Sabtu, 07 Februari 2026

Cadangan Devisa Indonesia pada Akhir November 2024 Tercatat US$ 150,2 Miliar

Cadangan Devisa Indonesia pada Akhir November 2024 Tercatat US$ 150,2 Miliar

JAKARTA - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2024 tercatat sebesar USD 150,2 miliar, sedikit mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD 151,2 miliar. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, dalam siaran pers resmi hari ini.

Ramdan menjelaskan bahwa cadangan devisa tersebut masih berada pada tingkat yang tinggi, setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini juga jauh di atas standar kecukupan internasional yang berada di kisaran 3 bulan impor.

"Perkembangan cadangan devisa pada bulan ini terutama dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah," ujar Ramdan.

Bank Indonesia menilai posisi cadangan devisa yang tetap memadai ini mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga stabilitas makroekonomi serta sistem keuangan nasional.

Ke depan, Bank Indonesia optimis cadangan devisa akan tetap berada dalam tingkat yang mencukupi, didukung oleh prospek positif ekspor dan neraca transaksi modal serta finansial yang diproyeksikan tetap mencatat surplus.

Baca Juga

Mandiri Debit Gold Visa Minimal Saldo Berapa? Wajib Tahu Ini!

"Persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional, serta imbal hasil investasi yang menarik, akan terus mendukung ketahanan eksternal Indonesia," tambah Ramdan.

Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah dalam upaya menjaga ketahanan sektor eksternal, guna memastikan stabilitas perekonomian nasional. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Cadangan devisa yang memadai menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memperkuat posisi ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026

Gen Z Jangan FOMO! Ini Risiko Ambil KPR Tanpa Hitung Daya Beli di Tahun 2026

Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR

Bank Jateng Perluas KPR Subsidi di Batang: Gandeng 40 Pengembang untuk Hunian MBR

Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026

Analisis Saham Sektor Konsumsi: Strategi Investasi ICBP, SIDO, dan CMRY di Tahun 2026

Investasi EBT Triliunan Buka Peluang Asuransi Energi Hijau bagi ACA

Investasi EBT Triliunan Buka Peluang Asuransi Energi Hijau bagi ACA

BI dan Bank of Korea Perpanjang Swap Mata Uang Lokal Hingga 2031

BI dan Bank of Korea Perpanjang Swap Mata Uang Lokal Hingga 2031