Menilik Potensi Ekosistem Baterai Listrik Sebagai Tonggak Ekonomi Negara yang Berkelanjutan
- Kamis, 06 Februari 2025
Pada fase pembangunan pertama telah menelan biaya sebanyak US$ 1,2-1,5 miliar yang akan dilanjutkan lagi pada fase kedua dengan nilai investasi sebesar US$ 2 miliar. Pembangunan pabrik sel baterai listrik di Karawang, Jawa Barat menjadi saksi nyata bahwa investor melihat Indonesia memiliki potensi yang besar dalam produksi sel baterai listrik, hal tersebut didukung sumberdaya nikel yang melimpah, diiringi dengan permintaan baterai listrik yang mengalami peningkatan. Pertumbuhan penjualan kendaraan listrik mendorong permintaan baterai, pemintaan baterai kendaraan listrik mencapai 750 GWh pada tahun 2023, naik 40% dibandingkan tahun 2022. Selain itu juga, kebijakan pemerintah yang sangat mendukung hilirisasi serta akselerasi penggunaan kendaraan listrik, ditambah surplus tenaga kerja yang produktif di Indonesia menjadikan faktor-faktor tersebut sebuah nilai yang menjanjikan bagi investor membangun pabrik sel baterai listrik di Indonesia.
Herman
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR
- Jumat, 06 Februari 2026
Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026
- Jumat, 06 Februari 2026
Berita Lainnya
Investasi & Geopolitik: India Pangkas Pembelian Minyak Rusia, AS Siap Ambil Alih Pasar?
- Jumat, 06 Februari 2026
Teknologi Truk Listrik Otonomos China Revolusi Tambang Ramah Lingkungan
- Jumat, 06 Februari 2026
Standar Baru Industri Nikel: MMP Prioritaskan K3 dan Operasi Berkelanjutan
- Jumat, 06 Februari 2026
Prabowo-Albanese Perkuat Kemitraan Strategis Hilirisasi dan Ketahanan Pangan
- Jumat, 06 Februari 2026












