JAKARTA - Pada Rabu, 10 Desember 2025, harga rata-rata komoditas pangan nasional bergerak beragam.
Data Badan Pangan Nasional (Bapanas) pukul 09.30 WIB menunjukkan beras premium turun 1,05% menjadi Rp15.416 per kilogram. Sementara itu, beras medium lebih murah 1,85% ke Rp13.344 per kilogram, dan beras SPHP Perum Bulog turun 0,63% menjadi Rp12.372 per kilogram.
Komoditas lain juga menunjukkan penurunan. Jagung peternak turun 0,17% menjadi Rp6.912 per kilogram, dan kedelai biji kering impor lebih rendah 1,09% menjadi Rp10.665 per kilogram. Penurunan ini sejalan dengan tren stabilisasi pasokan yang terus dilakukan pemerintah.
Baca JugaASN Kementerian ESDM Perkuat Tata Kelola Tambang Lewat Big Data
Bawang, Cabai, dan Minyak Goreng Mengikuti Tren Turun
Bawang merah tercatat turun 4,41% ke Rp46.104 per kilogram, sedangkan bawang putih bonggol turun 3,80% menjadi Rp36.351 per kilogram. Aneka cabai juga mengalami penurunan. Cabai merah keriting turun 0,01% ke Rp62.048 per kilogram, cabai merah besar turun 7,07% ke Rp52.020 per kilogram, dan cabai rawit merah turun 2,85% menjadi Rp70.937 per kilogram.
Harga gula konsumsi turun 0,79% ke Rp17.897 per kilogram, garam konsumsi turun 2,18% menjadi Rp11.261 per kilogram, dan tepung terigu curah lebih murah 0,99% ke Rp9.633. Minyak goreng kemasan turun 0,80% menjadi Rp20.852 per liter, sedangkan curah turun 1,48% menjadi Rp17.347 per liter. Minyakita ikut turun 2,11% menjadi Rp17.181 per liter.
Harga Daging dan Telur Turun, Kecuali Beberapa Varian
Daging sapi murni turun 0,37% menjadi Rp134.558 per kilogram. Daging ayam ras lebih murah 1,44% menjadi Rp39.199 per kilogram, dan telur ayam ras turun 1,03% ke Rp30.965 per kilogram. Penurunan ini sejalan dengan stabilisasi stok dan pasokan di pasar lokal.
Namun, harga daging kerbau segar lokal justru naik 0,78% menjadi Rp139.773 per kilogram. Sebaliknya, daging kerbau beku impor lebih murah 2,10% menjadi Rp104.887 per kilogram. Pergerakan harga ini menandakan adanya perbedaan pasokan antara lokal dan impor.
Harga Ikan Bergerak Beragam di Pasar Nasional
Komoditas perikanan menunjukkan tren beragam. Ikan kembung naik 2,46% menjadi Rp44.246 per kilogram, sedangkan ikan tongkol naik 1,25% ke Rp35.944 per kilogram. Sebaliknya, ikan bandeng turun 2,92% menjadi Rp34.911 per kilogram.
Pergerakan harga ikan ini dipengaruhi oleh fluktuasi pasokan di wilayah tangkapan serta permintaan konsumen yang cenderung meningkat menjelang akhir tahun. Beberapa jenis ikan cenderung naik karena stok terbatas, sedangkan yang melimpah mengalami penurunan harga.
Tren Pangan Nasional Beragam
Secara keseluruhan, harga pangan hari ini menunjukkan tren beragam. Komoditas beras, jagung, bawang, cabai, minyak goreng, daging ayam, dan telur mengalami penurunan. Sementara itu, beberapa jenis daging kerbau segar dan ikan mengalami kenaikan harga.
Stabilisasi pasokan pangan oleh pemerintah melalui Bulog dan Bapanas berperan penting dalam menjaga harga tetap terkendali. Masyarakat diimbau terus memantau harga di pasaran dan memanfaatkan fluktuasi untuk pengelolaan konsumsi rumah tangga.
Wildan Dwi Aldi Saputra
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?
- Jumat, 06 Februari 2026
Teknologi Truk Listrik Otonomos China Revolusi Tambang Ramah Lingkungan
- Jumat, 06 Februari 2026
Standar Baru Industri Nikel: MMP Prioritaskan K3 dan Operasi Berkelanjutan
- Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo-Albanese Perkuat Kemitraan Strategis Hilirisasi dan Ketahanan Pangan
- Jumat, 06 Februari 2026













