Rabu, 13 Mei 2026

Nikkei Jepang Ditutup Menguat Setelah Data Inflasi Resmi Dirilis

Nikkei Jepang Ditutup Menguat Setelah Data Inflasi Resmi Dirilis
Ilustrasi NIKKEI Jepang (https://eq-cdn.equiti-me.com/website/images/NIKKEI_ART_Feb27.2e16d0ba.fill-1600x900.format-webp.webp)

JAKARTA – Bursa saham Jepang mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan hari ini setelah rilis data inflasi terbaru memberikan sentimen positif bagi para investor.

Laporan ekonomi tersebut memberikan kejelasan bagi para pelaku pasar yang sebelumnya khawatir akan adanya percepatan pengetatan kebijakan moneter oleh otoritas keuangan setempat.

"Indeks Nikkei 225 ditutup menguat setelah data inflasi konsumen menunjukkan angka yang lebih stabil dari perkiraan pasar sebelumnya," tulis laporan pasar Tokyo, sebagaimana dilansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga

Update Harga Sembako Jatim: Bawang Merah dan Aneka Cabai Melambung

Kenaikan ini didominasi oleh saham-saham di sektor teknologi dan otomotif yang sangat sensitif terhadap perubahan proyeksi ekonomi makro.

Analis bursa menyebutkan bahwa meredanya tekanan inflasi memberikan ruang bagi emiten untuk bernapas lega terkait biaya operasional dan daya beli masyarakat.

"Stabilitas harga di tingkat konsumen memberikan keyakinan pada investor bahwa pemulihan ekonomi Jepang tetap berada di jalur yang tepat tanpa gangguan inflasi ekstrem," papar laporan pasar Tokyo, melansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Sektor ekspor turut mendapatkan keuntungan dari pergerakan nilai tukar Yen yang cenderung stabil pasca pengumuman data tersebut.

Volume perdagangan harian di bursa Tokyo terpantau meningkat dengan partisipasi aktif dari investor institusi asing yang kembali masuk ke pasar ekuitas.

Pemerintah terus memantau pergerakan harga barang pokok guna memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terhambat oleh lonjakan biaya energi global.

Beberapa emiten ritel besar juga mencatatkan pertumbuhan harga saham yang solid seiring dengan meningkatnya optimisme konsumsi domestik.

Penutupan perdagangan di zona hijau ini memberikan sinyal positif bagi pergerakan pasar saham di kawasan Asia lainnya pada sesi perdagangan hari yang sama.

Akbar

Akbar

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PANR Bagikan Dividen Tiga Ribu Rupiah per Lot di Tengah Koreksi Saham

PANR Bagikan Dividen Tiga Ribu Rupiah per Lot di Tengah Koreksi Saham

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

BRI Danareksa Rekomendasi Buy Saham PANI PNLF dan RAJA Saat IHSG Lemah

BRI Danareksa Rekomendasi Buy Saham PANI PNLF dan RAJA Saat IHSG Lemah

PT Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Tunai Rp 397,50 Miliar

PT Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Tunai Rp 397,50 Miliar

Pentingnya Tata Kelola Korporasi untuk Menarik Modal Asing

Pentingnya Tata Kelola Korporasi untuk Menarik Modal Asing