Sabtu, 04 April 2026

Januari-Oktober 2025, KAI Temukan 11.670 Barang Senilai Rp12,88 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru

Januari-Oktober 2025, KAI Temukan 11.670 Barang Senilai Rp12,88 Miliar: Imbau Pelanggan Lebih Waspada Jelang Nataru
Foto: PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Jakarta, 19 November 2025 - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat 11.670 barang tertinggal dengan nilai estimasi Rp12.880.191.812 pada periode Januari-Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 3.819 merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, dan perhiasan. Data ini menunjukkan tingginya mobilitas pelanggan dan pentingnya menjaga barang bawaan, terutama menjelang Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa KAI terus memperkuat aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan pelanggan.

“KAI meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” ujar Anne.

Baca Juga

Update Jadwal Kapal Pelni Balikpapan-Makassar April 2026 Pilihan KM Lambelu

Pelanggan dapat melaporkan kehilangan melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121. Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian.

Saat mengambil barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Barang makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.

Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun.

Menjelang masa angkutan Nataru, KAI mengimbau pelanggan untuk lebih berhati-hati.

“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Anne.

Redaksi

Redaksi

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Aturan SIM Terbaru Wajib Sertakan BPJS Kesehatan Untuk Semua Pemohon

Aturan SIM Terbaru Wajib Sertakan BPJS Kesehatan Untuk Semua Pemohon

Garuda Indonesia Luncurkan Rute Denpasar-Jayapura, Harga Tiket Mulai 3 Juta

Garuda Indonesia Luncurkan Rute Denpasar-Jayapura, Harga Tiket Mulai 3 Juta

Dirut PLN Dorong ITPLN Perkuat Posisi Kampus Transisi Energi Nasional

Dirut PLN Dorong ITPLN Perkuat Posisi Kampus Transisi Energi Nasional

Hutama Karya Dorong Pemanfaatan Aspal Buton Untuk Infrastruktur Nasional

Hutama Karya Dorong Pemanfaatan Aspal Buton Untuk Infrastruktur Nasional

Jasamarga Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Lalu Lintas Libur Paskah 2026

Jasamarga Siapkan Strategi Khusus Antisipasi Lalu Lintas Libur Paskah 2026