Jumat, 06 Februari 2026

Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Akuisisi Kapal Baru MT Anargya I Senilai Rp65,5 Miliar untuk Pengembangan Usaha

Humpuss Maritim Internasional (HUMI) Akuisisi Kapal Baru MT Anargya I Senilai Rp65,5 Miliar untuk Pengembangan Usaha

JAKARTA – PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI), perusahaan yang bergerak di bidang angkutan laut dalam negeri dan pelabuhan, baru saja mengumumkan pembelian satu unit kapal baru, MT Anargya I, dengan nilai perolehan mencapai Rp65,536 miliar. Pembelian kapal ini akan mendukung pengembangan usaha unit bisnis perusahaan dan memperkuat armada angkutan laut mereka.

Pembelian Kapal dari PT Maritim Indo Trans

Kapal MT Anargya I dibeli dari PT Maritim Indo Trans, sebuah perusahaan yang berlokasi di Cilegon dan tidak terafiliasi dengan Humpuss Maritim. Pembelian kapal dilakukan dengan sumber pendanaan dari bank dan kas internal perusahaan. Pembayaran tersebut bukan hanya menunjang operasional Humpuss Maritim tetapi juga bertujuan untuk memperluas kapasitas angkutan laut perusahaan dalam mendukung kegiatan perkapalan domestic, Kamis, 14 November 2024.

Baca Juga

Danantara Dorong Percepatan Izin Investasi untuk Proyek Tak Mandek Lagi

Transaksi Bukan Transaksi Afiliasi atau Material

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Humpuss Maritim, transaksi pembelian kapal ini tidak termasuk dalam kategori transaksi afiliasi menurut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 42/POJK.04/2020. Pasalnya, transaksi dilakukan antara dua perusahaan yang tidak terafiliasi satu sama lain, sesuai dengan ketentuan Pasal 1 angka 1 huruf c Undang-Undang No. 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (UUPM). Selain itu, nilai transaksi yang tercatat juga tidak lebih dari 20% dari ekuitas perusahaan, sehingga tidak dikategorikan sebagai transaksi material sesuai dengan Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020.

Pengembangan Usaha Unit Usaha

Pembelian kapal ini dilakukan untuk mendukung pengembangan usaha unit usaha Humpuss Maritim yang dikelola melalui entitas unit usaha mereka, Matrako, yang dimiliki hampir sepenuhnya oleh PT PCS Internasional (PCSI), dengan Humpuss Maritim menguasai 99,99% sahamnya. Dengan tambahan kapal baru ini, Humpuss Maritim diharapkan dapat memperluas kapasitas operasional mereka dan meningkatkan daya saing di sektor angkutan laut domestik.

Dampak terhadap Kegiatan Usaha Perusahaan

Manajemen Humpuss Maritim menegaskan bahwa pembelian kapal ini akan memperkuat portofolio armada kapal mereka dan mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang. Namun, transaksi ini tidak berdampak signifikan terhadap kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perusahaan, mengingat nilai transaksi yang tidak besar dibandingkan dengan total ekuitas perusahaan.

Langkah ini sejalan dengan strategi pengembangan usaha yang tengah dijalankan oleh Humpuss Maritim, yang terus berupaya memperluas jaringan dan kapabilitasnya di sektor transportasi laut untuk memenuhi kebutuhan industri yang terus berkembang.

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal KA Bandara YIA Reguler Dan Xpress Jumat 6 Februari 2026

Jadwal KA Bandara YIA Reguler Dan Xpress Jumat 6 Februari 2026

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Meningkat Signifikan pada 2026

BI Perkirakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Meningkat Signifikan pada 2026

PT PAL Wajib Pasok Kapal ke PELNI, PIS Libatkan Galangan Lokal

PT PAL Wajib Pasok Kapal ke PELNI, PIS Libatkan Galangan Lokal

Cek Jadwal Kapal Pelni Agats Merauke Februari 2026 Lengkap Terbaru

Cek Jadwal Kapal Pelni Agats Merauke Februari 2026 Lengkap Terbaru

Info Penyeberangan Ferry Singkil Pulau Banyak Jumat 6 Februari 2026

Info Penyeberangan Ferry Singkil Pulau Banyak Jumat 6 Februari 2026