Analisis Teknis Saham BUMI: Berpotensi Menguat ke Rp162-Rp167

PT Bumi Resources Tbk (BUMI). (Foto: perseroan)
Penulis: Ibtihal
Senin, 15 Juni 2026 | 11:14:51 WIB

JAKARTA - Perusahaan publik kepunyaan Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki potensi untuk melaju naik menuju wilayah resistance (batas atas). Perhatikan ulasan teknikalnya berikut ini supaya para pemodal dapat memaksimalkan profit pada saham BUMI.

Melalui analisis untuk sesi transaksi Senin (15/6/2026), CGS International Sekuritas Indonesia memprediksi target harga jangka pendek untuk saham BUMI berada pada kisaran Rp 162-Rp 167. 

Berdasarkan pada tinjauan teknikal, CGS International Sekuritas Indonesia memaparkan bahwa laju saham BUMI memiliki titik support pada level Rp 152.

“BUMI spec buy dengan support 152, cutloss jika break di bawah 147, jika tidak break di bawah 152 potensi naik ke 162-167 short term,” tulis CGS International Sekuritas Indonesia pada perdagangan, Senin (15/6/2026).

Meski begitu, jika pergerakan harganya tiba-tiba merosot di bawah level Rp 147, para investor diimbau untuk melangsungkan pembatasan kerugian (cutloss) pada saham Bumi Resources (BUMI).

Pada penutupan transaksi paling akhir di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (15/6/2026), saham BUMI terlihat melonjak tajam sebesar 12,14% hingga parkir di posisi Rp 157.

Dalam akumulasi sepekan ke belakang, saham BUMI menorehkan kenaikan sebesar 12,95%, tetapi kinerjanya dalam periode sebulan terakhir mencatatkan penurunan 25,9%. Sementara itu, di sepanjang tahun berjalan atau year to date (ytd), saham BUMI terpantau mengalami koreksi hingga 57,1%.

Merujuk pada data dari Stockbit, saham BUMI menerima banyak akumulasi beli oleh pemodal asing dengan catatan net buy asing menyentuh Rp 54,2 miliar pada sesi perdagangan Jumat (15/6/2026).

Reporter: Ibtihal