JAKARTA - Dalam era digital yang terus berkembang, para petani di Pandeglang, Banten, mulai mengadopsi teknologi canggih untuk mendukung produktivitas pertanian mereka. Salah satu contoh nyata terlihat di kelompok tani Taruna Mekar, yang memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan tanaman cabai di Smart Green House mereka. Teknologi ini memungkinkan penyiraman otomatis dan pemantauan kelembaban serta suhu secara real-time menggunakan gawai, sehingga tanaman cabai dapat tumbuh optimal tanpa terganggu oleh perubahan cuaca.
Petani menggunakan perangkat digital untuk mengatur sistem irigasi tanaman cabai mereka. Dengan metode ini, kelompok tani Taruna Mekar berhasil meningkatkan hasil panen cabai hingga 1,5 kilogram per tanaman, jumlah yang dua kali lipat lebih banyak dibandingkan metode konvensional. Keberhasilan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi dan pertanian tradisional mampu memberikan dampak positif yang signifikan.
Smart Green House yang dilengkapi dengan teknologi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja petani tetapi juga menjaga kestabilan kualitas tanaman. Sistem otomatis tersebut memantau kondisi tanaman secara terus-menerus sehingga resiko gagal panen akibat cuaca ekstrem dapat diminimalisasi.
Baca JugaPemerintah Tegaskan Harga BBM Bersubsidi Tidak Akan Naik Tahun Ini
Langkah inovatif ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian masa depan dapat berjalan beriringan dengan kemajuan teknologi, memberikan peluang baru bagi petani untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
XLSMART Catat Lonjakan Trafik Data Selama Lebaran 2026 Hingga 21 Persen
- Rabu, 01 April 2026
Pendapatan MPMX Turun Tipis 2025 Laba Bersih Tertekan Di Tengah Tantangan
- Rabu, 01 April 2026







.jpg)





