Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Jabar Aman Jelang Libur Lebaran 2026
- Rabu, 11 Maret 2026
JAKARTA - Lonjakan mobilitas masyarakat yang terjadi setiap menjelang Idulfitri menjadi perhatian utama bagi berbagai sektor, termasuk penyedia energi nasional.
Untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menegaskan kesiapan infrastruktur dan distribusi energi di wilayah operasionalnya.
Persiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji selama periode mudik Lebaran. Dengan meningkatnya pergerakan masyarakat, baik untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas rumah tangga, konsumsi energi biasanya mengalami lonjakan dibandingkan hari-hari biasa.
Baca Juga
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina menyiapkan berbagai fasilitas pendukung serta memperkuat distribusi energi agar pasokan tetap stabil. Upaya ini dilakukan dengan menyiagakan ribuan titik layanan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Bagian Barat guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur Lebaran.
Kesiapan Infrastruktur Energi Hadapi Lonjakan Mobilitas
PT Pertamina Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan kesiapan infrastruktur dan pasokan energi guna menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat pada periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Dalam upaya mengantisipasi peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, Pertamina pun siagakan ribuan titik layanan yang tersebar di seluruh wilayah operasional Jawa Bagian Barat untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (RJBB) Susanto August Satria menjelaskan seluruh jalur distribusi telah masuk dalam status siaga guna memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi tanpa kendala.
Menurutnya, kesiapan ini mencakup penguatan stok di tingkat SPBU hingga agen LPG, mengingat pola konsumsi masyarakat cenderung meningkat secara signifikan selama Ramadan dan Idulfitri.
Dengan langkah tersebut, Pertamina berharap dapat memastikan distribusi energi berjalan lancar sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Ribuan SPBU dan Pertashop Disiagakan
Guna mendukung kelancaran tersebut, Pertamina menyiagakan 1.620 SPBU dan 439 Pertashop. Dari jumlah tersebut, 427 SPBU dipastikan beroperasi selama 24 jam penuh untuk melayani pemudik.
Keberadaan SPBU yang beroperasi sepanjang waktu di jalur-jalur utama mudik diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh bahan bakar selama perjalanan.
Sementara itu, untuk sektor gas rumah tangga, Pertamina siagakan 2.331 agen LPG serta 206 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), didukung oleh 2.180 agen LPG siaga yang tetap beroperasi di tengah masa libur panjang ini.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pertamina untuk memastikan distribusi energi tidak terganggu meskipun aktivitas masyarakat meningkat secara signifikan selama Ramadan dan Idulfitri.
Dengan jaringan distribusi yang luas serta dukungan fasilitas yang memadai, Pertamina berupaya menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Jawa Bagian Barat.
Proyeksi Lonjakan Permintaan Energi
Pertamina juga memproyeksikan adanya peningkatan konsumsi energi selama periode Lebaran tahun ini. Ia memperkirakan adanya kenaikan permintaan BBM jenis gasoline sebesar 9,6% dan BBM industri sebesar 7,9% dibandingkan dengan kondisi normal.
Kenaikan konsumsi gasoline biasanya terjadi karena meningkatnya perjalanan kendaraan pribadi yang digunakan masyarakat untuk mudik maupun aktivitas lainnya selama masa libur panjang.
Selain BBM, konsumsi LPG juga diperkirakan meningkat. Konsumsi LPG diprediksi tumbuh sebesar 2,86% akibat meningkatnya aktivitas rumah tangga selama Ramadan dan Idulfitri.
Sebaliknya, konsumsi gasoil justru diperkirakan terkontraksi hingga 27,3% seiring dengan penurunan aktivitas logistik dan operasional industri selama masa cuti bersama.
Perubahan pola konsumsi energi tersebut merupakan fenomena yang kerap terjadi setiap tahun selama periode libur Lebaran.
Layanan Tambahan untuk Kenyamanan Pemudik
Selain fokus pada ketersediaan stok energi, Pertamina juga menghadirkan berbagai fasilitas tambahan untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.
“Selain fokus pada ketersediaan stok, Pertamina juga menghadirkan berbagai layanan tambahan untuk meningkatkan kenyamanan para pemudik,” ungkapnya.
Menurutnya, dua unit Serambi MyPertamina telah disiapkan di sejumlah rest area tol dan kawasan wisata yang menyediakan fasilitas istirahat, layanan kesehatan, hingga area bermain anak.
Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai bentuk dukungan bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Selain itu, Pertamina juga menyiapkan berbagai layanan darurat di jalur mudik. Untuk penanganan darurat di jalur mudik, disiagakan pula 52 unit motoris BBM, 62 mobil tangki siaga, serta layanan service car dan towing car.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat membantu pemudik yang mengalami kendala kendaraan atau kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan.
Prediksi Puncak Arus Mudik dan Arus Balik
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk memperhatikan perkiraan puncak arus mudik dan arus balik agar perjalanan dapat dilakukan dengan lebih nyaman.
Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk memantau jadwal puncak arus mudik yang diprediksi jatuh pada 14–15 Maret dan 18–20 Maret 2026.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi dalam dua gelombang, yakni pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Informasi tersebut dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik secara lebih baik, sehingga dapat menghindari kepadatan lalu lintas yang biasanya terjadi pada periode tersebut.
Melalui berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pertamina berharap distribusi energi dapat tetap terjaga stabil meskipun mobilitas masyarakat meningkat tajam selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Dengan kesiapan infrastruktur, layanan tambahan, serta dukungan berbagai fasilitas operasional, kebutuhan energi masyarakat di wilayah Jawa Bagian Barat diharapkan dapat terpenuhi dengan baik sepanjang musim mudik Lebaran 2026.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
7 Resep Kue Kukus Praktis Memanfaatkan Buah Terlalu Matang Mudah Dibuat
- Rabu, 11 Maret 2026











