Kamis, 12 Maret 2026

Bulog Indramayu Mulai Salurkan Bantuan Pangan untuk 314 Ribu Penerima Februari–Maret 2026

Bulog Indramayu Mulai Salurkan Bantuan Pangan untuk 314 Ribu Penerima Februari–Maret 2026
Bulog Indramayu Mulai Salurkan Bantuan Pangan untuk 314 Ribu Penerima Februari–Maret 2026

JAKARTA - Menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri, kebutuhan bahan pokok masyarakat biasanya meningkat. 

Kondisi ini sering kali menjadi perhatian pemerintah, terutama bagi kelompok masyarakat yang masuk kategori rentan atau rawan pangan. Untuk menjaga stabilitas kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, pemerintah melalui Perum Bulog terus menjalankan program bantuan pangan di berbagai daerah.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap bahan pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng. Bantuan ini juga diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat yang telah terdata.

Baca Juga

PGEO Siapkan Strategi Dongkrak Produksi Listrik Panas Bumi 5.255 GWh Tahun 2026

Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, program bantuan pangan mulai disalurkan kepada ratusan ribu penerima bantuan. Penyaluran ini dilakukan secara bertahap di sejumlah desa dengan pengawasan dari berbagai pihak agar proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Penyaluran Bantuan Pangan untuk Ratusan Ribu Penerima

Perum Bulog Cabang Indramayu mulai menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat rawan pangan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, untuk alokasi Februari-Maret 2026 dengan jumlah penerima mencapai 314.129 penerima bantuan pangan (PBP).

Pimpinan Cabang Perum Bulog Indramayu Sri Wahyuni di Indramayu, Rabu, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa beras dan minyak goreng guna membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.

Ia menjelaskan setiap PBP memperoleh beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng total empat liter, karena alokasi bantuan diberikan sekaligus untuk dua bulan.

“Setiap penerima akan mendapatkan beras sebanyak 20 kilogram. Karena alokasinya untuk dua bulan sekaligus, masyarakat juga menerima minyak goreng total empat liter,” ujarnya.

Program bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi keluarga yang membutuhkan.

Total Distribusi Beras dan Minyak Goreng

Menurut dia, total beras yang disalurkan dalam program bantuan pangan tersebut mencapai sekitar 6.282 ton.

Sementara itu, kata dia, total minyak goreng yang didistribusikan kepada para penerima mencapai sekitar 1,26 juta liter.

Jumlah tersebut mencerminkan skala besar penyaluran bantuan yang dilakukan di Kabupaten Indramayu. Dengan jumlah penerima yang mencapai ratusan ribu orang, distribusi bantuan pangan ini menjadi salah satu program penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Penyaluran dilakukan secara bertahap agar proses distribusi berjalan lebih tertib dan dapat menjangkau seluruh penerima bantuan yang telah terdata.

Tahap Awal Distribusi di Tiga Desa

Ia menyampaikan penyaluran bantuan dilakukan pada 12 Maret 2026 di sejumlah desa, dengan tahap awal distribusi dilaksanakan di tiga desa yang mencakup 1.915 PBP.

Ia merinci di Desa Karanganyar terdapat 589 penerima dengan bantuan 11.780 kilogram beras dan 2.356 liter minyak goreng.

Kemudian, kata dia, di Desa Kepandean sebanyak 480 penerima menerima bantuan 9.600 kilogram beras dan 1.920 liter minyak goreng.

“Sementara di Desa Margadadi terdapat 846 penerima dengan bantuan 16.920 kilogram beras dan 3.384 liter minyak goreng,” katanya.

Secara keseluruhan, lanjut dia, total bantuan yang disalurkan pada tahap awal di tiga desa tersebut mencapai 38.300 kilogram beras dan 7.660 liter minyak goreng.

Distribusi tahap awal ini menjadi bagian dari proses penyaluran bertahap yang akan dilakukan hingga seluruh penerima bantuan di wilayah Kabupaten Indramayu mendapatkan haknya.

Target Penyaluran dan Pengawasan Distribusi

Pihaknya menargetkan proses penyaluran bantuan pangan di tiga desa tersebut dapat selesai sebelum masa cuti bersama Lebaran 2026.

Dengan target tersebut, diharapkan masyarakat dapat segera memanfaatkan bantuan pangan yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idul Fitri.

Sementara itu, Anggota Satgas Pangan Kabupaten Indramayu Ipda F. Yudha memastikan kualitas bahan pangan telah melalui pengecekan menyeluruh, termasuk uji tanak beras serta pemeriksaan fisik dan timbangan.

“Kami akan terus melakukan pengawasan selama proses distribusi berlangsung guna mencegah adanya penyimpangan,” katanya.

Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai standar kualitas serta diterima oleh masyarakat yang berhak. Dengan adanya koordinasi antara Bulog dan Satgas Pangan, proses distribusi diharapkan berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Melalui program bantuan pangan ini, pemerintah berharap dapat membantu menjaga ketahanan pangan masyarakat sekaligus memberikan dukungan bagi keluarga penerima manfaat di tengah kebutuhan bahan pokok yang terus meningkat.

Mazroh Atul Jannah

Mazroh Atul Jannah

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kemenperin Dorong IKM Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Internasional

Kemenperin Dorong IKM Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Internasional

Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1

Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1

Catat Daftarnya! 10 Tol Fungsional Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Catat Daftarnya! 10 Tol Fungsional Dibuka Gratis Selama Mudik Lebaran 2026

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 12 Maret 2026 Se-Indonesia, Pertamax Naik

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 12 Maret 2026 Se-Indonesia, Pertamax Naik

BPH Migas: Kapasitas Penyimpanan BBM RI Capai 9,16 Juta KL, 67 Persen  Milik Pertamina

BPH Migas: Kapasitas Penyimpanan BBM RI Capai 9,16 Juta KL, 67 Persen Milik Pertamina