imlek 2026 Sarat Filosofi Keharmonisan dan Harapan
- 06 Februari 2026
3.
4.
Rekomendasi 5 Tempat Makan Sambal Rampai Ayam Goreng Pedas Favorit
- 06 Februari 2026












