Selasa, 31 Maret 2026

KPPU Sidangkan Dugaan Kartel Bunga Pinjaman Online Rp1.650 Triliun, 97 Penyelenggara Fintech Terlibat

KPPU Sidangkan Dugaan Kartel Bunga Pinjaman Online Rp1.650 Triliun, 97 Penyelenggara Fintech Terlibat
KPPU Sidangkan Dugaan Kartel Bunga Pinjaman Online Rp1.650 Triliun, 97 Penyelenggara Fintech Terlibat

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) resmi memulai Sidang Majelis Pemeriksaan Pendahuluan atas dugaan praktik kartel dalam penetapan suku bunga pinjaman online (pinjol). Kasus ini melibatkan 97 penyelenggara pinjaman online yang tergabung dalam Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), dengan nilai potensi pelanggaran yang terkait dengan kebutuhan pembiayaan mencapai Rp1.650 triliun.

Langkah hukum ini menjadi respons atas temuan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, yang mengatur larangan persekongkolan harga di antara pelaku usaha yang seharusnya bersaing secara sehat. Ketua KPPU M. Fanshurullah Asa menegaskan bahwa lembaganya menemukan adanya indikasi pengaturan bunga pinjaman secara kolektif yang merugikan konsumen dan menghambat persaingan di industri fintech.

"Kami menemukan adanya pengaturan bersama mengenai tingkat bunga di kalangan pelaku usaha yang tergabung dalam asosiasi selama tahun 2020 hingga 2023. Hal ini dapat membatasi ruang kompetisi dan merugikan konsumen,” ungkap Ifan, sapaan akrab Ketua KPPU.

Baca Juga

Simak Tarif Listrik April 2026, Cek Harga Token dan Cara Hitung kWh

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7