Selasa, 12 Mei 2026

Sinergi Lintas Sektor Pacu Ekonomi UMKM Perempuan Perikanan di Maluku

Sinergi Lintas Sektor Pacu Ekonomi UMKM Perempuan Perikanan di Maluku
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku, Adriana Tanasale

AMBON – Dinas P3A Maluku memperkuat UMKM perempuan perikanan lewat kolaborasi lintas sektor guna mengatasi tantangan sosial dan teknis di lapangan.

Pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap peran perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi di wilayah pesisir.

Langkah ini diambil mengingat besarnya potensi kekayaan laut yang belum sepenuhnya terkelola secara maksimal oleh pelaku usaha lokal.

Baca Juga

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

Adriana Tanasale berpendapat, bahwa berbagai kebijakan telah diterapkan untuk mendukung pengembangan UMKM perempuan di sektor perikanan melalui penguatan peran ekonomi produktif.

Pemanfaatan komoditas laut menjadi peluang emas bagi kaum perempuan untuk meningkatkan pendapatan keluarga secara mandiri.

"Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta penguatan peran perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif berbasis potensi lokal," ujar Adriana Tanasale, Senin (4/05/2026).

Kendala pengembangan usaha ini tidak hanya berkutat pada urusan modal atau teknologi pendukung semata.

Faktor norma sosial dan pembagian peran rumah tangga tradisional masih menjadi tembok penghalang yang cukup tebal.

Tanggung jawab domestik yang tinggi sering kali membuat produktivitas perempuan dalam mengelola bisnis menjadi kurang optimal.

Guna mendobrak batasan tersebut, Dinas P3A Maluku menjalin kemitraan strategis dengan institusi pendidikan serta pelaku usaha swasta.

Sinergi ini bertujuan membuka pintu pendanaan yang lebih luas serta mempermudah akses pemasaran produk ke luar daerah.

Pendampingan secara intensif terus dilakukan agar kualitas olahan hasil laut memenuhi standar pasar nasional maupun internasional.

Edukasi mengenai manajemen keuangan juga diberikan kepada anak perempuan dari keluarga nelayan guna memupuk jiwa kewirausahaan sejak dini.

Kesadaran ekonomi yang dibangun sejak masa sekolah diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kemajuan sektor perikanan di masa depan.

Upaya kolektif ini merupakan bagian dari implementasi pengarusutamaan gender yang bertujuan menciptakan keadilan ekonomi di seluruh lapisan masyarakat.

Keberhasilan program ini bergantung pada konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung ruang gerak perempuan di ruang publik.

Transformasi ekonomi di wilayah kepulauan ini memerlukan komitmen jangka panjang agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan.

Ibtihal

Ibtihal

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenparekraf Perkuat UMKM Pariwisata Nasional dan Akses Pasar Global

Kemenparekraf Perkuat UMKM Pariwisata Nasional dan Akses Pasar Global

 Update Harga Kripto Bitcoin Turun 0,88 Persen dan Solana Naik 1,24 Persen

Update Harga Kripto Bitcoin Turun 0,88 Persen dan Solana Naik 1,24 Persen

Harga Pangan 12 Mei: Cabai Rawit Merah Tembus 67.650 Rupiah per Kg

Harga Pangan 12 Mei: Cabai Rawit Merah Tembus 67.650 Rupiah per Kg

Kementan Prioritaskan Peternak Rakyat dalam Industri Perunggasan

Kementan Prioritaskan Peternak Rakyat dalam Industri Perunggasan

Harga Bawang dan Cabai Merah di Medan Mulai Naik, Warga Mengeluh

Harga Bawang dan Cabai Merah di Medan Mulai Naik, Warga Mengeluh