RUPST Bank Jago: Laba Bersih Naik 115 Persen Menjadi Rp 276 Miliar
- Sabtu, 09 Mei 2026
JAKARTA – PT Bank Jago Tbk. secara resmi telah menyetujui laporan tahunan perseroan untuk tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (7/5/2026). Dalam forum tersebut, para pemegang saham juga menetapkan susunan direksi serta komisaris baru untuk masa jabatan periode 2026–2029.
Sepanjang tahun 2025, Bank Jago menunjukkan tren pertumbuhan bisnis yang impresif, ditandai dengan meningkatnya jumlah nasabah, perolehan dana pihak ketiga (DPK), serta volume penyaluran kredit. Hingga akhir tahun 2025, basis nasabah Bank Jago telah mencapai 18,2 juta, yang mencakup 14,2 juta nasabah funding pengguna aplikasi Jago.
Pada aspek penghimpunan dana, DPK Bank Jago mencatatkan pertumbuhan signifikan sebesar 38% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 25,9 triliun, naik dari pencapaian tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 18,8 triliun. Sejalan dengan itu, penyaluran kredit juga meningkat 38% yoy menjadi Rp 24,3 triliun dari angka sebelumnya sebesar Rp 17,7 triliun.
Baca JugaUpdate Harga Sembako Jatim: Bawang Merah dan Aneka Cabai Melambung
Pencapaian operasional tersebut berdampak positif pada perolehan laba bersih setelah pajak perusahaan. Per Desember 2025, laba bersih Bank Jago melonjak tajam sebesar 115% yoy menjadi Rp 276 miliar, dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 129 miliar. Selain itu, total aset perusahaan juga tumbuh 28% menjadi Rp 36,5 triliun dari posisi akhir tahun 2024 yang bernilai Rp 28,5 triliun.
Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris, menyatakan bahwa hasil ini menjadi motivasi bagi perseroan untuk terus memperkokoh inovasi serta mempererat kolaborasi dalam ekosistem digital.
“Kami mengapresiasi seluruh nasabah, mitra, dan stakeholders Bank Jago lainnya atas kepercayaan dan kolaborasi selama ini,” ujar Arief sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Kamis (7/5/2026).
Dalam RUPST tersebut, pemegang saham turut menyepakati pengangkatan Nicholas Tan sebagai Direktur Perseroan untuk periode 2026–2029. Jabatan ini akan mulai efektif setelah memperoleh lampu hijau dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Nicholas sebelumnya menjabat sebagai Head of Retail Banking Business Bank Jago sejak Januari 2025 dan memiliki pengalaman karier di OneConnect Financial Technology Singapura pada periode 2018–2021. Menurut Arief, kehadiran Nicholas diharapkan mampu memperkuat lini bisnis ritel perusahaan di fase pertumbuhan mendatang.
Dengan pengangkatan tersebut, berikut adalah komposisi direksi Bank Jago untuk masa jabatan 2026–2029:
Direktur Utama: Arief Harris
Direktur Kepatuhan: Tjit Siat Fun
Direktur: Sonny C. Joseph
Direktur: Umakanth Rama Pai
Direktur: Supranoto Prajogo
Direktur: Nicholas Tan
Akbar
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Gerak Cepat PLN, Kurang dari 1 Jam Listrik Kembali Normal di GI Angke
- Jumat, 17 April 2026












