Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp 43,6 Triliun Sepanjang Kuartal Satu
- Senin, 11 Mei 2026
JAKARTA – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) membukukan realisasi volume penjaminan mencapai Rp 43,6 triliun sepanjang Kuartal I 2026.
Perolehan tersebut telah menyentuh 836.487 pelaku UMKM serta memberikan andil terhadap penyerapan tenaga kerja hingga 2.978.129 orang.
Berdasarkan penjelasan Plt Sekretaris Perusahaan Jamkrindo, Agustinus Handoko, capaian tersebut memperlihatkan peran Jamkrindo dalam memperlebar akses pembiayaan bagi UMKM dan sektor produktif, sekaligus mengawal momentum pertumbuhan ekonomi lewat layanan penjaminan yang adaptif, inklusif, serta berkelanjutan.
Baca JugaUpdate Harga Sembako Jatim: Bawang Merah dan Aneka Cabai Melambung
Handoko memaparkan bahwa perusahaan tetap memperkokoh ekosistem UMKM melalui penjaminan kredit yang menjembatani pelaku usaha dengan lembaga keuangan formal.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, Jamkrindo bekerja keras menyajikan layanan yang lebih adaptif dan selaras dengan kebutuhan para pelaku usaha.
“Selain fokus pada kinerja bisnis, kami juga mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM melalui pendampingan dan literasi. UMKM yang kuat adalah fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Handoko sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Minggu (10/5/2026).
Handoko menambahkan bahwa Jamkrindo terus memperkencang transformasi perusahaan melalui penguatan budaya service excellence demi mendongkrak kualitas layanan kepada seluruh pemangku kepentingan.
Transformasi tersebut dijalankan melalui pengembangan kecakapan SDM, akselerasi digitalisasi layanan, penyederhanaan proses bisnis, serta perbaikan layanan yang lebih cepat, responsif, dan berbasis pada kebutuhan mitra maupun pelaku usaha. Upaya ini dipandang krusial supaya perusahaan tetap adaptif dan relevan di tengah dinamika dunia bisnis.
Di samping menjalankan fungsi penjaminan, Jamkrindo juga proaktif melaksanakan program sosial serta pendampingan bagi UMKM. Paling baru, perusahaan melaksanakan Workshop Literasi Keuangan & Product-Market Fit dengan tema “Unlock UMKM 2026: Kelola Cuan, Kuasai Pasar” pada 7 Mei 2026 yang bertempat di Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi.
Agenda tersebut bekerja sama dengan Dinas Koperasi & UKM Provinsi Jawa Timur serta PLUT KUMKM sebagai bagian dari langkah meningkatkan literasi keuangan para pelaku UMKM.
Para peserta diberikan bekal pemahaman mengenai pengelolaan keuangan usaha yang sehat serta krusialnya product-market fit agar produk yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar.
Melalui metode “Kelola Cuan, Kuasai Pasar”, Jamkrindo berharap para pelaku UMKM tidak sekadar bertahan, tetapi juga mampu naik kelas, menjangkau pasar yang lebih luas, dan meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.
Ke depannya, Jamkrindo bakal terus memperkuat transformasi lewat kolaborasi, inovasi layanan, serta program pemberdayaan yang memberikan efek lebih luas bagi masyarakat dan pelaku usaha di pelbagai wilayah. Sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Akbar
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026












