Selasa, 12 Mei 2026

Laba PGN Kuartal I 2026 Melonjak 4,6 Persen Berkat Pasar Domestik

Laba PGN Kuartal I 2026 Melonjak 4,6 Persen Berkat Pasar Domestik
ILUSTRASI, PGN membukukan kenaikan laba bersih

JAKARTA – PGN mencatatkan kenaikan Laba PGN Kuartal I 2026 sebesar 4,6 persen yang didorong oleh penguatan volume niaga gas dan optimalisasi pasar domestik yang stabil.

Kenaikan laba bersih ini menjadi sinyal positif bagi penguatan infrastruktur energi nasional yang mulai fokus pada penyerapan gas bumi di dalam negeri.

Peningkatan profitabilitas perusahaan dipengaruhi secara langsung oleh efisiensi biaya operasional yang diterapkan sepanjang 3 bulan pertama tahun ini.

Baca Juga

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Direktur Utama PGN memberikan keterangan bahwa hasil positif tersebut merupakan buah dari konsistensi perusahaan dalam menjaga reliabilitas pasokan gas bagi pelanggan industri dan rumah tangga.

"Capaian laba bersih yang tumbuh 4,6 persen ini mencerminkan keberhasilan strategi optimasi portofolio bisnis domestik di tengah tantangan harga energi dunia," ujar Arief Setiawan Handoko, sebagaimana dilansir dari ruangenergi.com, Senin (27/4/2026).

Arief meyakini bahwa penguatan fundamental keuangan akan memberikan ruang lebih luas bagi perusahaan untuk melakukan ekspansi jaringan pipa gas di wilayah baru.

Pencapaian ini juga didukung oleh volume distribusi gas yang stabil serta peningkatan kinerja anak perusahaan di sektor hulu dan hilir.

Data operasional menunjukkan adanya kenaikan utilisasi fasilitas LNG yang membantu mengamankan pasokan selama masa puncak konsumsi di awal tahun.

"Kami terus berkomitmen meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham melalui integrasi infrastruktur gas yang lebih efisien dari hulu hingga ke tangan konsumen akhir," kata Arief Setiawan Handoko, mengutip ruangenergi.com.

Pihak manajemen optimistis tren pertumbuhan ini akan berlanjut pada kuartal berikutnya seiring dengan selesainya beberapa proyek strategis nasional yang dikelola perusahaan.

Langkah mitigasi risiko terhadap fluktuasi kurs mata uang asing turut menjadi faktor penentu dalam menjaga stabilitas neraca keuangan perseroan.

Sinergi di dalam subholding gas diharapkan mampu menekan biaya logistik sehingga harga gas tetap kompetitif bagi para pelaku usaha di tanah air.

Gemilang Ramadhan

Gemilang Ramadhan

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

United Tractors Revisi Target Penjualan Alat Berat dan Tambang 2026

United Tractors Revisi Target Penjualan Alat Berat dan Tambang 2026

IGC: Produksi Gandum dan Jagung Dunia Melosot di Kuartal II/2026

IGC: Produksi Gandum dan Jagung Dunia Melosot di Kuartal II/2026

Danantara Sebut Empat Raksasa Teknologi Global Incar Emiten Energi RI

Danantara Sebut Empat Raksasa Teknologi Global Incar Emiten Energi RI

Karya Bersama Anugerah Perluas Proyek Properti ke Jabodetabek

Karya Bersama Anugerah Perluas Proyek Properti ke Jabodetabek

Sokong Proyek Energi Sampah, Danantara Dorong IPO PT Denera pada 2028

Sokong Proyek Energi Sampah, Danantara Dorong IPO PT Denera pada 2028