Selasa, 12 Mei 2026

Investor Saham AKRA Dapat Dividen Rp100 Per Saham Dengan Yield 6 Persen

Investor Saham AKRA Dapat Dividen Rp100 Per Saham Dengan Yield 6 Persen
ILUSTRASI, Investor Saham AKRA

JAKARTA – Saham AKRA resmi bagikan dividen tunai tahun buku 2025 Rp100 per saham dengan yield 6,41% yang lebih tinggi dari bunga deposito bank.

Emiten saham blue chip PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) kembali memanjakan para investornya dengan pembagian dividen jumbo. Keputusan strategis ini telah disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada Senin (27/4/2026).

Perseroan secara resmi akan menebar dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp100 per saham. Tingkat yield yang dihasilkan menyentuh angka 6,41% atau sekitar tiga kali lipat jika dibandingkan bunga deposito bank umum.

Baca Juga

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Melalui kebijakan ini, para investor berhak mendapatkan yield saham AKRA mencapai Rp10.000 untuk setiap lot yang dimiliki. Total dana segar yang dialokasikan perusahaan untuk dibagikan kepada pemegang saham mencapai Rp1,98 triliun.

Direktur AKR Corporindo Suresh Vembu menjelaskan bahwa nilai tersebut setara dengan dividend payout ratio (DPR) sekitar 80,08% dari total laba bersih. "Nilai tersebut mencerminkan rasio pembagian atau dividend payment ratio (DPR) sekitar 80,08% dari laba bersih tahun 2025," ujar Suresh.

Performa harga saham AKRA di lantai bursa juga menunjukkan tren positif dengan menguat 5,41% ke level Rp1.560 per saham. Dengan posisi harga tersebut, imbal hasil yang diterima pemegang saham menjadi sangat kompetitif di pasar modal.

Sebagai bahan perbandingan, rata-rata suku bunga deposito rupiah pada bank umum saat ini hanya berada di kisaran 2%. Hal ini membuat yield saham AKRA menjadi opsi yang sangat menggiurkan bagi para pemburu pendapatan pasif atau income investing.

Status AKRA sebagai salah satu saham blue chip semakin kokoh dengan profil pembagian dividen yang sangat atraktif. Sepanjang tahun 2025, perusahaan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp2,47 triliun.

Besarnya payout ratio yang di atas 80% membuktikan komitmen manajemen dalam menjaga keseimbangan antara reward dan keberlanjutan bisnis. Sentimen positif ini biasanya menjadi daya tarik utama bagi saham-saham sektor defensif dengan fundamental yang sangat kuat.

Selain urusan bagi-bagi laba, agenda RUPST tersebut juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan untuk tahun buku 2025. Para pemegang saham turut memberikan mandat terkait penunjukan Kantor Akuntan Publik serta penetapan remunerasi bagi dewan direksi.

Terdapat pula informasi penting mengenai perubahan susunan pengurus pada jajaran Direksi Perseroan di masa mendatang. Suresh Vembu dijadwalkan akan mengakhiri masa pengabdiannya sebagai Direktur yang mulai efektif pada tanggal 30 Juni 2026.

Pihak manajemen memastikan bahwa proses transisi kepemimpinan tersebut akan berjalan secara profesional dan terkelola dengan sangat baik. Di sisi lain, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga mengesahkan penyesuaian Anggaran Dasar Perseroan.

Penyesuaian ini dilakukan untuk menyelaraskan KBLI 2025 sesuai dengan regulasi terbaru yang berlaku di Indonesia. Manajemen menegaskan bahwa perubahan administratif ini sama sekali tidak mengganggu kegiatan usaha utama yang dijalankan AKRA.

Dividen sebesar Rp100 per saham ini diprediksi akan memperkuat posisi tawar AKRA di tengah rendahnya bunga instrumen perbankan. Saham dengan yield dividen tinggi sering kali menjadi pelarian bagi investor yang mengejar arus kas sekaligus potensi capital gain.

Kombinasi antara kinerja laba yang solid serta status blue chip membuat emiten ini tetap masuk dalam radar utama pemegang modal. Potensi kenaikan harga saham ke depan juga didukung oleh berbagai sentimen korporasi yang bersifat positif bagi pasar.

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

United Tractors Revisi Target Penjualan Alat Berat dan Tambang 2026

United Tractors Revisi Target Penjualan Alat Berat dan Tambang 2026

IGC: Produksi Gandum dan Jagung Dunia Melosot di Kuartal II/2026

IGC: Produksi Gandum dan Jagung Dunia Melosot di Kuartal II/2026

Danantara Sebut Empat Raksasa Teknologi Global Incar Emiten Energi RI

Danantara Sebut Empat Raksasa Teknologi Global Incar Emiten Energi RI

Karya Bersama Anugerah Perluas Proyek Properti ke Jabodetabek

Karya Bersama Anugerah Perluas Proyek Properti ke Jabodetabek

Sokong Proyek Energi Sampah, Danantara Dorong IPO PT Denera pada 2028

Sokong Proyek Energi Sampah, Danantara Dorong IPO PT Denera pada 2028