Rabu, 13 Mei 2026

Update Harga Perak Antam: Terkoreksi Tajam pada Jumat 24 April 2026

Update Harga Perak Antam: Terkoreksi Tajam pada Jumat 24 April 2026
Ilustrasi Perak Antam (ANTM) (https://cdn25.metrotvnews.com/dynamic/content/2026/04/22/bzGCe4LY/a_69e84022f3691.jpg?w=720)

JAKARTA – Harga perak batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) terpantau jatuh dalam pada perdagangan hari ini, Jumat 24 April 2026, mengikuti tren komoditas global.

Penurunan ini menjadi koreksi terdalam dalam beberapa pekan terakhir, di tengah fluktuasi harga logam mulia dunia yang sedang mencari titik keseimbangan baru.

"Harga jual perak batangan Antam hari ini mengalami penurunan yang cukup drastis dibandingkan dengan level pada perdagangan hari sebelumnya," tulis data pasar logam mulia, sebagaimana dilansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Baca Juga

Update Harga Sembako Jatim: Bawang Merah dan Aneka Cabai Melambung

Pelemahan harga perak ini berbanding lurus dengan pergerakan harga di pasar spot global yang tertekan oleh penguatan indeks dolar Amerika Serikat.

Analis komoditas menyebutkan bahwa aksi ambil untung oleh investor global turut mempercepat laju penurunan harga perak di pasar domestik.

"Koreksi tajam ini memberikan tantangan sekaligus peluang bagi investor ritel yang ingin melakukan diversifikasi portofolio pada instrumen logam mulia selain emas," papar data pasar logam mulia, melansir dari indopremier.com, Jumat (24/4/2026).

Harga perak Antam yang dipasarkan melalui Butik Emas Logam Mulia tetap menjadi rujukan utama bagi masyarakat Indonesia meskipun volatilitasnya seringkali lebih tinggi dibanding emas.

Selain faktor global, sentimen nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga memberikan pengaruh terhadap penentuan harga jual harian yang dirilis oleh manajemen Antam.

Manajemen tetap mengimbau masyarakat untuk memantau harga secara berkala mengingat perubahan harga dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar internasional.

Meski jatuh dalam, permintaan terhadap perak untuk kebutuhan industri dan investasi jangka panjang diprediksi tetap stabil dalam beberapa bulan ke depan.

Penurunan harga pada Jumat ini menutup pekan perdagangan dengan sentimen bearish bagi sektor logam putih di pasar komoditas tanah air.

Akbar

Akbar

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

PANR Bagikan Dividen Tiga Ribu Rupiah per Lot di Tengah Koreksi Saham

PANR Bagikan Dividen Tiga Ribu Rupiah per Lot di Tengah Koreksi Saham

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

BMRI dan BBCA Teratas Ini Saham Banyak Dijual Asing Sepekan Terakhir

BRI Danareksa Rekomendasi Buy Saham PANI PNLF dan RAJA Saat IHSG Lemah

BRI Danareksa Rekomendasi Buy Saham PANI PNLF dan RAJA Saat IHSG Lemah

PT Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Tunai Rp 397,50 Miliar

PT Panca Budi Idaman Bagikan Dividen Tunai Rp 397,50 Miliar

Pentingnya Tata Kelola Korporasi untuk Menarik Modal Asing

Pentingnya Tata Kelola Korporasi untuk Menarik Modal Asing