Hasil Panen Turun Akibat Cuaca, Harga Cabai Temanggung Naik Rp65.000/Kg

Selasa, 19 Mei 2026 | 14:10:40 WIB
Harga Cabai Rawit di Temanggung Naik. (Foto: Dok. ISTIMEWA)

TEMANGGUNG – Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, melaporkan bahwa harga komoditas cabai rawit di tingkat petani setempat mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp50.000 menjadi Rp65.000 per kilogram.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DKPPP Kabupaten Temanggung, Sumarno, di Temanggung, Senin (18/5), lonjakan harga cabai rawit ini disebabkan oleh menurunnya hasil panen akibat pengaruh cuaca hujan, sedangkan tingkat permintaan di pasar tetap stabil.

Ia memastikan bahwa pasokan komoditas tersebut masih aman dan mencukupi kendati volume produksi mengalami penurunan. 

Hal ini disebabkan oleh keseluruhan luas lahan tanam untuk jenis cabai rawit, cabai keriting, maupun cabai besar pada tahun 2026 ini mencapai lebih dari 12 ribu hektare.

"Berdasarkan data per April 2026 ini untuk produksi cabai rawit sebanyak 486.186 kuintal, kemudian cabai keriting sebanyak 209.430 kuintal, sementara untuk cabai jenis teropong atau cabai besar itu sebanyak 32.775 kuintal," katanya.

Ia mengimbau kepada para petani agar memaksimalkan proses perawatan tanaman mereka untuk menggenjot produktivitas. 

Langkah pemeliharaan tersebut meliputi pemupukan secara presisi, penanggulangan hama, hingga pengaplikasian pola tanam yang adaptif dengan cuaca saat ini agar hasil panen tetap optimal dan ketersediaan di pasar tidak terhambat.

"Untuk ketersediaan cabai masih bisa mencukupi, utamanya untuk cabai rawit, karena pertamanan udah mulai panen. Pertamanan yang dilakukan akhir tahun kemarin juga sudah mulai panen, baik cabai rawit, keriting maupun cabai besar," katanya.

Di sisi lain, salah seorang petani dari Desa Menggoro, Kecamatan Tembarak, Kabupaten Temanggung yang bernama Rohim menyampaikan bahwa dinamika harga cabai rawit ini memang tergolong fluktuatif. 

Sebelumnya, harga cabai sempat bertengger di kisaran Rp35.000 hingga Rp40.000 per kilogram, kemudian berangsur naik ke Rp50.000, dan saat ini telah mencapai Rp65.000 per kilogram.

"Sekarang harganya Rp65.000 per kilogram, dua bulan kemarin malah tembus Rp73.000 per kilogram. Dengan harga saat ini para petani sangat diuntungkan," katanya.

Terkini