Pembiayaan Untuk Mobil CNAF Mencapai 1,97 Triliun Rupiah

ILUSTRASI, Gedung CIMB Niaga (Sumber Gambar : Net)
Jumat, 05 Juni 2026 | 13:36:00 WIB

JAKARTA - PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) berhasil mencatatkan penyaluran pembiayaan baru untuk kendaraan roda empat sebesar Rp 1,97 triliun hingga April 2026. Perolehan pembiayaan tersebut mencakup segmen mobil baru maupun mobil bekas.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengungkapkan bahwa, walaupun situasi tantangan ekonomi masih membayangi sektor otomotif, pembiayaan kendaraan bermotor tetap menjadi salah satu motor penggerak utama bagi pertumbuhan industri multifinance.

Meski demikian, Ristiawan memproyeksikan target pertumbuhan pembiayaan kendaraan di tahun ini berpotensi berjalan lebih moderat. Salah satu faktor yang menjadi perhatian utama adalah penurunan nilai tukar rupiah yang dapat memengaruhi tingkat permintaan pembiayaan kendaraan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Pelemahan rupiah secara jangka pendek berpotensi memberikan dampak terhadap industri pembiayaan, khususnya pada permintaan pembiayaan kendaraan yang mungkin akan mengalami perlambatan,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut pandangannya, kenaikan harga kendaraan akibat dari pelemahan rupiah tersebut juga berisiko menahan minat pembiayaan. Kondisi ini dapat memicu peningkatan risiko kualitas pembiayaan apabila kemampuan membayar dari nasabah ikut terganggu.

Menghadapi sisa tahun 2026, CNAF memperkirakan sektor otomotif masih akan bertemu dengan berbagai tantangan serta tekanan ekonomi. Namun begitu, perusahaan tetap melihat adanya peluang ekspansi pembiayaan kendaraan yang moderat seiring dengan harapan membaiknya daya beli masyarakat.

Untuk menjaga kualitas pertumbuhan itu, CNAF menjalankan strategi bisnis yang lebih pruden dengan berfokus pada segmen serta profil nasabah yang memiliki kapasitas pembayaran yang baik.

Perusahaan juga memperketat pengawasan portofolio pembiayaan secara berkala sebagai bentuk langkah antisipasi terhadap risiko pembiayaan di masa mendatang.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan di tengah tantangan ekonomi saat ini,” lanjutnya.

Reporter: Gemilang Ramadhan