Selasa, 12 Mei 2026

Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transaksi Rp 10,6 Miliar

Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transaksi Rp 10,6 Miliar
Penandatanganan kerja sama bisnis UMKM binaan Pertamina dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026. (Foto: Bisnis.com)

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) mengukir prestasi memuaskan pada ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026 dengan perolehan total transaksi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaannya mencapai Rp 10,6 miliar. 

Jumlah tersebut bersumber dari transaksi retail senilai Rp 1,8 miliar serta potensi kesepakatan bisnis atau business matching sebesar Rp 8,8 miliar.

Hasil positif ini membuktikan peran Pertamina dalam membimbing UMKM agar naik kelas, memperlebar jangkauan pasar, serta memperkokoh rantai pasok nasional baik di lingkungan instansi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), maupun pihak swasta. 

Baca Juga

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

Keterlibatan Pertamina dalam pameran yang berlangsung pada 5–7 Mei 2026 di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan, merupakan wujud konsistensi perusahaan dalam mendukung ekosistem ekonomi nasional.

Selain capaian transaksi, Pertamina juga dianugerahi penghargaan sebagai perusahaan dengan jumlah transaksi buyer potensial paling banyak. 

Hal ini menegaskan kontribusi aktif perusahaan dalam memacu pertumbuhan UMKM di tanah air. Lima pelaku UMKM binaan yakni Agrominafiber, Meraki Cipta Rasa, Novio Fresh, Rendang Gadih, dan Otrahum terpantau menarik minat besar dari pengunjung maupun pembeli.

Inovasi serta kualitas produk menjadi kunci utama daya saing agar UMKM dapat diterima luas di pasar nasional. 

Pertamina tidak hanya bertindak sebagai peserta pameran, namun juga memfasilitasi enam UMKM lainnya, yaitu Glory Nine Degrees, Sambal Ning Niniek, Cangcomak, Sanrah Food, Miniesq, dan Sambal Lauk Mak Fau untuk mengikuti sesi pertemuan bisnis dengan pembeli potensial. 

Agenda ini diharapkan mampu menciptakan kolaborasi bisnis jangka panjang yang berkelanjutan.

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, memaparkan bahwa pihaknya terus memperkuat skema pembinaan agar UMKM mampu menjadi elemen vital dalam ekonomi nasional.

“Pertamina berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM, tetapi juga membuka akses pasar dan peluang kolaborasi yang lebih luas,” ujarnya dalam rilis pers sebagaimana dilansir dari berita sumber, Senin (11/5/2026).

Menurut Baron, Inabuyer merupakan sarana strategis bagi para mitra binaan untuk berinteraksi langsung dengan pembeli berskala besar. 

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh UMKM Agrominafiber dan Rendang Gadih sebagai upaya pengembangan usaha secara strategis.

Pemilik Rendang Gadih, Brigita Lydia Syahniva, menuturkan bahwa dukungan yang diberikan Pertamina berdampak nyata pada peningkatan kepercayaan pasar terhadap bisnis mereka.

“Melalui pendampingan Pertamina, kami mendapatkan banyak peluang untuk memperluas pasar dan membangun jejaring bisnis yang lebih besar. Kehadiran di Inabuyer menjadi momentum penting bagi UMKM kami untuk semakin dikenal dan dipercaya oleh buyer dari berbagai sektor,” ungkapnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Melalui partisipasi di Inabuyer B2B2G Expo 2026, Pertamina menyatakan komitmennya untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat serta mewujudkan UMKM yang mandiri dan berdaya saing global. 

Sebagai pionir dalam transisi energi, Pertamina juga mendukung target Net Zero Emission (NZE) 2060 dan program Sustainable Development Goals (SDGs). 

Upaya ini sejalan dengan transformasi perusahaan yang mengedepankan tata kelola, keberlanjutan lingkungan, serta prinsip environmental, social, and governance (ESG) di seluruh operasional bisnisnya.

Ibtihal

Ibtihal

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenparekraf Perkuat UMKM Pariwisata Nasional dan Akses Pasar Global

Kemenparekraf Perkuat UMKM Pariwisata Nasional dan Akses Pasar Global

 Update Harga Kripto Bitcoin Turun 0,88 Persen dan Solana Naik 1,24 Persen

Update Harga Kripto Bitcoin Turun 0,88 Persen dan Solana Naik 1,24 Persen

Harga Pangan 12 Mei: Cabai Rawit Merah Tembus 67.650 Rupiah per Kg

Harga Pangan 12 Mei: Cabai Rawit Merah Tembus 67.650 Rupiah per Kg

Kementan Prioritaskan Peternak Rakyat dalam Industri Perunggasan

Kementan Prioritaskan Peternak Rakyat dalam Industri Perunggasan

Harga Bawang dan Cabai Merah di Medan Mulai Naik, Warga Mengeluh

Harga Bawang dan Cabai Merah di Medan Mulai Naik, Warga Mengeluh