Selasa, 31 Maret 2026

Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2025: Langkah Strategis Menuju Efisiensi Energi

Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2025: Langkah Strategis Menuju Efisiensi Energi
Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2025: Langkah Strategis Menuju Efisiensi Energi

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah menandatangani Peraturan Menteri ESDM Nomor 3 Tahun 2025 tentang Konservasi Energi oleh Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Regulasi ini menjadi landasan hukum yang mewajibkan setiap gedung yang dikelola oleh instansi pemerintah untuk menerapkan manajemen energi yang efisien.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari agenda manajemen energi untuk menekan emisi gas rumah kaca. Menurutnya, efisiensi energi memegang peran penting dalam rangka menekan emisi gas rumah kaca. Dari program energi terbarukan, dia memperkirakan ada 51% emisi GRK yang ditekan, ditambah lebih dari 37% dari kegiatan efisiensi energi. "Jadi, inilah yang kita serukan kepada industri. Kami usulkan kepada semua pemangku kepentingan di sini bahwa kita harus menaati komitmen tersebut," katanya dalam Sustainability Recognition Forum 2025 di Jakarta.
 

Empat Pilar Utama dalam Manajemen Energi

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7