JAKARTA - Masyarakat diimbau untuk memeriksa harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina terbaru sebelum melakukan perjalanan.
Mulai Minggu, 25 Januari 2026, beberapa jenis BBM nonsubsidi mengalami penyesuaian harga, sementara BBM subsidi tetap stabil. Penurunan ini sejalan dengan Keputusan Menteri ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang menjadi revisi dari Kepmen sebelumnya, No. 62 K/12/MEM/2020.
Secara umum, harga Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex mengalami penurunan. Misalnya, harga Pertamax di wilayah dengan PBBKB 5 persen, termasuk DKI Jakarta, turun menjadi Rp12.350 per liter dari sebelumnya Rp12.750 per liter.
Baca JugaASN Kementerian ESDM Perkuat Tata Kelola Tambang Lewat Big Data
Sementara, Pertamax Turbo kini dijual Rp13.400 per liter, dari sebelumnya Rp13.750 per liter, dan Pertamax Green 95 menjadi Rp13.150 per liter, turun dari Rp13.500 per liter.
Dexlite kini dibanderol Rp13.500 per liter, sebelumnya Rp14.700 per liter. Pertamina Dex mengalami koreksi harga signifikan, dari Rp15.000 menjadi Rp13.600 per liter.
Sementara itu, BBM subsidi, yaitu Pertalite dan Bio Solar, tidak mengalami perubahan harga. Pertalite tetap Rp10.000 per liter, dan Bio Solar stabil di angka Rp6.800 per liter.
Dampak Penyesuaian Harga
Penurunan harga BBM nonsubsidi ini tidak hanya meringankan beban konsumen, tetapi juga berdampak pada perencanaan transportasi bagi masyarakat yang akan bepergian. Dengan harga yang lebih rendah, khususnya untuk jenis BBM berkualitas tinggi, pengguna kendaraan pribadi dan transportasi komersial bisa lebih fleksibel mengatur perjalanan.
Langkah ini juga menunjukkan kebijakan pemerintah dan Pertamina dalam menyesuaikan harga BBM sesuai kondisi pasar dan formula harga dasar yang telah diatur, sehingga harga tetap transparan dan terukur.
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Berdasarkan Wilayah
Sumatera dan Aceh:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp12.500/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex: Rp13.900/liter
Solar: Rp6.800/liter
Free Trade Zone (FTZ) Sabang:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp11.500/liter
Dexlite: Rp12.600/liter
Solar: Rp6.800/liter
Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp12.800/liter
Pertamax Turbo: Rp13.700/liter
Dexlite: Rp14.100/liter
Pertamina Dex: Rp14.200/liter
Solar: Rp6.800/liter
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp12.350/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Pertamax Green 95: Rp13.150/liter
Dexlite: Rp13.500/liter
Pertamina Dex: Rp13.600/liter
Solar: Rp6.800/liter
Bali dan Nusa Tenggara Barat:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp12.350/liter
Pertamax Turbo: Rp13.400/liter
Dexlite: Rp13.500/liter
Pertamina Dex: Rp13.600/liter
Solar: Rp6.800/liter
Papua, Maluku, dan Sulawesi:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp12.650–13.700/liter
Dexlite: Rp13.800/liter
Pertamina Dex (beberapa wilayah): Rp13.900/liter
Solar: Rp6.800/liter
Penyesuaian Sesuai Formula Harga Dasar
Menurut Pertamina, penyesuaian harga BBM dilakukan mengikuti formula harga dasar yang dihitung berdasarkan harga minyak internasional, biaya distribusi, dan pajak. Penurunan ini diputuskan agar harga BBM nonsubsidi lebih kompetitif sekaligus tetap memperhatikan daya beli masyarakat.
Masyarakat disarankan selalu memantau update harga BBM harian, terutama menjelang perjalanan jauh atau mudik, agar dapat mengoptimalkan anggaran bahan bakar dan menghindari kesalahan perhitungan biaya transportasi.
Pesan untuk Masyarakat
Dengan harga BBM nonsubsidi yang turun, masyarakat diimbau untuk:
Mengecek harga BBM di wilayah masing-masing sebelum bepergian.
Memanfaatkan BBM berkualitas tinggi seperti Pertamax dan Pertamina Dex untuk performa kendaraan optimal.
Tetap menggunakan BBM subsidi secara tepat untuk kendaraan yang memenuhi ketentuan, agar manfaat harga lebih maksimal.
Langkah ini juga diharapkan mendorong masyarakat agar lebih hemat dan bijak dalam penggunaan BBM, serta menyesuaikan pengeluaran bahan bakar dengan kebutuhan perjalanan.
Penurunan harga BBM nonsubsidi mulai 25 Januari 2026 memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jarak jauh maupun harian. Sementara itu, BBM subsidi tetap stabil, sehingga masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
Update harga BBM ini mencerminkan komitmen Pertamina dalam memberikan harga yang transparan, wajar, dan sesuai regulasi. Bagi pengguna kendaraan, ini menjadi momen tepat untuk memeriksa harga di SPBU sebelum bepergian agar perjalanan lebih nyaman dan efisien.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?
- Jumat, 06 Februari 2026
Teknologi Truk Listrik Otonomos China Revolusi Tambang Ramah Lingkungan
- Jumat, 06 Februari 2026
Standar Baru Industri Nikel: MMP Prioritaskan K3 dan Operasi Berkelanjutan
- Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo-Albanese Perkuat Kemitraan Strategis Hilirisasi dan Ketahanan Pangan
- Jumat, 06 Februari 2026













