Selasa, 12 Mei 2026

BCA Kembali Raih Predikat Worlds Best Bank 2026 Versi Forbes

BCA Kembali Raih Predikat Worlds Best Bank 2026 Versi Forbes
Ilustrasi Forbes’ ranking of the World’s Best Banks 2026 (GAMBAR: forbes.com)

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali menempati posisi dalam daftar World’s Best Bank 2026 yang dipublikasikan oleh Forbes. Selain BCA, sejumlah bank lain di tanah air juga turut masuk dalam daftar tersebut, di antaranya PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI (BBRI), Bank Muamalat, CIMB Niaga, serta Bank Permata.

Daftar ini disusun oleh Forbes melalui survei terhadap 54.000 responden di 34 negara. Penilaian difokuskan pada lima indikator utama, yaitu tingkat kepercayaan terhadap bank, syarat dan ketentuan layanan, pelayanan pelanggan, fasilitas layanan digital, serta kualitas pengelolaan finansial.

Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengungkapkan bahwa apresiasi ini merupakan buah dari performa perusahaan dan layanan perbankan yang disuguhkan kepada para nasabah.

Baca Juga

Update Harga Sembako Jatim: Bawang Merah dan Aneka Cabai Melambung

“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada para nasabah setia yang sudah menemani perjalanan BCA serta memercayakan BCA sebagai layanan perbankan. Kami juga berterima kasih kepada insan BCA atas semangat dan komitmen untuk memberikan layanan yang terbaik,” kata Hendra dalam keterangan resmi, Minggu (10/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

“Pencapaian ini menjadi motivasi kami untuk terus membuat inovasi layanan perbankan berkualitas, serta memberikan nilai tambah kepada nasabah dan masyarakat Indonesia,” lanjutnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Merujuk pada catatan Forbes, BCA termasuk dalam 311 bank yang mampu mempertahankan predikat World’s Best Bank dari tahun sebelumnya. Prestasi ini membuktikan konsistensi BCA dalam menjaga kinerja bisnis sekaligus mutu layanan perbankannya.

Hingga Maret 2026, total penyaluran kredit BCA tumbuh 5,6% secara tahunan (YoY) hingga mencapai Rp 994 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh dana giro dan tabungan (CASA) yang menyentuh Rp 1.089 triliun atau naik 11,2% YoY. Porsi CASA ini mendominasi sekitar 85,2% dari total Dana Pihak Ketiga (DPK). Di sisi lain, laba bersih BCA beserta entitas anak tercatat sebesar Rp 14,7 triliun.

Kenaikan kredit utamanya dipicu oleh kredit produktif yang mencapai Rp 760,2 triliun atau meningkat 7,8% YoY. Penyaluran kredit berkelanjutan juga tumbuh 10% YoY menjadi Rp 258,4 triliun, setara dengan 26% dari total portofolio pembiayaan. Kredit untuk UMKM turut naik 12% YoY dengan outstanding Rp 146 triliun.

Sementara itu, pembiayaan hijau BCA tumbuh 7,7% YoY menjadi Rp 113 triliun, yang salah satunya didorong oleh lonjakan sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT) sebesar 53,5% YoY.

Sampai Maret 2026, BCA melayani 44 juta rekening nasabah dengan frekuensi transaksi melampaui 122 juta per hari. Operasional ini didukung oleh 1.270 kantor cabang, 20.336 ATM, layanan internet dan mobile banking, serta layanan Halo BCA yang beroperasi 24 jam.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bagi BCA terus meningkatkan layanan serta menjaga kepercayaan konsumen. Berbekal semangat terus tumbuh serta melayani sepenuh hati, BCA akan terus menghadirkan layanan perbankan yang sesuai kebutuhan, aman, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tegas Hendra sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Akbar

Akbar

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PANR Bagikan Dividen Tiga Ribu Rupiah per Lot di Tengah Koreksi Saham

PANR Bagikan Dividen Tiga Ribu Rupiah per Lot di Tengah Koreksi Saham

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

BRI Danareksa Rekomendasi Buy Saham PANI PNLF dan RAJA Saat IHSG Lemah

BRI Danareksa Rekomendasi Buy Saham PANI PNLF dan RAJA Saat IHSG Lemah

PT Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Tunai Rp 397,50 Miliar

PT Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Tunai Rp 397,50 Miliar

Pentingnya Tata Kelola Korporasi untuk Menarik Modal Asing

Pentingnya Tata Kelola Korporasi untuk Menarik Modal Asing